Merdeka di Tanggal Tua

Halo teman-teman, punya pengalaman seru setiap bulannya? Saya sih punya, hampir setiap bulan pula. Pengalaman serunya sih seputar mengatur keuangan, apalagi ketika menghadapi tanggal tua. Sebagai istri dan ibu yang baik, saya harus pintar dong mengatur keuangan demi stabilitas ekonomi keluarga. Bahaya banget kan kalau tiba-tiba terjadi besar pasak daripada tiang apalagi disaat tanggal tua melanda. Suami dan anak sih tidak akan marah, tapi kasihan saja kalau tiba-tiba mereka mengalami jetlag akibat perbedaan yang terlalu jauh antara tanggal tua dan tanggal muda, yang tadinya happy jadi sepi deh. Enggak banget kan ya?. Nah, sebagai bahan renungan coba deh simak kisah saya berikut ini mengenai tanggal tua yang terjadi pada suatu bulan tertentu.

Tanggal muda bagi saya dimulai dari tanggal 1 hingga minggu kedua tiap bulannya. Biasanya kalau awal bulan, kondisi dompet masih hijau lestari. Aroma mall seketika bertaburan menarik hati yang sedang bahagia. Selepas gajian, saya langsung belanja keperluan keluarga untuk satu bulan. Soalnya kalau ditunda-tunda nanti malah terpakai untuk keperluan yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Awal bulan, kulkas rumah sudah penuh, jadi aman deh untuk melakukan hal lainnya. Untuk kali ini saya termasuk ibu yang smart bukan? *uhuk.

tanggal-tua

Dompet masih hijau nih, keperluan keluarga sudah tercover. Kemudian saya ingat dengan perkataan boss saya yang dulu, kalau sesekali bolehlah kita memanjakan diri dengan memanfaatkan gaji hasil kerja keras untuk pleasure. Misalnya sesekali makan di luar yang enak-enak gitu atau main kemana yang dapat membuat hati dan pikiran menjadi fresh. Oke let’s do it, mari makan diluar bersama keluarga besar, kapan lagi coba traktiran untuk keluarga.

Dompet masih aman juga nih, dan baru masuk minggu kedua yang sudah saya plotkan sebagai tanggal muda. Dasar memang saya orangnya baik, saya sering mentraktir teman makan siang karena memang dia juga sudah membantu saya dalam menyelesaikan pekerjaan. Hampir setiap bulan saya melakukan itu, biar teman senang, saya juga terbantu. “Loe ikhlas gak sih ev kok diomongin?”, “ikhlas kok, tenang aja hehe”.

tanggal-tua

Traktir temen yang sering membantu

Nah tanpa sadar, saya sudah memasuki minggu ketiga yang artinya radar tanggal tua mulai menyala. Membuat senang orang rumah dan teman sudah dilakukan, saya harus hati-hati nih jangan sampai kesulitan di hari tua karena masih ada dua minggu lagi hingga hari gajian tiba. Saya mulai mensiasati diri agar tidak ada pembesaran pasak daripada tiang, bisa rubuh nanti.

tanggal-tua

Kalau awal bulan sering makan di luar, kini saatnya makan di rumah. Saya membawa bekal ke kantor dengan menu seadanya menyesuaikan isi kulkas. Selain lebih save dari segi keamanan pangan, juga menghemat tenaga serta energi. Kalau makan di luar kan saya harus naik kendaraan, buang-buang bensin bahkan mencemari lingkungan, iya kan? *ngeles*.

Nah, urusan konsumsi rumah tangga sudah oke, insyaa Allah tidak akan terjadi krisis pangan meskipun kulkas mulai kosong melompong. Kini saatnya memanfaatkan program optimalisasi pekarangan, manfaatkan sayuran yang sudah saya tanam untuk tambahan konsumsi, *sampai segitunya ev?*. Ini beneran lho, dengan menanam sayuran sendiri, otomatis lebih aman untuk dikonsumsi keluarga karena terbebas dari cemaran bahan kimia dan pastinya menyumbang oksigen ke lingkungan *ngeles tingkat dewa ini sih*.

tanggal-tua

tanggal-tua

Sekali lagi untuk urusan pangan insyaa Allah terjamin tidak akan terjadi krisis ketahanan pangan di keluarga, malah bisa swasembada pangan tho. Nah, masalahnya, saya lupa kalau saat ini sedang berada di bulan yang panjang. Maksudnya gimana? Itu lho bulan yang tanggalnya sampai tanggal 31 atau yang tanggal 1 nya mepet di tanggal merah, jadi gajiannya mundur. Seperti tanggal berikut ini nih:

tanggal-tua

Padahal masih banyak yang harus saya penuhi, seperti membayar kursus bahasa inggris setiap akhir bulan, membeli susu Alfi yang hampir dilakukan tiap minggu, hingga membeli kuota internet yang ternyata sekarang ini lebih cepat habis sebelum akhir bulan karena Alfi juga sudah ikut-ikutan main internet. Masalahnya tidak selesai disitu saja. Tiba-tiba saya mendapatkan kiriman undangan kalau teman akan menikah, terus ada kabar bahagia bahwa partner kerja sudah melahirkan, plus ternyata arisan keluarga dimajukan. Alamak, pusing pala barbie *keluar lagi deh istilah itu* harus ambil dari pos yang mana lagi nih, tidak mungkin kan kalau tidak datang ke pernikahan teman dan juga arisan keluarga. Wong itu tidak setiap hari kok, jadi saya harus datang demi silaturahim dan eksistensi.

Belum membeli susu untuk Alfi, sudah ada tagihan lain yang datang…..

tanggal-tua

Kalau sudah begitu, saya mulai mengalami yang namanya halusinasi tanggal tua. Saya menyebutnya sebagai sindrom tanggal tua karena ketika melihat hal-hal kecil terasa begitu besar dan ketika melihat yang sederhana terasa nikmat. Contohnya ketika melihat tumpukan uang Rp. 1000,- tiba-tiba seperti uang Rp. 50.000,- atau ketika menyantap mie rebus seperti menyantap mie ramen yang harga seporsinya bisa mendapat 10 bungkus mie instant.

tanggal-tua

Akhirnya saya sadar, bahwa saya dalam posisi berjuang karena deretan Kapiten Pattimura siap siaga di dalam dompet, kalau saja Soekarno Hatta sudah memenuhi dompet saya kembali itu artinya saya sudah Merdeka!.

tanggal-tua

Beruntung deh pada saat searching di sana-sini untuk mencari kado yang murah meriah namun berkualitas, saya menemukan kisahnya Budi ketika menghadapi tanggal tua,

Benar ya, kenapa juga tidak memanfaatkan promo yang ada di online ritel seperti yang ada di MatahariMall.com. Di Matahari Mall ada promo TTS yang membuat Budi hidup bahagia dan hemat setiap bulan. Kita cukup duduk manis saja untuk mencari semua kebutuhan dengan harga yang ramah terhadap dompet serta berkualitas.

Tunggu-tunggu apa itu TTS? Teka-Teki Silang?

tanggal-tua

Eits bukan TTS yang itu, tapi Tanggal Tua Surprise dari MatahariMall.com yang berlaku di minggu ketiga setiap bulannya. Di promo ini MatahariMall.com memberikan diskon hingga 80% untuk setiap kategori dengan fasilitas berupa gratis ongkos kirim, voucher belanja dan hadiah kejutan menarik. Dengan memaksimalkan diskon belanja ini kita dapat berhemat sekaligus berbelanja dan tidak mati gaya ketika tanggal tua. Hemat pengeluaran, hati pun riang.

Nah teman-teman, setelah membaca kisah saya ini, apa yang dapat disimpulkan?

Bahwa sehebat-hebatnya manusia merencanakan tetap takdir Tuhan yang menentukan, *ya iyalah Ev*. Maksudnya kita harus siap sedia terhadap semua kemungkinan yang ada terutama dalam mengelola keuangan keluarga. Dari kisah tanggal tua tersebut, saya dapat menarik beberapa pelajaran sebagai berikut:

  1. Manage keuangan menjadi beberapa pos seperti: pos kebutuhan yang harus dipenuhi setiap bulan, pos untuk hal tidak terduga, pos tabungan, pos pengeluaran pribadi dan pos untuk pleasure bersama keluarga.
  2. Buatlah list kebutuhan setiap bulan dan catat agenda penting yang harus dilakukan agar dapat menyesuaikan dengan kondisi finansial keluarga
  3. Manfaatkan segala sumberdaya yang ada. Seperti tadi, saya memiliki pekarangan dengan sayuran di dalamnya, walaupun sedikit tetapi dapat menghemat pengeluaran sekaligus menjamin kesehatan keluarga.
  4. Lakukan usaha lain untuk menambah pundi-pundi keuangan. Hari gini masih mengandalkan gaji saja? Bahaya deh. Mulailah merintis usaha kecil-kecilan agar kita dapat memiliki pos tambahan keuangan lainnya. Selain itu dapat menjadi bekal dihari tua nanti kan?
  5. Yang paling penting: Berbelanjalah dengan bijak sesuai dengan kebutuhan bukan dengan keinginan. Beli produk yang memang dibutuhkan, jangan sampai uang kita habis untuk keperluan yang tidak dibutuhkan sementara ada keperluan mendesak lain yang harus dipenuhi. Psssttt……ini juga penting banget, pintar-pintar cari promo ya sewaktu mencari produk yang dibutuhkan, seperti promo TTS itu lho.

Mengutip kalimat dari Anonim berikut ini bahwa “mendapatkan uang seperti menggali dengan jarum, namun menghabiskan uang seperti air meresap ke pasir” yang menandakan bahwa begitu sulitnya kita memperoleh pendapatan namun mudah sekali untuk dihabiskan. Jika tidak pandai mengatur keuangan terutama saat berbelanja, jangan-jangan tidak hanya di tanggal tua kita jadi kewalahan, bahkan hingga hari tua nanti. Duh jangan sampai deh ya.

Nah, kalau semua langkah bijak sudah dilakukan, kita tidak perlu lagi berjuang di tanggal tua bahkan dihari tua nanti, karena kita sudah MERDEKA!.

192 Comments

  1. Ety Budiharjo

    Reply

    Saya nggak punya tanggal tua mbak, nggak pernah gajian soalnya…hehehehe

  2. Purnama dari Bali

    Reply

    lucu nih.. hehehehhe… kalau di tanggal tua bikin pusing, gak bisa jalan-jalan, gak bisa shopping, gak bisa kuliner. hadehhh… apalagi keliling objek wisata.

  3. Pakde Cholik

    Reply

    Saya baru gajian sudah langsung serasa tanggal tua je.
    Perlu uang cadangan ya
    Terima kasih tipsnya
    Salam hangat dari Surabaya

  4. Rosanna Simanjuntak

    Reply

    Gak pa-pa tanggalnya tua.
    Dompetnya tetap muda.
    Hahaha…
    Yup, setuju sama belanja bijak sesuai kebutuhan, bukan keinginan!

  5. Reply

    Artikelnya panjang dan lengkap banget. Suka banget nih dengan tips yang diberikan biar bisa menghadapi tanggal tua dengan tenang 🙂

  6. Reply

    Kalau dompet mulai menipis di tanggal tua, hibur diri sendiri ajah dengan bernyayi “pusing pala berbie pusing pala berbie aow aow aow……” hahahaha……

    Tapi gak apa menghadapai tangal tua “KAN ADA PROMO MENARIK TANGGAL TUA DIMATAHARIMALL.COM” iya nggaakkk ?

    Btw, sukses ya Mbak Ev lombanya ? 🙂

    • Reply

      aamiin makasih ya amir, kayanya bentar lagi mau lauching tulisan juga nih, jangan sampe pusing pala berbie pas tanggal tua

  7. Reply

    Ha..ha.. ingat zaman dulu. Pas tanggal tua, beli tahu ama tempe aja dijatah, maksimal sekian sehari, yang artinya makannya juga dihemat-hemat. Wkwkwk …

  8. Dedy Akas Website

    Reply

    Keren Mbak artikelnya…
    Banyak hal positif yang bisa diambil untuk menyiasati agar bisa merdeka di tanggal tua…
    Salam,

  9. Reply

    Wah enak ni mba ev,, bisa merdeka di tanggal tua,, kalo aku bawaannya suka dilema tuh mba,, suka ga sinkron antara perut sm mata,, ironis ya,, hihi..

  10. Reply

    Tipsnya yahud deh, kalau tgl tua beli sayurnya di jatah haha..ngemilnya puasa dl, cukup yang murah meriah. Kalau mau mkn aneka rasa beli mie instan lengkap deh mau rasa sapi, ayam, daging haha..

  11. Reply

    Wah mantap nih tips menghadapi tanggal tua. Kisahnya menarik banget nih Mbk. Sayapun begitu loh mbk, apalagi anak asrama hehe

  12. momtraveler

    Reply

    Tanggal.tua ama mie instant emang sahabatan deh kayanya ya mak hahaha…kalo aku tanggal tua rajin main kerumah mama ntar pulangnya dibawain macem2 lumayan kulkas ga kosong lg
    #anakmacamapaini :p

  13. Julia

    Reply

    Postingan blogger juara emang kece badai nih, langsung minder.. 😀
    Sukses Mba’.. 😉

  14. Reply

    Tipsnya mantap banget nih Mba.. Mudah2an ngikutin tipsnya ala Mba Evri gak bikin susah saat tanggal tua.. Btw, beli barang diskonan bisa jadi salah satu solusinya juga ya Mba, hehe..

  15. kertas nasi

    Reply

    Hahaha.. kalau gw setiap tanggal tua pasti merdeka, tapi kalau pertengahan bulan merana :v

  16. Nurul Fitri Fatkhani

    Reply

    Artikelnya keren mbak, lengkap banget…
    Memang harus pintar-pintar ya, biar bisa merdeka di tanggal tua. 🙂

  17. DoNurdians

    Reply

    ane sih kalo tanggal tua suka jalan nunduk. siapa tau nemu uang 100rb. kan lumayan buat zazan. hahahaha

  18. Levina Mandalagiri

    Reply

    Astagfirullah!!! Kece badai inih. Ilustrasinya pun keren. Aku share yok Mbaak. ?

  19. Reply

    Enak bangetya Mbak menanam sayuran di kebun sendiri.Jadi pas tanggal tua tinggal petik deeh.Senangnya..

  20. Reply

    Nah, beda dapur beda treatment kayanya ya mba Ev. Saya malah awalnya belanja bulanan. Sekali belanja ‘bruk’ lah pokoknya. Sampai akhirnya saya sekarang belanjanya Mingguan, dibeli barang yg benar2 habis dan hampir habis. Jatuhnya malah lebih murah, soalnya ga laper mata, ga asal ambil aja gitu jadinya. Hehehe…ini gaya saya kalau lagi tanggal tua.

    Tapi,pos pengeluaran penting banget. Sangat penting sekali, levelnya 5 kalau ada ampe 100 ya level 100.

    • Reply

      iya yang penting kita bisa memanagenya dengan baik walaupun beda cara, yang penting tidak terbelenggu tanggal tua

  21. Reply

    Kalau tanggal tua adaaaa aja ya yg harus di bayar di luar dugaan. Belum. Lagi gas habis, beras habis hehehe

  22. Reply

    Menanam sayur di pekarangan rumah harus ditiru, nih, Ev. 😀 Kalo aku tanggal mudanya tanggal tua orang-orang, yakni tanggal 25 hehehe.

  23. apri ani

    Reply

    Tanggal tua senaaanggg,, karena bentar lagi dapat tukin… hhhihii

  24. Reply

    Merdekaaaa, kita beda tanggal gajian, tapi punya trik yang sama untuk menghadapi tanggal muda dan tanggal tuaa,

  25. maya

    Reply

    Akhir bulan kalau gw mah jadi tanggal muda soalnya baru nerima gaji. Tapi kalo awal bulan jadi tanggal tua

  26. Sri Lestari

    Reply

    Sepertinya kebanyakan orang kalau menghadapai tanggal tua hampir kebanyakan sih mbak itu pasti merasakan kesengsaraan yang cukup mengganggu juga, tapi kalau itu tergantung orangnya kalau orangnya bisa menghemat dan bisa menggunakan uang dengan baik pasti tidak akan mengalami hal demikian.

  27. giegie

    Reply

    ya ampun Bu ev parah amat haha, makanya kalo tanggal muda jangan hura-hura. sekarang udah tanggal tua ya bu ev

  28. Inna Riana

    Reply

    MERDEKA! Aku ga takut tanggal tua. Aku cuma takut jadi tua… halah *oles krim anti aging*
    Moga menang yaa ^_^

  29. Reply

    emang harus menghemat banget, itu kuncinya.. jangan beli barang2 yang tak perlu, yg sangat perlu aja di beli. untuk menjaga kestabilan pengeluaran.

  30. Reply

    Owh.. jadi harga mie ramen bisa 10X lipat daripada harga mie instan #salfok tapi sih iya, di tanggal tua mie instan rasa soto kayak berasa makan soto beneran 😀

  31. Reply

    quotenya mengena banget mba, terasaaa banget emang menghabiskan uang itu gampang tapi nyarinya lagi butuh kerja kerasss 🙂

  32. masgenset

    Reply

    emg bner yahh pepatah mengatakan, my mother, my hero
    ibu itu bisa menjadi apa saja urusan rumah tangga dari A-Z
    semangat mbak…

  33. Effendi nurdiaman

    Reply

    Ohh jadi panen sayuran nya pada saat tanggal tua ya mba ? hhe

  34. @danirachmat

    Reply

    Kalo gw sih bayarkan apa yang harus dibayar di awal bulan pas gajian. Habis itu baru habiskan semuanyah! Hahaha. Etapu sama aja sih. Balik ke budgeting lagi emang. Hihihi…

    • Reply

      waduhhh kalo dihabisin semua nanti dompetnya kehabisan napas, ini sedang menghijaukan dompet kembali dani

  35. Reply

    hahaha seru nih… kita semua kayaknya ngalamin itu ya mbak :D.. tapi sebenernya, justru di saat under pressure gitu, aku jd lebih kreatif mengatur keuangan keluarga :D.. walopun banyak post2 yg harus di pinjem sementara utk menutupi keperluan lain :p. Tapi aku slalu suka ngurus keuangan gini..

    btw kantormu jd kalo gajian ketemu tgl merah , diundurin ya mbak.. kantorku malah dimajuin.. tapiii kadang2 kita sebel juga, krn kalo dimajuin, jd berasa lamaaaa bgt ke gajian bula depannya ;p

    • Reply

      aku diundur mbak ngikut tanggal aktif kerja, pas mefet kebutuhan uang aku malah was-was mikir besok masih ada gak nisa simpanan? hihihi

  36. Sri Wahyuni

    Reply

    Hhhmm, bagus bgt nih tipsnya mbak. Saya selalu bermasalah dgn tgl tua. Apalagi cm seorg IRT yg blm pnya pnghsilan tmbhan.

  37. PutriKPM

    Reply

    Aku suka kebalik, yang orang sebut tanggal tua malahan tanggal muda buat aku, begitu juga sebaliknya. Makanya kadang aku suka siasati dengan nebeng sama temen buat mengirit ongkos. Atau bawa bekal tiap hari ahahah

    • Reply

      wah aku malah boros bensin mbak soale emang harus motoran setiap hari, paling kalo urgent banget minta bonceng hehe

  38. Langit Amaravati

    Reply

    Strategi sarjana pertanian mah gini: ada tanam-tanam sayurnya. Bwahaha. Gue mau niru sih, tapi masalahnya gue nggak bisa masak dan pekarangan kosan cuma seuprit. Apa ntar gue makan sayuran mentahan aja ya? Bwahahah.

  39. Reply

    Jadi inget kata teman saya..tanggal 1-10 makannya sari laut (enak-enak), tanggal 11-20 makannya sarimi (mie instan) eeh..tanggal 21 kesana makan saridon (obat pusing) wkwkwk..
    Lah kalo suamiku gajiannya tgl 25 ato 26, jadi tanggal muda buat aku tanggal tua.. :p

    • Reply

      hahaha bisa banget tuh temennya mbak, kepikiran gitu ya, aku tanggal 1 mbak, jadi tanggal tua lama pake bingits deh

  40. Reply

    Wah, seru nih cerita tanggal tuanya. Soal memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran, dulu saya sama istri pernah berencana begitu. Nanamnya tomat sama cabe tapi, lumayan buat pengiritan. Hahaha…

  41. Azka Radiethya R

    Reply

    Wah keren isi blog nya, lumayan dapet ilmu baru untuk “manage” uang terutama buat kami kaum pejuang. Re: mahasiswa ?. Ditunggu tulisan lainnya yg gak kalah keren ya ?

  42. Reply

    Grafisnya keren mbak… Juara lagi nih aromanya mbak. Btw, skrng dah zona tanggal tua yaa..? *podho mbak…

    • Reply

      aamiin yra, banyak yang ikutan neng, aku sudah pasrah, kalau nyantol alhamdulillah, itu bukan kol tapi kaylan

  43. Reply

    Wah saya mau komen sudah kecapekan sekrol saking banyaknya yang komen hehe

    Lucu, menarik dan menghibur mbak. Baik grafisnya (kartunnya imut sekali) maupun kata-katanya, tentang kapan harus berjuang dan kapan bisa merdeka dengan mewakilkan gambar pahlawan di mata uang, bisa aja deh mbak Ev :))

    Dan mengibarkan bendera merdekanya tetap di gunung ya mbak 🙂

    • Reply

      hehe, namanya usaha mbak, semoga saja berjodoh dengan lomba ini, yang pasti semoga tidak ada sindrom tanggal tua lagi hehe

  44. Reply

    Halo mba Evrina,,
    kok sama ya tanggal mudanya..Pengennya sih tanggal muda terus, biar bisa buat nongkrong dan belanja terus..hahahah
    Oh iya, punya saya dimoderasi, jadi komen mba ga langsung muncul tadi.. Maap yaaa

    Salam

    • Reply

      hihi makasih andhika, jadi malu nih dapet komen dari ahli keuangan, saya juga dimoderasi kok, aku pikir hilang komen ku 😛

  45. potret pertanian

    Reply

    Ngelesnya perlu di contoh nih mbak xi xi xi “kalau makan di luar kan saya harus naik kendaraan, buang-buang bensin bahkan mencemari lingkungan, iya kan?…

  46. tia shintiyani

    Reply

    keingetan tanggal tua,keingetan lagi sama tulisan ini tanggal tua emang bikin repot apalagi klo ditanggal muda kita ga pinter-pinter mengatur keuangan bisa berantakan ditanggal tua

  47. wie

    Reply

    ahahahaha..iya klo tanggal tua maem soto, rendang, bakso, sate mbaaaa :-D. dalam bentuk mie instan..haa

  48. kampoengilmu

    Reply

    Sama seperti sy, sudah jadi budaya, tanggal tua makannya indomi ..hahaha

  49. Aireni Biroe

    Reply

    Dulu, ibuku juga lumayan sering ambil tanaman di sekitar rumah untuk dijadikan sayur, Mbak, tapi sekarang udah jarang bahkan hampir gak pernah lagi 😀

  50. fajar rois

    Reply

    hahahhaa pengalaman ibu-ibu banget ini mbak ev :D…
    mudah2an menang mbak ya lombanya…lumayan buat mengganjal tanggal tua..wkwkwk

  51. Usup Supriyadi

    Reply

    Alhamdulillah, sudah berhasil merdeka ya, Mbak. Di tanggal tua malah. Hahahaha

  52. avizena zen

    Reply

    waah sayurannya..segar banget
    dari kebun sendiri..lebih aman ya, karena organik

  53. Neng Nunung

    Reply

    ilustrasinya kece mbak Rin…
    Berasa tanggal tua tiap nerima gajian…
    Gajiannya tanggal tua 😀

  54. Naiful Huda

    Reply

    informasi ini menambah pengetahuanku untuk menghadapi tanggal tua..terima kasih artikelnya 🙂

  55. Wikiwisata

    Reply

    Sangat menginspirasi, setelah membaca artikel ini saya menjadi ada gambaran untuk merencanakan anggaran sebelumnya

  56. Irwin Andriyanto

    Reply

    permisi permisi numpang lewat .. mumpung belum habis kuota di tanggal tua

  57. Reply

    Jadi keinget jaman kuliah nih.. Paling nyesek tuh tanggal tua pas weekend.. Alamat cuma bisa nonton film drama korea di kost an..

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.