Belajar Mendalami WordPress Yuk!

wordpress

Sejak awal ngeblog, saya sudah menggunakan platform WordPress (WP) sebagai media untuk merekam pemikiran. Platform WP yang pertama saya gunakan masih WP gratisan di wordpress.com. Sedangkan untuk blog TLD alias top level domain menggunakan wordpress.org sebagai platformnya. Ada bedanya kah? Ada banget, sepemahaman saya yang masih cetek ini, kalau TLD menggunakan wordpress.com hosting blognya masih menempel dengan WP, namun kapasitasnya terbatas yaitu hanya 3 GB saja. Sedangkan jika menggunakan wordpress.org, hosting dan domainnya sudah terpisah dari WP. Jadi, kita masih menggunakan platform WP, tetapi harus membeli rumah lagi di luar sana alias membeli hosting dan domainnya. Begitu bukan ya? lha ini malah nanya lagi hehe.

Bicara tentang WordPress, beberapa minggu yang lalu saya berkesempatan lagi untuk menimba ilmu. Kali ini saya belajar bersama Mbak Ei pemilik eithea.net mengenai pengenalan dasar tentang website dan SEO serta WordPress Essential Guide For Blogger bersama Mbak Alma pemilik almazia.co. Mbak Alma ini juga yang sering membantu saya untuk ngulik WordPress milik sendiri. Terimakasih ya Mbak sudah mau direpotkan. Nah, sekarang saya akan coba memaparkan apa yang saya dapatkan dari hasil belajar saat itu.

O iya, saya juga menuliskan beberapa materi tentang blogging lainnya dari hasil mengikuti event atau kopdar bersama blogger lainnya.

Baca: Blogger Juga Perlu Belajar Facebook Ads

Tentang Website dan Pengantar SEO

wordpress

Sebelumnya, saya mau ngasih tau dulu nih kalau Mbak Ei yang menjadi pemateri pertama ini sehari-hari bekerja di bagian IT perusahaan telekomunikasi. Mbak Ei kadang menjadi sumber informasi ketika saya bingung dengan beberapa istilah IT di dunia blogging. Namun ada kalanya saya juga bingung dengan pembahasan IT yang menurut saya bahasanya hanya dimengerti oleh orang-orang IT tersebut. Tetapi berkat mengikuti kegiatan belajar kemarin, saya dapat menangkap beberapa hal dari kacamata minus saya. Mbak Ei berkali-kali mengatakan bahwa Google sangat pintar sekali, amazing katanya, algoritmanya keren dan tidak terbayangkan oleh kita. Padahal mesinnya si Mbah Google dibuat oleh manusia, artinya si pembuatnya pasti lebih cerdas lagi. Ya sudah, kita beranjak ke materi yuk.

Mbak Ei membawakan materi dasar mengenai website dan pengenalan SEO. Kalau bicara tentang SEO memang tidak bisa hanya cukup sehari. Waktu itu saya sudah pernah belajar Optimasi SEO bersama Ryan dan Dani, hasilnya kepala lumayan pusing hehe. Tetapi alhamdulillah, sekarang sudah lebih mudeng dan hasilnya sudah saya tuliskan pada postingan di bawah ini:

Baca: Optimasi SEO On Page

Baca: Keyword Untuk Optimasi SEO

Balik lagi ke materi, selama berselancar di dunia maya, teman-teman sudah paham belum apa itu website? Saya taunya tempat untuk mencari informasi saja. Nah, menurut Mbak Ei, website adalah kumpulan informasi yang disajikan halaman per halaman yang hanya dapat diakses dengan menggunakan koneksi internet.

Komponen website itu ada tiga, yaitu:

a. URL: uniform resource locator, cara penamaan alamat file di website. URL digunakan sebagai alamat website di internet.

b. Hosting: tempat di mana file-file atau data-data yang digunakan oleh website disimpan sehingga nantinya dapat diakses melalui koneksi internet.

c. Konten: adalah isi informasi yang disajikan oleh website. Konten adalah komponen website yang paling penting karena sebagai penarik pengunjung.

wordpress

Mbak Ei sedang memberikan penjelasan

Setelah memahami website, Mbak Ei menerangkan cara kerja search engine Google yang kompleks banget. Saya hanya bisa menangkap beberapa saja karena bahasanya tingkat tinggi buat saya hehe. Jadi cara kerja mesin pencarian Google seperti ini:

1. Crawling: Google memiliki mesin bernama Googlebot yang bertugas merayap atau menyisir ke website-website termasuk link yang ada pada halaman website untuk selanjutnya dilakukan proses indexing. Dia pintar lho karena dapat mengatur website mana saja yang harus disisir hingga ke dalam-dalamnya serta pengaturan seberapa seringnya dia menyisir web tersebut. itu sebabnya teman-teman kalau ada broken link di blog kita sebaiknya dihapus, karena terekam semua oleh computer canggih Googlebot ini.

2. Indexing: Google menyusun url berdasarkan hasil crawlingnya terutama untuk Tag judul halaman dan attribute alt. Itu sebabnya dalam SEO On Page yang saya pelajari sebelumnya, pada judul tulisan termasuk pada Alt Text, Description Image, sampai nama image sendiri harus disesuaikan dengan keyword sebelum di upload agar mudah terindex oleh mesin Google.

3. Ranking: untuk bisa dipejwan (page one maksudnya hehe) banyak faktor yang mempengaruhi termasuk pengaturan konten berisi keyword, jumlah dan kualitas link yang di posting halaman web dan lain-lain. Nah, kalau dulu popularitas blog kita di media sosial itu mempengaruhi rangking Google, sekarang ternyata tidak ya? CMIIW, yang ini harus bertanya sama ahlinya ya.

Di WordPress sendiri ada plugin yang membantu kita dalam pengaturan SEO on Page. Teman-teman pemakai WordPress dapat menginstall plugin SEO yang ditawarkan, tetapi pilih yang sesuai ya berdasarkan review terbaik.

Sudah dulu belajar SEO nya, nanti tambah pusing (aslinya saya yang pusing). Sekarang kita belajar mengenai hal-hal dasar yang perlu diketahui tentang WordPress.

WordPress Essential Guide For Blogger

wordpress

Pada awal paragraph di atas, saya sudah menjelaskan perbedaan antara WordPress.com dengan WordPress.org. Nah, ini ada tambahan dari Mbak Alma, jadi kalau dari segi keamanan WordPress.com ini memang lebih terjamin ya karena all maintenance (security dan update) sudah dilakukan oleh pihak WP nya sendiri. Sedangkan WordPress.org harus kita maintenance sendiri termasuk menjaga keamanannya. Seperti kemarin, blog saya sempat terkena virus karena keamanannya kurang serta akibat saya belum mengupdate plugin serta software yang ada jadi mudah untuk di sisipi. Sementara WordPress itu merupakan software open source yang terus berkembang sehingga harus dalam kondisi update.

Kemarin itu karena beberapa teman ada yang baru menggunakan WP, maka dilakukan demo untuk CPanel serta installasi WPnya. Tetapi tidak saya jelaskan ya bagian ini karena harus step by step dan dicoba sendiri (sebenarnya saya pusing menjelaskannya hehe). Yang pasti di dalam WP itu ada Dashboard, Toolbar, Menu, Screen Option, Setting, Tools, User dan Appearance yang dapat kita atur sendiri.

Nah, pembahasan selanjutnya adalah mengenai Theme, materi ini berdasarkan permintaan kami jauh hari sebelum dimulai kelas. Menurut Mbak Alma, theme itu menentukan look dan feel dari sebuah blog . Jadi, sebelum memilih harus diperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Responsive Design. Jangan sampai theme yang digunakan menyebabkan blog kita loadingnya lama seperti blog saya yang dulu itu.

2. Suka Layout-nya, karena mengubah tipografi dan warna jauh lebih mudah daripada mengubah layout

3. Developer Support, Termasuk instruksi/tutorial untuk set up seperti demo site; terutama untuk premium theme.

4. Biaya, perhatikan Free vs Premium, ada license atau tidak? dan berapa lama berlakunya?

Sekarang kita lihat, kalau mau cari themes di mana saja? Ini saya copas banget dari materinya Mbak Alma:

1. Free Themes: WordPress.org Repository (www.wordpress.com/themes)

Satu-satunya tempat yang direkomendasikan untuk mencari theme gratis. Sebaiknya jangan download free WordPress theme sembarangan dari Google.

2. Premium Theme Foundry:

  • StudioPress (www.studiopress.com)
  • Restored136 Designs (www.restored316designs.com)
  • PrettyDarnCute Designs (www.prettydarncutedesigns.com)
  • Beautiful Dawn Designs (beautifuldawndesigns.net)
  • Bluchic (bluchic.com)
  • Angiemakes (angiemakes.com)
  • Bloom Blog Shop (www.bloomblogshop.com)

3. Premium Theme Marketplace :

  • Themeforest (themeforest.com)
  • Pink and Press (pinkandpress.com/themes)
  • Etsy (www.etsy.com)
wordpress

Mbak Alma sedang menjelaskan dasar-dasar WordPress

Jika sudah menginstall themenya, kita tinggal melakukan customize saja tapi hati-hati ya terutama untuk bagian mengedit melalui kolom editor, kalau belum bisa sebaiknya jangan karena untuk level advance saja *ngomong sama diri sendiri. Mbak Alma juga memberikan tips aman untuk mengedit filenya yang lagi-lagi saya copas dari materi milik Mbak Alma, karena saya tidak bisa membahasakan dengan bahasa sendiri hehe.

Mengapa harus cara yang aman?

Mencegah website error dan supaya hasil editan tidak berubah jika ada theme update, dan ini adalah langkahnya menurut Mbak Alma:

1. Edit Header & Footer

Jika theme yang digunakan tidak muncul kolom Header & Footer, gunakan Header & Footer plugin. Misal untuk tracking code Google Analytics atau lainnya.

2. Edit CSS

Gunakan plugin My Custom CSS atau Custom CSS yang ada di JetPack

3. Edit functions.php

Gunakan plugin My Custom Function

4. Edit child theme, jangan parent theme

Child theme untuk mewarisi desain & fungsi yang sama dengan parent theme.

Oke, kalau sudah menginstall WordPress dan menentukan themenya, sekarang adalah 10 hal yang harus dilakukan setelah menginstall WP:

wordpress

Nah, ini teknis banget nih, mengenai pengaturan image karena image mempegaruhi kecepatan loading blog kita. Jadi, lakukanlah optimize image di blog kita. Mbak Alma memberikan saran sebagai berikut:

1. Watermark your images

Before uploading: Use Photoshop, Lightroom or other softwares

After uploading: use watermark plugins

2. Optimize Before Uploading

Use JPEG format when possible than PNG

Rename the image with descriptive name that contains keywords.

Save in smallest size possible

  • Post image width should be the same with body width of the blog
  • Photoshop: Save for Web & Devices, quality 80
  • Resize images in BulkResizePhotos.com

3. Optimize After Uploading

Use Plugin: EWWW Image Optimizer

Assign Image Title, Alt-Text, and Description that contains keyword

Terakhir, Mbak Alma memberikan pesan untuk keamanan blog WordPress yang kita miliki, sebagai berikut:

  1. Check administrator’s username, A username of β€œadmin” is a big no no
  2. Delete unused themes & plugins
  3. Run WP Optimize plugin, Untuk menghapus data-data yang tidak diperlukan (trash, post revisions)
  4. Perform backups
  5. Keep WordPress, themes & plugins updated

Jadi bagaimana? Agak menangkap penjelasan mengenai WordPress ini tidak? Semoga bisa ya, soalnya itulah daya tangkap kacamata minus saya. Jika teman-teman ikut di kelas itu, pasti tau deh kalau saya orang yang paling loadingnya agak lama hehe, memang harus dicerna satu-satu dan bersyukur sekali karena kemarin saya bisa langsung mempraktekan. Terimakasih untuk Mbak Sally alias Mbak Ei yang sudah memberikan materi mengenai website dan SEO, serta Mbak Almazia yang sudah mau direpotkan untuk mengutak-atik WordPress hingga ke dalam-dalamnya. Semoga tidak bosan untuk belajar bersama kembali ya.

Sumber Informasi:

Sally Oktovianti. 2016. Materi Tentang Website dan Pengantar SEO.

Almazia Pratita. 2016. Materi WordPress Essential Guide For Blogger.

71 Comments

  1. Ery Udya

    Reply

    Semoga setelah membaca tulisan yg keren ini, saya bisa familier dg wp. Pernah punya blog di wp tapi aku tinggalin karena gak familier πŸ™

  2. Reply

    Ternyata aku juga yg termasuk kategori loading lama utk mencerna hal2 teknis seperti ini.
    *kepala cenat-cenut*

    Nanti aku coba baca ulang deh sampe ngerti.
    TFS, Jeng Ev.

  3. Armita Fibriyanti

    Reply

    Puyeng bacanya Kak, tapi pengen beneran belajar offline… Semoga nanti ada kesempatan belajar langsung dari masternya.

  4. Priangga Otviapta

    Reply

    Mantap2 mba, aku mau nanya sekalian buat setting plugin EWWW Image Optimizer gimana ya ?
    apa cukup install dan di aktidin aja tanpa settingan lebih lanjut :s

    • Reply

      Ya ampun aku ditanya sama ahlinya. Aku pake wp smush untuk meresize ukuran gambar. Abis install di aktifin. Terus nanti di media tinggal klik aja wp smushnya untuk meresize gambar

    • Reply

      Kalau pakai EWWW Image Optimizer, masuknya ke Media >> Bulk Optimize, lalu klik Start Optimizing. Dengan WP Smush agak lebih praktis ya krn ada pilihan untuk “Automatically smush my images on upload”.

  5. Heru Arya

    Reply

    Hallo mbak Evrina. Wah-wah… Mampir2 langsung dapet suguhan seperti ini.

    Sebenarnya saya sendiri udah lama kenal WP dan udah menggunakan .org itu. Tapi dulu. Sekarang saya kembali ke Blogger.

    Alasannya simple, sih. Lebih menantang. Saya orgnya gampang penasaran banget dan pas kenal WP, satu bulan full saya udah ngerti semua hal tentang WP sampe bingung “Apa lagi yg mau dipelajari ni?”

    Nah… Selain itu, WP itu memudahkan banget. Banyak pluginnya. Tapi di situ yg buat saya kurang menantang mbak. Di WP semuanya serba instan. Saya gak nemu ilmu yg emang2 saya gak ngerti dan sampe ngerti.

    Nah, beda sama Blogger. Harus tau otak2 HTML kalo mau blognya bagus plus SEO. Tapi, sampe skrg sih, saya tetep suka keduanya. Jadi, buat saya tinggal fungsinya untuk apa.

  6. Reply

    Thank you Ev postingannya ^_^ berasa dejavu hahaha.. Ooya itu Pink and Press udah tutup sekarang ????

  7. Reply

    Jadi kalau .org mah kita itu dituntut harus bisa menjaga keamanannya jua ya Mba? tapi enak tuh kalau di wordpress mah tinggal donlot plugin ya Mba ? πŸ™‚

    • Reply

      iya banyak plugin yang memudahkan, tapi juga gak boleh sembarangan download plugin karena bisa jadi celah virus untuk masuk

  8. Reply

    Aku team WP, jadi cepet-cepet merapat nih. Informasinya berguna banget nih buat aku yang selama ini menggantungkan operasional blog sama suami. Nah sekarang jadi pengen ganti theme nih, tapi kok sayang sama theme yang sekarang soalnya beli waktu itu di themeforest, huhuhu. Tfs ya mbak Ev πŸ™‚

    • Reply

      sama-sama mbak Ratna, saya juga masih bergantung, tapi perlahan mau mengerti operasional blog sendiri supaya kalo ada apa-apa cepat tertangani

  9. Reply

    Sebagai sesama pengguna WP, aku bacanya satu-satu tapi kening masih berkerut mba… huhuhu :(. Dasar gaptek kali akunya nih. Pinginnya ada yang setup in aja, aku tau jadi n tinggal ngisi konten doang. Hehehe *dasar pemalas

  10. Reply

    cepat2 ke sini karena sesama wp he..he..
    aku sih harus belajar pelan2 banget, takut2 kutak katik..
    pernah aja sok2an update2 terus, eh blognya malah nggak mau kebuka..
    untung aja ada yang bantuin

  11. Alfiandar

    Reply

    Saya mulai menyukai wordpress karena punya beragam pilihan tema. Apalagi tampilan dasbor wordpress self hosting yang sangat ramah pengguna Jadi betah berlama-lama ngutak-atik blog

  12. Reply

    Ilmunya tetap saya save dalam memory meski saya adalah pengguna blogspot. Yah, kali aja suatu waktu pengen gunain wordpress, tinggal balik lagi ke tulisan ini.

  13. Reply

    Wah ini cakep postingannya, ilmu semua. Secara saya mah WP tau make doang, gak ngerti ngutak ngatiknya
    Aku pengen migrasi jadi TLD nih, gimana caranya?

    Cenat cenut deh baca postingan ini, yang katanya ini ilmu basic banget tapi emang dasar lemot soal teknis ginian, tetep aja banyak gak mudengnya hiks

    • Reply

      ayo ganti jadi TLD, mau ganti domain aja apa sama hostingnya mbak? kalau mau beli hosting mungkin bisa dibantu sama penyedianya

  14. Reply

    Saya pernah utak atik editor daaan berantakan Mba. Untungnya ada yg bantuin benerin, qeqeqe.
    Saya nyaman pake wp meski gak diutak-atik tampilannya sdh Ok.

  15. DoNurdians

    Reply

    infonya lengkap sekali,,,

    saya dari dulu coba belajar2 WP tapi enggak ada feel aja..sekarang lebih enjoy di blogger.

    makasih share ilmunya mbak,,sukses selalu

  16. hbr online

    Reply

    Sebenarnya lebih baik menggunakan wordpress.org asalkan budget yang dibuuthkan sudah dimiliki. Jadi lebih asyik nguliknya. Untuk theme boleh juga pake di mythemeshop[dot]com karena saya juga pake mbak. Tetapi platform yang dominan saya gunakan adalah bloggger milik google, lebih friendly dan gak mikirin biaya hosting yang semakin lama semakin besar. Well itu semua adalah pilihan dan kenyamanan serta kecocokan mbak…

  17. Reply

    aku punya satu akun di WP dan asliii..kurang diperhatikan hehehe..soalnya banyak pakai yang satu lagi, Ini pencerahan banget buatku πŸ™‚

  18. fanny fristhika nila

    Reply

    aku tuh termasuk yg juga gaptek soal beginian mbak… loadingnya bisa ga selesai2 ibaratnya :D.. apalagi kalo cuma lwt membaca untuk ngertinya, masih kurang itu… harus dijelasin lgs, jd bisa lgs nanya jug kalo ga paham :D.. Blogku jg WP, tp ini aja yg maintain dll nya itu, temenku yg memang aku bayar khusus utk meng update dan memaintain blog, plus ngingetin kalo udh waktunya bayar feenya tiap thn πŸ˜€ ..aku mah cuma nulis doang plus mempublish πŸ˜€

    • Reply

      hihihi aku sekarang belajar sedikit demi sedikit, utk dapurnya udah mulai bisa, tapi masih dibantu sama pak suami juga

  19. sangpena

    Reply

    wah, alhamdulillah bisa pakai WP sama Blogspot πŸ˜€ *sama bermanfaatnya, hehehe.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.