Cara Memasang SSL dari Let’s Encrypt untuk Platform WordPress




memasang-SSL

Waktu itu ada teman di grup yang berdikusi mengenai cara memasang SSL untuk alamat web. Menurut teman-teman, blog kita itu perlu lho dipasang SSL agar dianggap secure oleh Google. Pasti mau dong ya kalau blog kita aman dan bersahabat dengan si mbah. Karena saat itu saya belum mudeng, akhirnya saya membiarkan saja blog personal tersebut tanpa diutak-atik. Sampai akhirnya beberapa orang teman membahas lagi mengenai pemasangan SSL di blog karena ada himbauan dari Google. Akhirnya saya mulai serius mencari tau apa itu SSL dan bagaimana cara memasang SSL.

SSL adalah kependekan dari Secure Socket Layer yang berdasarkan informasi dari Dewaweb, SSL adalah lapisan keamanan untuk melindungi transaksi di website. Jika sudah menggunakan SSL, maka blog kita yang awal mulanya beralamat di http://….. Akan berubah menjadi https://…. Selain itu pada address bar akan muncul tanda gembok (Padlock) yang dapat di klik untuk melihat identitas pemilik website, jenis SSL dan teknologi enkripsi.

memasang-SSL

Beberapa orang mengatakan kalau memasang SSL ini baiknya untuk web bertujuan bisnis saja. Namun ternyata saat ini sudah dihimbau untuk menggunakan walaupun bukan web bertujuan bisnis. Manfaat utamanya sih blog kita jadi lebih terpercaya.

Setelah mengetahui apa itu SSL, sekarang kita coba memasang SSL untuk blog berplatform WordPress yang ternyata sangat mudah lho.

Cara Memasang SSL dari Let’s Encrypt untuk Platform WordPress

Saya pikir memasang SSL ini sangat sulit, namun setelah dijelaskan oleh Mas Bro Rosid ternyata cara memasang SSL ini sangat mudah lho. Oh iya ada beberapa hosting yang menyediakan layanan SSL gratis pada CPanelnya seperti Cloud Hosting Dewaweb yang saya gunakan ini. Jadi karena gratis, saya tidak perlu membayar lagi.

Oke berikut adalah cara memasang SSL dari Let’s Encrypt yang saya pelajari dari blog mas bro Rosid:

  1. Masuk ke CPanel hosting websitenya, lalu perhatikan dulu kolom theme di atas apakah masih menggunakan mode X3 ataukah paper_lettern. Waktu itu theme di CPanel hosting saya masih mode X3 sehingga diubah dulu ke paper_lettern.
  2. Klik menu Let’s Encrypt SSL hingga muncul menu yang terdapat domain web kita. memasang-SSL
  3. Kemudian klik Issue, beri tanda check list pada kotak seperti di gambar dan klik Issue. memasang-SSL
  4. Akan muncul notifikasi bahwa Let’s Encrypt SSL sudah terpasang. memasang-SSL

Lakukan Re-direct ke blog dengan menggunakan plugin Really Simple SSL. Install plugin tersebut lalu aktifkan, maka secara otomatis alamat blog akan berubah ke https. memasang-SSLSampai sini saya pikir pekerjaan rumah terkait teknis blog sudah selesai sementara. Tetapi ternyata masih harus mengoprek Google Analytic dan Webmaster akibat memasang SSL di blog. Nah, kalau yang satu ini mau saya pelajari dulu, yang pasti sih ngoprek blog sendiri ternyata mengasikkan ya. Dulu saya sempat takut kalau mau utak-atik blog sendiri, sekarang dicobain deh supaya paham kalau suatu hari nanti ada error yang dibutuhkan penanganan secara tepat. Terakhir terima kasih ya buat Bro Rosid yang sudah berbagi ilmu mengenai cara memasang SSL, saya jadi paham dan bermanfaat sekali. Ayooo siapa yang belum beralih ke SSL?.




36 Comments

  1. Reply

    aku biasanya minta tolong ahlinya aja mbak ha.. ha..
    malas oprek2 … puyeng sendiri
    tapi udah bertekad kok pengen belajar pelan2

  2. Reply

    hai mba, salam kenal 🙂
    aku belum beralih ke SSL nih, pengen coba tapi takut ngaruh ke semua link yang udah disebar xD nanti kalo nulis site nya pake http:// bakal tetep bisa kebuka ga sih? 😀 kalau buat blog pribadi gitu, seberapa penting mba pake SSL ini?

    • Reply

      nanti kalo sudah berubah ke https, nulisnya walo pake http aja akan langsung tergenerate ke https, ini penting demi keamanan dan dianggap aman oleh mbak Google

      • Reply

        Kalau blogspot hanya tinggal mengaktifkan saja pada menu [Setting] > [Basic] > HTTPS Redirect. Langsung aktif, tapi untuk custom domain belum bisa.

        Tapi menurut saya gak masalah kalau blogspot gak pakai HTTPS, toh mbak Evrina bilang kan supaya blog wordpress nya lebih dianggap secure oleh Google, sedangkan blogspot (blogger) kan milik Google, ya Google tahulah scure tidak nya 😀

    • Reply

      Kalau blogspot hanya tinggal mengaktifkan saja pada menu [Setting] > [Basic] > HTTPS Redirect. Langsung aktif, tapi untuk custom domain belum bisa.

      Tapi menurut saya gak masalah kalau blogspot gak pakai HTTPS, toh mbak Evrina bilang kan supaya blog wordpress nya lebih dianggap secure oleh Google, sedangkan blogspot (blogger) kan milik Google, ya Google tahulah scure tidak nya 😀

  3. Reply

    Udah baca artikel ini semalam, terus konsul sama suami pengen pasang juga. Dan dibilang gak perlu..heuheuheu..soalnya kadang jadi susah diakses sama pembaca. Kayak pas saya mau buka situs internet banking, berkali-kali coba dulu baru tembus.

    Dan siang hingga sore ini nyata adanya. Saya mau BW ke blog Mbak Ev, baru malamnya berhasil masuk. Deuhhh.. kuGalauMauPasangApaEnggak~

  4. Reply

    Tfs Mbak walau saya masih WP gratisan nih jadi masih pasrah dgn settingan dari sana.

    Mbak tanya dikit, boleh ya…
    Kalo blog WP saya di TLD-kan, seperti blog Mbak ini, ke layanan hosting disini, itu semua content blog kita yang di WP bisa dipindah juga gak ya?

    Salam,

  5. Reply

    Sebenarnya kan HTTPS itu digunakan untuk mengamankan paket-paket data yang terkirim diantara client dengan web. Dengan HTTPS, paket-paket data yang dikirim di enskripsi dan ketika data kita di sniffing maka yang diperoleh pelaku hanyalah data tak berarti (alias data yang perlu di deskripsi lagi).

    Untuk blog pribadi yang transaksi datanya bukanlah hal yang penting dan rahasia (seperti komentar pengunjung, dll), maka HTTPS sebenarnya tidak dibutuhkan. Namun untuk login kedalam Control Panel tentu perlu HTTPS supaya user dan password tidak di sniff hacker.

    Situs investasi milik BUMN seperti reksadana.danareksaonline.com pun tidak menggunakan HTTPS pada front end nya, coba buka deh. Namun ketika kita klik menu login, maka baru menggunakan HTTPS untuk keamanan nasabah.

    Kesimpulannya, untuk blog pribadi bagusnya terdapat 2 halaman, halaman frontend dan backend. Untuk pengunjung cukup halaman frontend yang non scure tapi tentu lebih ringan, dan halaman backend untuk mengelola blog yang scure (HTTPS mode). CMIIW 🙂

  6. Armita Fibriyanti

    Reply

    Cobain ah nanti, punyaku sudah ada “s” Kak tapi belum ada tanda gemboknya.

  7. deela putri

    Reply

    Berasa lebih berat loadingnya ga mbak setelah ganti ke https? Kok blog saya jadi berasa lambat respon servernya.

  8. beritauberita

    Reply

    pengen sih ganti ke https, tapi takut tar pengunjungnya jadi anjlok, ganti gak y….

  9. Reply

    Ada pengalaman blog jadi susah loading ga mbak? Saya pernah menggunakan let’s encrypt tapi saya balik lagi ke http://

    Rencananya mau pakai lagi.. Share pengalamannya ya mbak..

    • Reply

      Sorry baru bales, alhamdulillah belum ngerasa lama loadingnya karena akibat https, paling karena masalah teknis seperti internet atau server yg sedang down

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.