Ada Lubinar untuk Kulit Ku

Pertengahan Agustus kemarin saya agak kaget melihat perubahan kulit tangan yang mengelupas seperti sisik ular. Awalnya kulit saya terlihat gosong menghitam. Saya pikir itu akan kembali nomal dalam waktu dekat, tetapi kenyataannya berkata lain. Saya hanya memberikan perawatan dengan menggunakan body lotion saja karena memang kulit saya ini termasuk jenis kulit kering seperti rekahan tanah yang lama tak disirami hujan. Dapat dibilang, saya ini memang agak cuek dalam perawatan tubuh. Kalau ada kondisi tubuh yang aneh saya baru merasa panik untuk mengembalikannya seperti sedia kala. Maklumlah ibu-ibu tomboy, tapi ibu-ibu tomboy perlu perawatan juga dong.

Kulit tangan yang mengelupas itu saya peroleh setelah hiking ke Merbabu pada saat 17an kemarin. Rupanya cahaya matahari yang cukup dekat itu menghanguskan lapisan kulit terluar tangan meskipun sudah menggunakan sunblock. Saat itu matahari memang bersinar sangat terik dalam waktu yang cukup lama. Meskipun kita menggunakan sunblock tetapi apabila kulit tidak terlindung dengan sebuah pelindung, maka kulit akan tetap mendapatkan efek buruk sinar matahari. Ini buktinya:

kulit bersisik

Kulitnya bersisik, hiyyyy

Suami saya yang kulitnya putih juga mengalami hal yang sama. Dia malah lebih parah, kulitnya memerah dan mengelupas. Kalau saya masih mending ada pigmen melanin yang melindungi kulit *tetiba bersyukur memiliki kulit hitam manis*.

Kalau sudah begini, saya mulai aware terhadap kondisi kulit. Saya juga kan tidak mau petani takut melihat tangan penyuluhnya yang seperti sisik ikan itu hehe. Hanya saja saya agak malas untuk melakukan perawatan seperti luluran. Padahal dulu sewaktu masih gadis saya rajin lho untuk merawat tubuh, sekarang kok malah jadi pemalas ya.

Sampai akhirnya saya mengenal salah satu lulur alami yang terbuat dari Oryza sativa var. glutinosa. Pasti sudah pada paham ya Oryza itu apa? Tapi ini bukan Oryza sativa si beras itu. Oryza sativa var glutinosa ini merupakan bahasa latin dari beras ketan yang merupakan bahan alami untuk lulur tradisional buatan anak Indonesia. Lulur alami tersebut benama Lubinar.

Lulur Bening Indonesia Natural atau Lubinar merupakan produk kecantikan berbahan alami yang bebas bahan kimia. Bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan lulur ini adalah beras ketan putih dan rempah-rempah Indonesia dengan pengolahan tradisional. Lubinar yang diproduksi oleh Lubinar Indonesia ini memiliki harapan agar masyarakat tampil cantik dengan cara yang sehat. Selain beras ketan, Lubinar juga mengandung beberapa vitamin seperti vitamin A, B1, C, dan E yang berperan dalam menutrisi kulit.

Lubinar

Beras ketan sendiri diketahui mengandung mineral Selenium yang merupakan senyawa penting yang berfungsi sebagai anti-oksidan dalam tubuh. Anti-oksidan ini bermanfaat untuk melindungi sel-sel dalam tubuh dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas. Kandungan asam amino dan anti-oksidan yang ada dalam beras ketan dapat membantu merawat kesehatan kulit, yang nantinya dapat mencegah penuaan dini. Wah perlu nih buat saya yang usianya semakin bertambah tua meskipun secara fisik terlihat sebaliknya *katanya mereka lho ya*.

Saya jadi penasaran, katanya Lubinar itu juga berfungsi sebagai pembersih noda hitam di kulit (baik kulit wajah maupu kulit seluruh tubuh), kemudian mampu menghilangan bekas jerawat serta belang pada kulit tubuh akibat sinar matahari. Sepulang kerja saya ingin mencobanya seperti apa rasanya luluran dengan menggunakan Lubinar.

Kita buka Lubinarnya ya. Serbuk lulur Lubinarnya berwarna kecoklatan dan kalau kita cium wangi beras ketan matang. Saya sampai ingin memakannya karena wanginya itu. Kemudian saya ambil satu sendok bubuk Lubinar yang diberi air secukupnya. Lalu oleskan pada wajah yang lelah setelah seharian kerja. Sambil menunggu selama 5-10 menit sayapun memejamkan mata sejenak. Sejenak saja lho ya jangan sampai kebablasan *pernah ketiduran waktu luluran hehe*. Setelah itu bersihkan wajah dan rasakan perbedaannya.

Lubinar

Lubinar

Lubinar

Ada perbedaannya tidak? ada lho pemirsa. Tadinya kulit wajah saya agak berminyak dan kasar, sekarang menjadi halus seperti menggunakan pelembab. Lubinar memang berkhasiat dalam menjadikan kulit wajah serta kulit tubuh menjadi bersih dan bening khas Indonesia. Kolagen yang terkandung didalamnya dapat membuat kulit menjadi kenyal, kencang, dan halus. Iya sih terasa menjadi lebih kecang, yang jelas saya merasa fresh setelah memakainya.

Saya jadi merasa bersalah nih sama kulit wajah karena selama ini jarang merawatnya. Padahal pepatah mengatakan apa yang kita tanam maka itu juga yang akan kita tuai. Kalau sejak dini sudah merawat tubuh dengan baik insyaa Allah dimasa tua nanti tubuh akan lebih terjaga kesehatannya, termasuk kesehatan kulit.

Nah sekilas info saja nih, jika teman-teman penasaran dengan produk kecantikan alami dari Lubinar ini, teman-teman bisa mencoba produknya dengan memesan langsung pada alamat dan kontak berikut ini:

Lubinar Indonesia

BBM : 5477BEDC

WA : 085781564152

Facebook: https://www.facebook.com/lubinarindonesia

Twitter: https://twitter.com/lubinarid

Instagram: https://instagram.com/lubinarid/

Website: www.lubinarindonesia.com atau http://lubinarindonesia.yolasite.com/

Iya deh habis ini mau perawatan lagi, kasian juga wajah kalau kusam begini. Penampilan mempengaruhi banget lho, apalagi buat saya yang seorang penyuluh. Mari merawat diri sekarang juga, jangan sampai menyesal dikemudian hari.

22 Comments

    • Reply

      iya bisa, cuma kapan bis aluluran di badan ya, ini make di wajah aja udah direcokin si Alfi ckckck, iya ini baru dijual online 😀

  1. Reply

    Wkkk…kulitnya ikut2an kemarau ya mbak… Terakhir luluran….jaman kuliah aku mbak. Habis itu, nggak tlaten….palagi dah punya bocil gini….aliran mandi bebek yang diikutin *keburu anaknya bangun klo kelamaan mandi. Besok ah…klo anak dah agak bisa disambi dengan nyaman…..luluran lagi. Nunggu lubinarnya dipasarin di toko deket rumah….

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.