Makan Malam di Raja Lesehan

Malam minggu kemarin kami sekeluarga ceritanya ingin merayakan hari ulang tahun Alfian anak semata wayang kami yang ke-4. Sebelumnya kami sudah sepakat untuk bersantap malam di sebuah restoran yang dekat dengan SPBU di Cibinong. Restoran ini menawarkan aneka makanan sunda dengan Ikan Gurame Pecak menjadi andalan utama. Sayangnya ketika kami ke sana, restoran tersebut tutup sehingga harus mengganti lokasi. Si Mbah tetap ingin makan malam yang bernuansa lesehan supaya bisa leyeh-leyeh. Setelah putar sana-sini dan hampir putus asa karena tidak menemukan tempat yang cocok, akhirnya ketemu juga deh tempat yang dituju. Sebuah rumah makan bergaya anak muda yang semuanya full lesehan, namanya adalah Raja Lesehan.

Pertama masuk kesan anak muda terlihat sekali karena rata-rata pengunjung Raja Lesehan ini kebanyakan adalah anak muda. Konsep rumah makan ini memang terlihat kekinian sih dengan banner yang mentereng. Saya sempat ragu nanti cocok tidak ya menunya dengan selera Bapak alias Mbahnya Alfi. Saya sudah pernah mengajak Bapak ke restoran yang bergaya anak muda, hasilnya Bapak malah bengong dan bingung ketika memilih menu. Alhamdulillah setelah melihat menu yang ditawarkan ternyata Bapak cocok dengan menunya.

Raja Lesehan

Dari sekian menu yang ditawarkan kami memesan beberapa makanan yaitu ayam bakar, sop iga, iga bakar, nasi rawon dan steak daging sapi. Sedangkan minumannya berupa jeruk hangat, jus strawberry, es gula asam, cappuccino float dan sop duren. Setelah memesan kami harus menunggu dulu, tidak terlalu lama juga sih, kira-kira setelah 15 menit makanan dan minuman yang dipesan sudah jadi. Sekarang kita cobain yuk makanan dan minuman yang ditawarkan.

Pertama, Ayam Bakar. Menurut saya rasa ayam bakarnya sama seperti di tempat makan lain yang pernah saya temui. Saya senang karena ayam bakarnya tidak manis karena berlebihan kecap, soalnya saya pernah makan ayam bakar bersama nasi timbel namun kurang puas lantaran ayam bakarnya terlalu manis. Sayangnya nih sambalnya sedikit, saya sampai minta nambah lagi karena daging ayam dan nasinya belum habis. Kemudian kalau boleh memberi saran sebaiknya alas kertas yang digunakan dibentuk menyerupai piring bambu yang digunakan supaya lebih terlihat indah.

ayam bakar

Kedua, Steak Beef Crispy. Saya suka steak, apalagi kalau disantap ketika kuahnya masih panas dan meletup-letup. Kemarin saya juga langsung menyantapnya setelah ditiup terlebih dahulu. Rasa kuah steaknya pas, crispynya oke, so far this steak is good dengan harga yang murah meriah. Ini boleh direkomendasiin kalau mau cemal-cemil sambil ngobrol dengan teman.

steak

Ketiga, Sop Iga. Dipikiran saya, yang namanya sop itu pasti enak, segar dan gurih. Nah itu tepat sekali untuk menggambarkan sop iga dari Raja Lesehan. Tapi, ada tapinya nih daging iganya sedikit ya hehe. Kalau boleh memilih sepertinya mendingan pilih sop daging saja jika nanti saya mau makan lagi di Raja Lesahan. Sepertinya jumlah daging yang disajikan lebih banyak hehe.

sop iga

Keempat, Nasi Rawon. Nah ini yang paling saya suka. Rawonnya enak banget, kuahnya pas dagingnya pas, nasinya juga pas. Tidak nyesel deh pesan nasi rawon di Raja Lesehan. Saya sampai membungkus lagi untuk dibawa pulang lho. Kuahnya juga hampir habis ketika disantap kemarin itu. Biasanya kalau saya suka dengan kuah suatu makanan akan langsung disantap habis.

nasi rawon

Kelima, Iga Bakar. Ini pertama kalinya saya mencoba iga bakar lho. Rasanya enak, gurih dan bumbunya berasa banget. Sambal yang disajikan bersama iga juga sangat cocok, tetapi kalau boleh memilih saya lebih senang apabila mengkonsumsi sop iga saja. Kemarin itu terasa sekali lemaknya.

iga bakar

Keenam, Cappucino Float. Rasanya sama seperti kebanyakan cappuccino yang di blender. Es krim sebagai floatingnya menambah kenikmatan ketika meminum cappuccino. Seger banget deh untuk makan malam di cuaca panas kala itu.

Cappucino

Ketujuh, Es Gula Asam. Es ini nikmat jika diminum siang hari. Kemarin saya mencoba karena penasaran saja rasanya bagaimana. Cukup segar menurut saya hanya saja gula jawanya terlalu banyak sehingga rasa manis lebih mendominasi ketimbang rasa asam.

es gula asam

Kedelapan, Sop Duren. Sop duren ini sebenarnya pesanan si Alfi, soalnya saya tidak terlalu suka dengan duren. Tapi saya sempat mencicipinya juga sih *walah tidak konsisten nih*. Berbeda dengan sop duren yang pernah saya temui, sop duren dari Raja Lesehan menggunakan roti tawar sebagai tambahan meskipun sudah ada ketan putih di dalamnya. Sayangnya durennya jumlahnya sedikit dan terlalu encer. Sop duren yang biasa saya temui umumnya hanya mengandung ketan dan duren dengan kuah yang kental.

sop duren

Kami semua menyantap hidangan yang disajikan oleh Raja Lesehan. Si Mbah terlihat senang begitu juga om dan tantenya Alfi. Kapan-kapan saya ingin mengajak mereka untuk kulineran di Kota Bogor terutama untuk Bapak. Bapak susah sekali nih diajak kulineran di tempat yang jauh padahal di Kota banyak restoran sunda yang menyajikan konsep lesehan berbentuk saung ditambah dengan suara gemericik air. Duhhh suasananya sangat mendukung untuk bersantap bersama keluarga.

Ngomong-ngomong meskipun saya sudah lama di Bogor namun tetap saja bingung lho ketika mencari lokasi. Speerti minggu lalu ketika saya mau kulineran di sebuah tempat makan yang ada di Taman Kencana. Setelah berkeliling selama tiga kali akhirnya tidak ketemu juga dan kami lebih memilih mencari lokasi lain untuk kulineran. Namun kini saya tidak perlu bingung lagi jika hendak kulineran di Bogor. Saya bisa menggunakan aplikasi OpenSnap dari OpenRice.

OpenSnap

Apa itu Open Snap? OpenSnap adalah sebuah aplikasi Social Dining Guide yang dikeluarkan oleh OpenRice. Melalui aplikasi ini kita bisa menemukan restoran atau tempat kulineran favorit atau yang sering dikunjungi oleh para foodies. Selain itu kita bisa memberikan rate makanan yang disajikan oleh restoran melalui foto. Nah, Open Snap memiliki lima buah feature baru yaitu:

  1. Personalized Your Food App by Bookmark. Melalui feature ini kita bisa melakukan bookmark pada suatu restoran, jenis masakan atau makanan favorit teman-teman. Selain itu kita juga mem-filter restoran berdasarkan Bookmark terbanyak oleh foodies. Artinya jika suatu restoran di bookmark terlalu banyak oleh para foodies itu artinya restoran tersebut sangat digemari.
  2. Social Visited. Melalui feature ini kita bisa melihat teman yang kita follow sudah pernah berkunjung ke restoran mana saja. Itu bisa menjadi pilihan rekomendasi jika kita mau kulineran lho.
  3. Map View. Nah ini cocok buat saya nih yang suka kesulitan menemukan lokasi. Saya bisa menemukan Restoran apa saja yang ada di Bogor. Nanti kalau sudah ketemu restoran yang cocok tinggal melihat petanya saja.
  4. Personalize your favorite location. Feature ini memungkinkan kita untuk mengatur lokasi yang sering dikunjungi sebagai halaman terdepan.
  5. Everyone Tab. Melalui feature ini kita akan di update dan terkoneksi oleh seluruh foodie yang berada di kota tempat kita berada.

Tentunya feature terbaru dari OpenSnap akan memberikan referensi kuliner penting dalam keseharian kita lho. O iya menggunkaan Open Snap kini semakin mudah karena kita bisa mengunduh aplikasinya melalui Playstore atau Appstore. Saya sudah mencobanya nih, follow akun saya di Open Snap ya, ini akun saya: evrinasp.

Teman-teman juga gunakan OpenSnap yuk. Cara mendaftarnya mudah kok, kita bisa mendaftar dengan menggunakan akun social yang dimiliki seperti Facebook, Twitter, Instagram dan lain-lain. Kalau saya menggunakan Facebook dan langsung terkoneksi dengan mudah.

Melalui OpenSnap kita bisa memposting foto kuliner serta memberikan rate terhadap menu yang disajikan restoran. Tak hanya itu, kita juga bisa memposting foto masakan sendiri dan memberikan ratenya. Nah ini yang seru nih, foto selfie kita juga bisa kok. Kalau saya sangat terbantu banget dengan adanya aplikasi OpenSnap, saya bisa menemukan restoran yang sudah direkomendakikan oleh para foodies. Untuk menuju ke restoran yang dipilih juga sangat mudah karena tersedia Map Viewnya.

OpenSnap

Yuk ah teman-teman ikutan menggunakan OpenSnap. Teman-teman bisa memposting kuliner yang disukai lho. Nanti kalau teman-teman sudah mempunyai akun OpenSnap terus mau memposting foto jangan lupa gunakan hastag nama saya ya hehe begini hastagnya: #evrinasp.

OpenSnap #evrinasp

Kenapa gitu menggunakan hastag segala? Ya itung-itung beramal membantu saya supaya terkenal. *halah* terimakasih ya teman-teman. Selamat menikmati kulinernya dan jangan lupa posting foto-fotonya *plus hastag #evrinap nya hehe*.

22 Comments

  1. Reply

    Wah…makan sop iga dipadu dengan minuman es gula asam pas banget ya utk ngilangin eneg.. Trus ada sop duren pula diresto tsb, ini kan kesukaanku lho yg ada durennya…

  2. Kokom

    Reply

    wadhuh.. puasa nemu blog ini, jadi pengin coba masakannya… apa enak seperti dalam gambar?

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.