Ayo Ciptakan Liburan Ceria Bersama Anak

liburan-ceria-bersama-anak

Saya paling senang kalau sudah membicarakan tentang liburan, apalagi kalau liburan bersama keluarga tercinta. Bagi keluarga kecil kami, liburan itu tidak harus pergi keluar, bermain bersama di rumah juga termasuk liburan lho. Tapi tidak ada salahnya memanfaatkan waktu libur yang lebih lama untuk mengeksplor ke tempat lain untuk memperkaya pengalaman si kecil.

Dari beberapa kesempatan liburan bersama, ada dua cerita liburan yang sangat berkesan bagi kami sekeluarga yaitu pada saat liburan ke Pulau Bidadari dan berpetualang ke Gunung Padang. Mau tau bagaimana serunya cerita kami saat liburan bersama? Berikut saya jabarkan lebih lanjut ya.

Dari Nol mdpl di Pulau Bidadari Hingga 885 mdpl di Gunung Padang

Cerita liburan ceria bersama Alfi, buah hati kami, dimulai dari ketinggian nol (0) meter di atas permukaan laut (mdpl) di Pulau Bidadari. Pulau Bidadari ini terletak di gugusan Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Sudah sejak lama Alfi mengajak kami untuk liburan ke pantai, tetapi kami belum menyanggupi karena memang di Bogor tidak ada pantai. Akhirnya karena waktu itu si ayah memiliki waktu libur yang lebih lama dari biasanya, maka kami memutuskan untuk pergi ke Pulau Bidadari.

liburan-ceria-bersama-anak

Seperti dugaan sebelumnya, Alfi pasti sangat senang ketika menemukan pantai beserta ombak yang menggulung di Pulau Bidadari. Sejak awal kedatangan, dia sudah tidak sabar bermain di pinggir pantai sambil membuat berbagai bentuk benda berbahan pasir. Selama dua hari satu malam kami menghabiskan waktu di Pulau Bidadari mulai dari bermain sepeda pantai, menyaksikan pertunjukan lumba-lumba, jelajah pulau hingga berenang di pinggir pantai. Dari situ, Alfi masih saja mengajak kami untuk kembali menikmati semilir angin pantai dan deru ombaknya. Lain kali kita ke pantai lagi ya Alfi.

liburan-ceria-bersama-anak

liburan-ceria-bersama-anak

Dari ketinggian 0 mdpl, sekarang kita ke ketinggian 885 mdpl di Gunung Padang yang terletak di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Nah, ini yang seru banget, mungkin karena kami sekeluarga sama-sama memiliki jiwa petualang yang senang backpackeran. Liburan bersama Alfi ke Gunung Padang sangat berkesan karena untuk menuju ke sana, kami mengandalkan informasi dari internet, peta digital, hingga bertanya ke masyarakat.

Perjalanan ke Cianjur, kami tempuh dengan menggunakan mobil colt ke Kota Sukabumi. Sebelumnya kami menginap dulu selama satu malam di sana karena kebetulan ketika tiba di Sukabumi sudah sangat sore ditambah saat itu sedang hujan lebat. Keesokan harinya, kami melanjutkan perjalanan lagi menuju Warung Kondang, Cianjur dengan menggunakan bis. Sesampainya di sana kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan mobil angkot yang membawa kami langsung ke situs Gunung Padang. Untuk menuju ke sana, kami menggunakan peta digital sambil mengajak Alfi membaca peta tersebut ala-ala petualang. Seru banget lho!.

liburan-ceria-bersama-anak

Selama di sana, Alfi terpukau dengan tumpukan bebatuan yang ada di area situs. Dia sampai bertanya apakah bebatuan itu sengaja dipotong berbentuk kotak-kotak panjang. Sambil mengelilingi area situs, kami menjelaskan kepada Alfi bahwa tempat yang kami datangi merupakan situs peninggalan sejarah zaman megalitikum. Gunung Padang ini diduga merupakan situs berbentuk pyramid terbukti dari undakan yang ada. Alfi beberapa kali bertanya dan kami juga menjelaskan sampai dia benar-benar paham. Bermain ke Gunung Padang saat itu benar-benar berkesan karena kami mendapatkan petualangan, ilmu pengetahuan hingga kebersamaan keluarga.

Itulah cerita liburan bersama anak yang paling berkesan bagi keluarga kami hingga saat ini. Nanti akan ada cerita liburan selanjutnya ke destinasi yang berbeda. Untuk mendapatkan liburan ceria bersama anak, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelumnya lho.

Agar Liburan Ceria Bersama Anak Jadi Menyenangkan

Setiap keluarga pasti memiliki tip dan trik khusus untuk merancang agar liburan bersama anak jadi menyenangkan. Nah, tip dari keluarga kami mungkin sama seperti pada umumnya, tapi tidak ada salahnya kan berbagi tip agar liburan bersama anak menjadi menyenangkan. Berikut adalah cara kami mendapatkan liburan yang menyenangkan:

1. Libatkan anak ketika merencanakan liburan termasuk lokasi yang akan dituju

Ketika anak sudah bisa dimintai pendapatnya maka ajaklah dia berdiskusi untuk merencanakan liburan. Misalnya ketika hendak memutuskan akan pergi ke pantai atau ke destinasi wisata tertentu, ajak anak untuk berdiskusi dengan memberikan gambaran beberapa alternatif tempat yang akan dituju. Jangan sampai karena nanti ditentukan oleh orang tuanya saja, sang anak malah tidak terlalu suka dengan tempat yang akan dikunjungi. Kalau dari pengalaman kami, setelah mengutarakan beberapa alternatif lokasi yang dituju, Alfi kemudian memberikan pendapat apa saja yang ingin dia lakukan selama bepergian. Nah, dari situ kita bisa mengatur waktu, akomodasi dan perlengkapan yang harus diantisipasi selama liburan.

liburan-ceria-bersama-anak

2. Buatlah itinerary, termasuk plan B

Itinerary penting dibuat sebagai patokan kita untuk memanfaatkan waktu liburan bersama keluarga sebaik-baiknya pada destinasi tertentu. Susun itinerary yang memungkinkan dengan tetap mempertimbangkan kemampuan fisik anak. Lalu jangan lupa membuat plan B sebagai antisipasi apabila rencana yang sudah disusun tidak mungkin dilaksanakan karena berbagai hal. Kami pernah mengalami hal itu ketika berangkat ke Gunung Padang kemarin, Alhamdulillah berkat plan B yang sudah disiapkan, akhirnya perjalanan kami berlangsung lancar meskipun itinerary agak berubah.

3. Siapkan aktivitas seru yang akan dilakukan

Sebenarnya kalau liburan bersama anak menuju destinasi tertentu yang belum pernah didatangi biasanya akan lebih banyak melakukan eksplorasi di tempat tersebut. Namun, ada kalanya si anak bosan selama perjalanan. Untuk mengisi waktu tersebut, kita bisa mengajak anak dengan bercerita atau melakukan permainan sederhana. Aktivitas seru juga perlu dipersiapkan kalau di tempat yang dituju nanti ternyata minim hiburan untuk anak-anak, seperti ketika liburan di atas gunung.

4. Gunakan waktu dengan sebaik-baiknya

Liburan bersama anak di luar rumah tentu tidak bisa dilakukan setiap hari, terutama bagi anak yang sudah bersekolah. Itu sebabnya gunakan waktu sebaik-baiknya ketika berlibur bersama anak. Jauhkan gadget dan biarkan bounding antara orang tua dan anak agar quality time bisa kita dapatkan.

5. Bawa perlengkapan sesuai kebutuhan, terutama kebutuhan anak

Kalau keluarga kami paling senang bepergian dengan gaya backpacker yang simple dan tidak terlalu ribet membawa banyak perlengkapan. Perlengkapan yang kami bawa disesuaikan dengan kebutuhan selama berlibur di luar berdasarkan itinerary yang sudah disusun. Namun, kami selalu menyediakan perlengkapan khusus untuk anak. Semua barang kebutuhannya selama berlibur kami letakkan dalam satu tas khusus agar lebih mudah mengambil dan memantau apakah sudah lengkap atau belum.

liburan-ceria-bersama-anak

Ada satu perlengkapan yang tidak boleh ketinggalan dan selalu dibawa ketika berlibur di luar, yaitu membawa vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh dan obat untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan baik untuk orangtua maupun untuk anak. Dulu, saat Alfi masih berusia kurang dari 2 tahun, dia pernah jatuh sakit karena demam ketika kami sekeluarga berlibur ke Cirebon. Waktu itu saya lupa membawa obat penurun panas sehingga harus pergi mencari apotik yang buka di sekitar kota. Dari situ saya selalu memasukan perlengkapan kesehatan sebagai list yang harus dibawa ketika bepergian.

Ketika Demam Datang Saat Liburan

Sebagai orangtua, tentu kita ingin agar buah hati tercinta selalu dalam kondisi yang sehat terutama pada saat melakukan perjalanan. Jangan sampai anak jatuh sakit padahal sedang menghabiskan waktu liburan bersama keluarga. Demam adalah gejala yang paling sering muncul ketika kondisi anak sedang tidak fit.

Demam pada anak sebenarnya merupakan gejala dari sistem kekebalan tubuh ketika melakukan perlawanan terhadap infeksi. Panasnya suhu tubuh ini diharapkan dapat membuat kuman penyakit pergi meninggalkan tubuh agar tidak menginvasi lebih jauh. Hanya saja kita perlu berhati-hati terhadap demam apalagi ketika sedang bepergian. Demam akan berbahaya jika terjadi komplikasi lebih lanjut pada tubuh anak.

Dari beberapa referensi yang saya baca, salah satunya menyebutkan untuk melakukan observasi pada anak. Apabila selama lebih dari 48 jam demam belum juga turun, maka ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Nah, kalau sedang bepergian ke suatu tempat yang letaknya jauh dari para medis, diperlukan beberapa tindakan awal untuk mengatasi demam. Beberapa tindakan awal yang dapat dilakukan diantaranya dengan mencukupi kebutuhan cairan, menjaga suhu di sekitar anak agar tetap sejuk dan memberikan obat penurun panas yang sesuai dengan kebutuhan.

Obat penurun panas bermanfaat sekali untuk membantu anak yang demam selama diperjalanan. Itu sebabnya, obat ini tidak boleh ketinggalan dan harus masuk dalam list bawaan agar liburan bersama anak tetap berjalan lancar.

Liburan Tenang Berkat Tempra

Obat penurun panas yang selalu tersedia di rumah dan selalu dibawa ketika melakukan perjalanan bersama anak adalah Tempra dari PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk. Tempra cepat menurunkan demam karena mengandung Paracetamol yang dapat menurunkan panas dan meredakan nyeri. Paracetamol ini bekerja sebagai antipiretika pada pusat pengaturan suhu di otak dan analgetika dengan meningkatkan ambang rasa sakit.

liburan-ceria-bersama-anak

Ada tiga jenis Tempra yang diproduksi oleh PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk, yaitu:

1. Tempra Drops (Rasa Anggur)

Tempra Drops dengan rasa anggur dikhususkan untuk anak berusia 0-1 tahun. Cara menggunakan obat ini adalah dengan “safti-dropper” atau pipet yang diteteskan langsung pada lidah anak. Dalam setiap 0.8 ml Tempra Drops mengandung 80 mg paracetamol dengan dosis pemakaian:

tempra-drops

Dosis: Gunakan sesuai anjuran dokter, bila perlu satu dosis setiap 4 jam, namun tidak lebih dari 5 kali sehari

2. Tempra Syrup (Rasa Anggur)

Ini obat penurun panas yang digunakan untuk Alfi (5 tahun) karena memang dikhususkan bagi anak usia 1 – 6 tahun. Cara penggunaanya adalah dengan menakar dosis yang dianjurkan pada gelas takar yang tersedia lalu diberikan langsung kepada anak yang terkena demam. Dalam setiap 5  ml Tempra Syrup mengandung 160 mg paracetamol dengan sosis pemakaian:

tempra-syrup

Dosis: Gunakan sesuai anjuran dokter, bila perlu satu dosis setiap 4 jam, namun tidak lebih dari 5 kali sehari

3. Tempra Forte (Rasa Jeruk)

Bagi anak dengan usia 6 tahun ke atas yang sedang mengalami demam dapat menggunakan Tempra Forte. Dalam setiap 5 ml Tempra Forte mengandung 250 mg paracetamol dengan dosis:

tempra-forte

Dosis: Gunakan 3 – 4 kali sehari

Paracetamol selain dapat menurunkan panas dan meredakan nyeri, juga membantu meredakan sakit kepala dan sakit gigi atau demam setelah imunisasi atau atas petunjuk dokter. Perhatikan dosis penggunaanya ya, jangan sampai berlebihan. Apabila demam masih berlanjut jangan ragu untuk menghubungi dokter.

Tempra, aman untuk selalu tersedia di rumah dan dibawa kemana saja karena kemasannya terbuat dari botol plastik dengan tutup botol CRC atau Child Resistant Cap. Tutup botol botol CRC ini menggunakan sistem tekan lalu diputar sehingga tidak mudah dibuka oleh anak. Selain itu penggunaan “safti-dropper” juga memudahkan pemberian Tempra pada anak kurang dari satu tahun.

liburan-ceria-bersama-anak

Jika rasa cemas akan serangan kuman penyakit sudah hilang, kini saatnya menjadikan liburan ceria penuh kesan bersama buah hati tercinta agar terekam memori indah dalam hidupnya.

Jadikan Liburan Ceria Berkesan Sebagai Memori Indah Bagi Anak

Hingga saat ini, saya masih ingat sekali beberapa kenangan indah masa kecil bersama orang tua. Itu sebabnya saya dan suami juga ingin memberikan kenangan masa kecil yang indah bagi buah hati kami agar selalu terekam dalam ingatannya. Apalagi kami berdua sama-sama bekerja sehingga waktu bersama anak harus dimanfaatkan secara maksimal hingga terbentuk quality time bersama anak.

Memberikan masa kecil yang bahagia bagi anak sangat berpengaruh terhadap perkembangan psikologis dan kesehatan anak. Seperti yang dikutip dari Healthday dalam Sindonews.com [1] disebutkan bahwa orang dewasa yang memiliki masa kecil yang sehat dan stabil akan cenderung memiliki jantung yang sehat. Selain itu, referensi lain [2] menyebutkan bahwa ada keterkaitan antara hubungan sosial anak dan remaja dengan tingkat kesejahteraan saat dewasa. Hal ini menunjukan betapa pentingnya memiliki hubungan positif di masa kecil hingga usia dewasa.

Itu sebabnya memberikan memori masa kecil yang indah bagi anak sangat penting sekali, salah satunya dengan memanfaatkan waktu libur berkualitas hingga tercipta liburan ceria bersama anak. Semoga apa yang sudah kita berikan di masa kecilnya dapat menuntun sang buah hati menjadi manusia dewasa seutuhnya yang bijak dalam memaknai hidup. Jadi, setelah ini kita mau liburan kemana lagi ya?.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho

Sumber Informasi:

Website Taisho.co.id http://www.taisho.co.id/

[1] Sindonews.com. 2015. Bahagia Bikin Jantung Anak Sehat. http://lifestyle.sindonews.com/read/965914/152/bahagia-bikin-jantung-anak-sehat-1424236127 [diakses tanggal 14 Oktober 2016].

[2] Tempo.co. 2012. Rahasia Hidup Bahagia Tergantung Masa Kecil Anda. https://m.tempo.co/read/news/2012/08/09/174422347/rahasia-hidup-bahagia-tergantung-masa-kecil-anda [diakses tanggal 14 Oktober 2016].

Related Post

100 Comments

  1. Reply

    memang paling seru kalau bisa liburan sekeluarga dengan orang yang kita sayangi, dan jangan sampai ada yang sakit karena bakal kurang rasanya, mantap mbak

  2. Reply

    Alfi senyumnya cute banget. Klo org tua sama2 sibuk kerja maka waktu liburan bersama anak itu bener2 sangat ditunggu ya mbak. Jangan lupa selalu bawa tempra saat liburan

  3. Achy

    Reply

    Wahhh lagi2 seru ya perjalanannya skr ditambah lagi dng sang buah hati…tpi Klo tiba2 demam udah dehh,,,sya juga pke tempra dan selalu sedia dbawa kemana pun c anak pergi…Jadi ga terlalu was was…

  4. Reply

    Huwah.. liat senyum cerahnya Alfi gitu, jadi semangat liatnya. Sayang kalau akan pergi berlibur mengalami demam.
    Tulisannya mantap nih mbak Ev 😀
    Sukses ^^

  5. dianeato

    Reply

    Alfi imut deeh, jangan sampai sakit yaah saat liburannya fii kan ada tempra paracetamol. Hehehe

  6. Gigi

    Reply

    Cieee… Alfi ma emak bapak nya sering banget traveling bareng… Suka deh… Kapan kapan ajakin aunti ya… Hihi

  7. Reply

    Alfi lucu banget dan gak rewel ya di ajak liburan ^^ emang Tempra harus selalu di bawa mba just in case tiba-tiba anak kecapekan dan demam, kita gak panik 🙂

  8. Reply

    Waah, sama mba. Saya juga slalu sedia Tempra kalo si kecil demam.
    Asyik ya, kalo bisa jalan-jalan bareng keluarga 🙂

  9. Noe

    Reply

    Abang ranu masih pake yg drop nih. Klo maska yg syrup. Alvie kapan jln liburan ceria sama Ranu lagii :*

  10. Reply

    Seru bangat sih Mba Evrina libur bareng keluarga, *mupeng saya lihat keseruannya 🙂

    Waduh, untung bawa tempra y Mba Evrina, bisa berabe liburannya kalo anak demam begitu.

  11. Reply

    Gunung Padang emang paling enak buat alternatif naik gunung ma si kecil ya 🙂 Persiapan ‘alat perang’ macam Tempra gini emang wajib deh 🙂

  12. Irawati Hamid

    Reply

    Wahyu juga kalo demam minum tempra Mba Ev 🙂
    suka banget deh sama senyumnya Alfi :*
    Alfi sayang, jangan demam-demam lagi yah Nak :*

    Goodluck buat lombanya yah Mba Ev 🙂

  13. Hastira

    Reply

    aku paling senewen aklau anak demam apalagi kalau lagi berpergian walau sudah bawa obat

  14. Anne Adzkia

    Reply

    Alfi kayaknya bakal jadi penerus traveler juga nih. Ya iya lah. Emak babenya traveler banggeeeut.

  15. Reply

    Seruu banget ya Mbak, Alfi diajak liburan ke pantai juga gunung.

    Jd mau stock Tempra jg ini.

    Good luck ya Mbak Ev 😉

  16. Reply

    Liburan sama anak itu banyak banget yang perlu diperisapkan. Salah satu yang ngga boleh ketinggalan itu ya obat-obatan. Kita ngga pernah tau ya kapan sakit itu datang, sedih aja kalau pas liburan anak malah sakit. Tapi kalau udah siap obatnya, anak pun bisa kembali nikmati liburannya.

  17. ikhsan maulana

    Reply

    bagus mba, jadi harus bawa obat untuk pencegahan seperti obat tempra paracetamol bila si kecil sakit, jadi ngga perlu repot repot cari obat kesana kemari hehehee 🙂

  18. Reply

    dari setiap momen liburannya terlihat sangat bahagia, bisa jadi contoh untuk kemudian menjadikan setiap liburan bersama keluarga di setting dengan baik dan benar, dan tentu nggak lupa bawa Tempra.

    salam sehat dan ceria selalu seluruh keluarganya ya

  19. Reply

    Saya baca postingan ini jadi tahu kalau tempra juga bisa untuk usia 12 thn keatas. Kalau pas Zidan demam suka bingung nyari obat demam. Kalau minum obat tablet/pil harus dihaluskan dulu. Saya kira obat demam sirup cuma buat anak dibawah 12 tahun. Thanks for share mbak 🙂

  20. Reply

    Apalagi saat periode emas 1- 5 tahun. Saat perkembangan otak begitu intens. Penting menstimulasi dengan hal-hal yang indah dan bermanfaat agar tumbuh kembangnya optimal.

  21. Reply

    Mba EVrina luar biasa selamat y mba disana sini as always be winner ^^ keren…ajarkan aku suhu menulis yang menarik *salim* ^^
    semoga makin sukses dan selalu sehat y mba 🙂

  22. Contoh resensi cerpen

    Reply

    Wih asik ya yang punya banyak waktu kosong 🙂 Aku mah mana bisa kaya kaka -_- Tugas yang ada malah numpuk nantinya .

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.