Bakti BCA dalam Melestarikan Orangutan Indonesia Bersama BOSF

bca

Kalimantan adalah pulau ketiga terbesar di dunia setelah Greenland dan Papua. Di pulau yang terkenal dengan nama Borneo ini, hidup sejumlah flora serta fauna. Kalimantan menjadi salah satu sumber hutan hujan tropis yang keberadaannya harus tetap terjaga demi keberlangsungan anak cucu di masa depan. Salah satu spesies yang membutuhkan perhatian akan keberlangsungan hidupnya adalah Orangutan.

Orangutan yang menjadi fauna asli di Kalimantan kini terancam kehidupannya akibat pembukaan lahan hutan baik untuk perkebunan maupun pemukiman. Tak jarang keberadaan mereka dianggap sebagai hama oleh para pekebun ataupun pengganggu bagi masyarakat. Padahal kehadiran mereka pada pemukiman maupun perkebunan dikarenakan rusaknya habitat tempat hidup mereka termasuk sumber makanan. Itu sebabnya diperlukan perhatian dari semua pihak untuk menjaga kelestarian hidup Oranghutan dari kepunahan karena menyelamatkan hidup Orangutan juga termasuk menyelamatkan hutan.

Salah satu pihak yang peduli akan keberlangsungan hidup spesies Orangutan adalah institusi perbankan terkemuka di Indonesia yaitu BCA. Sejak dulu BCA telah menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan hidup, salah satunya adalah dalam hal konservasi Orangutan beserta habitatnya. Kepedulian BCA disalurkan dengan memberikan bantuan berupa donasi untuk kegiatan pelestarian alam sebagai bentuk implementasi dari salah satu pilar Bakti BCA yaitu Solusi Sinergi.

bca

Pada hari Jumat tanggal 24 Juni 2016 di Jakarta, BCA telah memberikan bantuan donasi senilai Rp. 200 juta kepada Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation untuk kegiatan pelepasliaran Orangutan di Hutan Kehje Sewen, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Donasi diberikan langsung oleh Presiden Direktur BCA Bapak Jahja Setiaatmadja kepada CEO BOS Foundation Bapak Jamartin Sihite.

bca

Penandatanganan penyerahan donasi dari BCA ke BOSF

bca

Penyerahan donasi dari BCA ke BOSF

bca

Dari kiri ke kanan: Ibu Inge Setiawati, Sekretaris Perusaahaan, Bapak Jamartin Sihite, CEO BOSF, Bapak Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA, Bapak Bungaran Saragih, Pembina BOSF

Dalam sambutannya, Bapak Jahja Setiaatmadja menyatakan terimakasihnya kepada BOS Foundation yang telah berupaya keras dalam melestarikan populasi Orangutan di Kalimantan sejak tahun 1991. BOS Foundation telah memberikan dedikasi tinggi untuk upaya konservasi bekerjasama dengan masyarakat setempat, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia serta organisasi internasional. BCA menaruh perhatian dan mendukung penuh terhadap upaya konservasi hutan dan pelestarian hewan karena yakin bahwa upaya ini secara tidak langsung menjaga kekayaan ekosistem hutan dan keberlangsungan hidup anak cucu di masa depan. Upaya ini juga sebagai bentuk dukungan BCA terhadap amanat pemerintah dalam Strategi dan Rencana Aksi Konservasi Orangutan Indonesia 2007-2017.

bca

Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA memberikan sambutan

Orangutan adalah spesies kera besar di Asia dan 90% dari populasi Orangutan hidup di Indonesia. Melalui kerjasama dengan BOS Foundation, BCA memberikan contoh sebagai aksi nyata bahwa sektor swasta memegang peranan penting tidak hanya untuk memastikan arah pengembangan bisnis serta pembangunan keberlanjutan. Akan tetapi secara langsung maupun tidak langsung mendorong para nasabah dalam membuat keputusan bagi keberlangsungan alam dan makhluk hidup. Kerjasama yang sudah dilakukan oleh BCA dan BOS Foundation diharapkan dapat menginisiasi tumbuhnya partisipasi dari pihak lain sekaligus menggerakkan kesadaran dari berbagai pihak akan pentingnya menjaga keberlangsungan hidup satwa yang dilindungi. Selain itu diharapkan dapat menimbulkan kecintaan masyarakat Indonesia akan pentingnya menjaga kelestarian alam demi masa depan.

Bapak Bungaran Saragih, selaku Pembina BOS Foundation menyatakan bahwa dulu pada saat Beliau menjabat sebagai menteri, bisa saja melakukan upaya konservasi karena sudah tersedia anggaran yang memang dimiliki oleh pemerintah. Kini, melalui organisasi non-profit yang bergerak dalam upaya konservasi baik fauna maupun floranya, maka dibutuhkan partisipasi dari semua pihak dalam mewujudkannya. Untuk itu BOS Foundation sangat berterimakasih dan mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh BCA sebagai insitusi perbankan yang peduli akan kelestarian alam. Donasi ini nantinya akan digunakan untuk pelepasliaran Orangutan di Hutan Kehje Sewen, Kalimantan Timur yang menjadi salah satu lokasi Reintroduksi Orangutan yang dilakukan BOS Foundation.

bca

Bapak Bungaran Saragih, Pembina BOSF memberikan sambutan

BOS Foundation merupakan organisasi non-profit Indonesia yang didirikan sejak tahun 1991 untuk konservasi Orangutan Borneo dan habitatnya. BOS Foundation telah merawat lebih dari 700 Orangutan dengan dukungan 400 karyawan yang berdedikasi tinggi serta ahli primata, keanekaragaman hayati, ekologi, rehabilitasi hutan, agroforestry, pemberdayaan masyarakat, komunikasi, edukasi, dan kesehatan Orangutan.

Dukungan BCA terhadap pelestarian Orangutan di Hutan Kehje Sewen, Kalimantan Timur sudah dilakukan sejak tahun 2012 hingga saat ini. Tidak hanya Orangutan, BCA juga melakukan pelestarian kawasan penyu yang dilakukan bersama World Wide Funds For Nature (WWF) di kawasan rehabilitasi penyu Pangumbahan, Jawa Barat. Semoga langkah yang telah dilakukan oleh BCA dapat menginspirasi banyak pihak untuk lebih peduli terhadap keberlangsungan lingkungan hidup beserta isinya demi masa depan generasi penerus bangsa.

bca

Let’s save Orangutan and save our forest

ย 

26 Comments

  1. Reply

    Eh orang utan yang di pegang mbak Evrina kok kecil? Hehehe

    Sulses selalu untuk BCA dan mbak Evrina. Salam hangat dari Bondowoso..

  2. DoNurdians

    Reply

    wow..ini ang mestinya dilakukan olah banyak perusahaan. CSR yang menarik dan good,,,,

  3. Rosiy Wibisono

    Reply

    Semoga melalui donasi tersebut kehidupan orang utan di Indonesia makin lestari. Selalu sedih banyak kisah orang utan.

  4. Hastira

    Reply

    bagus sekali ya, perhatiannya terhadap orang hutan. Dulu waktu praktek di rangunan , aku ke tempat orang utan yang diambil dari orang2 yang tadinya memelihara dan akan dikembalikan ke habitatnya. Rasanay kasihan juga ya badan besar tapi ditaruh di kerangkeng yang kecil

    • Reply

      iya mbak, semoga mereka bisa kembali ke alam dan ke habitat aslinya, tau sendiri gimana rasanya terkekang kan

  5. Reply

    perusahaan perusahaan besar di indonesia seharusnya juga seperti ini, agar orang utan tidak punah, soalnya banyak di buru pemburu. iya tidak hanya orang utan, tapi masih banyak lagi yang harus dilestarikan..

  6. Ade anita

    Reply

    Iya. LSM luar negeri aja giat melestarikan orang utan termasuk Julia Robert. Bravo BCA akhirnya ikutan juga

  7. Pingback: Ada Aplikasi Sakuku, Membuat Aktifitas Mu Menjadi Seru

  8. Pingback: Bakti BCA Salurkan Donasi untuk WWF dan Perdami - Evrina Budiastuti

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.