Kalender Tanam

Awal Juni 2015 lalu saya berkesempatan mengikuti Forum Komunikasi Kelitbangtan di Balai Besar Pasca Panen Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI). Forum ini merupakan forum komunikasi dan tempat berkumpulnya badan-badan penelitian dari berbagai kementerian. Ada dari Kementerian Pertanian, Kementerian Riset dan Teknologi, Badan Atom dan Tenaga Nuklir serta lembaga lainnya. Pada acara kemarin saya melihat masing-masing badan penelitian pada lingkup Kementerian Pertanian mempresentasikan arah kebijakan penelitian dalam mendukung swasembada pangan terutama untuk komoditas padi, jagung, kedelai, daging sapi, bawang merah, dan komoditas lain yang menjadi komoditas utama. Kemudian presentasi ini ditanggapi oleh lembaga lainnya yang hadir pada forum saat itu. Mengenai sesi tersebut akan saya jelaskan pada postingan yang berbeda.

Bagian yang menarik bagi saya adalah acara pada sesi kedua dimana kami diajak ke Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi untuk melihat aplikasi Kalender Tanam melalui layar canggih milik Kementan RI. Saya takjub karena sebenarnya pertanian kita sudah sangat canggih, hanya saja belum semua pelaku dibidang pertanian dapat memakainya. Nah salah satu tugas saya inilah yang kemudian harus mengenalkan teknologi yang dihasilkan oleh para peneliti hingga tingkat petani.

Kalender Tanam di Balai Penelitian Agroklimat

Katam

Katam atau kalender tanam merupakan sebuah aplikasi hasil kerja sama Kementerian Pertanian dengan BMKG dan LAPAN yang memberikan data panduan bagi para petani secara real time. Melalui Katam, kita dapat mengetahui beberpa informasi seperti:

  1. Estimasi waktu dan luas tanam padi dan palawija
  2. Estimasi wilayah rawan banjir, kekeringan dan serangan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman)
  3. Rekomendasi varietas dan kebutuhan benih
  4. Rekomendasi Pupuk
  5. Rekomendasi mekanisasi pertanian
  6. Info tanam-BPP
  7. Kalender tanam rawa
  8. Monitoring online kondisi tanaman menggunakan CCTV
  9. Standing Crop tanaman padi sawah di Pulau Jawa, Bali, Sumatera dan Sulawesi. Ini merupakan menu baru yang ada di Katam namun aksesnya terbatas hanya untuk beberapa instansi saja

Nah, informasi ini tersedia bagi lahan sawah irigasi maupun lahan sawah rawa hingga tingkat kecamatan. Melalui aplikasi ini Menteri Pertanian bisa mendapat informasi secara cepat untuk menentukan kebijakan tanpa harus pergi ke sana-sini yang tentunya membuang waktu dan biaya. Mengenai keakuratan data tidak perlu khawatir karena data ini disajikan secara real time melalui satelit dan juga pengamatan cctv yang terpasang pada beberapa tempat. Selain itu pengecekkan secara berkala juga dilakukan untuk kevalidan data.

Lalu bagaimana cara mengakses Katam ini? Cara mengaksesnya sangat mudah kita bisa menggunakan Komputer, Laptop atau Handphone dan Tablet.

Mengakses KATAM melalui Komputer atau Laptop

Untuk mengakses Katam melalui computer atau laptop, kita bisa mengunjungi alamat situs http://katam.litbang.pertanian.go.id/ dengan tampilan seperti di bawah ini:

Kalender Tanam

Informasi yang diberikan nanti sesuai dengan musim tanam yang sedang terjadi saat ini. Saat ini sedang memasuki musim kemarau (MK) April hingga September 2015. Misalnya kita ingin mengetahui estimasi waktu dan luas tanam padi dan palawija maka cukup mengklik menu yang tersedia. Nanti akan muncul peta Katam dan luasan yang dibutuhkan seperti di bawah ini:

Kalender Tanam

Mengakses Katam Melalui Handphone dan Tablet

Untuk mengakses Katam melalui Handphone dan Tablet sangat mudah. Kita bisa menggunakan SMS centre atau mendownload aplikasi Katam melalui Play store bagi pemilik handphone atau tablet android. Apabila ingin mengakses Katam melalui SMS maka bisa mengirimkan kebutuhan informasi melalui nomor SMS 082 123 456 500 atau 08 123 565 1111. Nomor ini bebas pulsa hanya saja perlu mengetahui format pengiriman SMSnya terlebih dahulu.

Cara yang paling mudah adalah dengan mendownload aplikasi Katam melalui Android. Aplikasi ini cukup ringan dan mampu memberikan informasi yang kita butuhkan seputar dosis pemupukan, alat mesin pertanian yang dapat digunakan, serangan hama penyakit maupun varietas yang digunakan.

Katam android

Katam Android

Melalui Katam, kini siapapun dapat bergerak memberikan informasi seputar pertanian bagi para petani maupun pelaku usaha. Sampaikan informasi ini bagi para petani atau pelaku usaha di bidang pertanian yang teman-teman temui. Karena informasi ini sangat membantu para petani dan pelaku usaha untuk memulai praktek budidayanya hingga mencapai produktivitas tinggi.

17 Comments

  1. Reply

    Terima kasih informasinya mbak, ..

    Tapi sayangnya petani di kampung saya banyak yg belum melek internet. bahkan ada yg belum bisa menerima kehadiran alat2 canggih seperti mesin tanam padi dan mesin yg buat panen itu lho….

    semoga kedepannya bisa lebih baik

  2. ara

    Reply

    saya yg tinggal di kota nggak begitu kenal sama petani.

    menurut saya sih ini aplikasinya berguna banget buat nyari informasi bagi para petani

  3. nana

    Reply

    bapakku petani, tetangga2ku petani. tapi mereka msh tradisional, memakai tatacara pertanian yang sudah turun temurun. mereka blm terbuka dgn adanya tatacara yang baru, tidak percaya dgn penelitian2 baru, gitu2 deh. mereka mengandalkan ilmu titen, blm berani mencoba ilmu baru.

    • Reply

      Tidak apa2 menggunakan ilmu yang sudah turun temurun, semoga saja produksinya tetap melimpah ya dan ramah lingkungan

  4. Diarysivik

    Reply

    Sekarang dikecamatan setiap desa, internetnya banyak yang sudah oke. Jadi tinggal gandeng aja para petani atau pemuda desa untuk menggalakkan aplikasi ini. Mungkin secara bertahap ya, agar petani melek internet hmmm tapi sayangnya kadang mereka sms aja ngga bisa apalagi teknologi kekinian. Semoga kedepannya petani menjadi lebih makmur

    • Reply

      aamiin, iya harus bertahap mengenalkan teknologi, kalo gak bisa pake aplikasi melalui internet bisa melalui SMS, itu bebas pulsa kok

  5. Pingback: Patroli Kekeringan | Evrina Budiastuti

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.