My 7 Days Fruits Diary: Buah Lokal Pemberi Semangat

Hallo teman-teman, tak terasa ya kita sudah memasuki minggu terakhir di bulan Ramadhan. Bagaimana perasaannya? Masih semangat kan? Saya Alhamdulillah masih semangat walaupun cukup sedih juga karena sebentar lagi Ramadhan akan berakhir. Tetapi saya juga berdoa agar kita semua bisa dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan berikutnya, berikutnya dan berikutnya lagi. Aamiin.

Teman-teman merasa tidak kalau waktu sangat cepat berlalu?. Saya sendiri tidak terlalu merasakan lamanya puasa karena banyak beraktifitas selama bulan Ramadhan. Saya pikir di bulan puasa tahun ini kegiatan akan berkurang, ternyata sama saja bahkan lebih banyak lagi. Senin sampai jumat, saya pergi bekerja. Sementara sabtu dan minggu, saya berada di rumah. Meskipun begitu rasanya kerjaan tidak pernah selesai dan lamanya waktu kerjapun hampir sama seperti hari-hari biasa.

Jika sedang berpuasa begini kondisi tubuh harus selalu fit karena saya tetap harus ke lapangan untuk berkunjung dan membina beberapa orang petani. Alhamdulillah selama berpuasa saya tidak merasakan gejala tubuh yang aneh, saya masih bisa beraktifitas seperti biasanya. Mau tau rahasianya? Cukup mengkonsumsi makanan yang bergizi, mengkonsumsi air putih secara optimal untuk mencegah dehidrasi, serta meningkatkan kekebalan tubuh dengan mengkonsumsi vitamin dan mineral. Vitamin dan mineral ini saya peroleh dari buah-buahan yang biasa saya konsumsi setiap hari.

Saya termasuk fruitaholic lho, rasanya kalau sehari tak makan buah itu bagaikan sayur kurang garam, hambar rasanya. Tubuh juga terasa kurang fresh. Buah-buahan memang memberikan efek booster bagi aktifitas saya sehari-hari. Kadang juga berperan sebagai mood booster lho, khususnya untuk hari senin, hari pertama yang selalu disibukkan dengan segala jenis administrasi.

Sebagai persembahan untuk buah lokal tercinta, izinkan saya untuk mengikuti challenge sekaligus bercerita mengenai buah-buahan yang menjadi penyemangat saya sehari-hari dalam My 7 Days Fruits Diary. Tetapi, sebelum beranjak lebih jauh, lihat video perkenalan saya berikut ini yuk:

Buah lokal asal Sunpride adalah sumber vitamin dan mineral yang memberikan asupan gizi bagi tubuh saya sehari-hari. Mengapa Sunpride? Karena buah lokal asal Sunpride sudah terjamin kualitasnya baik dari segi rasa, kesegaran maupun keamanan pangan. Terlebih lagi, buah lokal yang dihasilkan oleh Sunpride ini dihasilkan dari tanah air tercinta dengan melibatkan para petani lokal dalam proses produksinya. Itu yang saya suka dari Sunpride, karena untuk menghasilkan buah yang berkualitas tentu para petani juga diberikan pengetahuan dalam praktek budidaya agar buah yang dihasilkan sesuai dengan standart kualitas perusahaan. Jadi, petani tidak hanya memperoleh pendapatan tetapi turut serta mendapatkan edukasi dalam praktek budidaya buah-buahan. Itu penting lho apalagi sebentar lagi akan menghadapi pasar bebas ASEAN ditahun depan.

Nah, perlu diketahui bahwa Sunpride merupakan salah satu merek yang dikeluarkan oleh PT. Sewu Segar Nusantara selain Sunfresh dan Sweety. PT Sewu Segar Nusantara atau PT SSN adalah perusahaan yang bergerak pada bisang distribusi dan pemasaran buah lokal maupun impor. Untuk menghasilkan buah-buahan berkualitas, PT SSN sudah bekerja sama dengan lebih dari 1.000 petani lokal. Produk yang ditawarkan oleh perusahaan yang memiliki kantor pusat di Tangerang dan beberapa kantor cabang lainnya ini (Semarang, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Pulau Sulawesi dan Kalimantan) tidak hanya terbatas pada buah-buahan saja lho. Sunpride juga memiliki produk sayuran segar yang tentunya memiliki kualitas tinggi pula. Khusus untuk buah-buahan, Sunpride memiliki beberapa macam komoditas diantaranya: Anggur, Apel, Guava Crystal, Jeruk, Kiwi, Melon, Nanas Honi, Pear, Pepaya, Pisang, Pomelo, dan Semangka.

Dalam rangka mengikuti My 7 Days Fruits Diary ini, saya ingin menceritakan pengalaman seru mengkonsumsi buah-buahan Sunpride selama 7 hari berturut-turut. Tetapi sebelum melangkah lebih jauh, mari kita lihat manfaat dari beberapa jenis buah lokal Sunpride berikut ini:

Masih kurang jelas ya videonya? Maklumlah masih autodidact pembuatannya. Nah, sebelum memulai ceritanya, kita belanja buah-buahan Sunpride dulu yuk. Alhamdulillah saya tidak terlalu sulit memperoleh buah-buahan Sunpride, hampir semua buah-buahan Sunpride tersedia di supermarket-supermarket terdekat. Tetapi untuk teman-teman yang jauh dari kota-kota besar mungkin agak sulit menemukan versi lengkap buah-buahan Sunpride ya?. Teman saya yang ditinggal di Bondowoso juga mengatakan hal tersebut, dia harus menempuh beberapa kilometer untuk mendapatkan buah-buahan Sunpride. Kemudian teman saya yang di luar pulau Jawa seperti Makassar, Siak, dan Aceh juga mengatakan hal yang sama, ini pertanda antusiasme para konsumen Sunpride sangat besar lho. Mari kita doakan semoga Sunpride bisa segera melengkapi kesegaran teman-teman di berbagai daerah di seluruh wilayah Indonesia. Semangat Sunpride!

Sekarang kita mulai yuk perjalanan saya dalam mengkonsumsi buah-buahan lokal Sunpride selama tujuh hari berturut-turut dalam cerita My 7 Days Fruits Diary. Check it out!

Hari Pertama, Minggu 5 Juli 2015: Nanas Honi Perajut Cinta

Hari minggu merupakan hari yang membahagiakan karena pada hari ini keluarga kami semuanya telah berkumpul bersama baik saat sahur maupun berbuka. Mengapa begitu? Karena pada hari kerja, suami saya harus berada di Cirebon untuk menjalankan tugasnya dan akan pulang kembali ketika weekend.

Semenjak saya beritau bahwa di rumah ada Nanas Honi, dia sudah tidak sabar untuk kembali mencicipinya. Nanas Honi merupakan buah favorit saya dan suami. Orang tua kami juga sangat suka, jadi kalau saya membeli Nanas Honinya Sunpride, akan kami konsumsi secara bersama-sama.

Nanas Honi

Sewaktu sahur, saya dan suami lebih memilih memakan sang Nanas Honi sebelum bersantap sahur karena menurut info, buah-buahan harus dimakan terlebih dahulu sebelum makanan berat untuk memudahkan penyerapan nutrisi pada buah. Lagi pula Nanas Honi ini mampu mengurangi keluarnya asam lambung yang berlebihan sehingga aman apabila dikonsumsi pagi hari. Saya sendiri merasakan efeknya,  sel-sel tubuh menjadi fresh kembali karena mendapatkan suntikan kelezatan Nanas Honi yang manis segar itu.

Nanas Honi

Selain kelezatannya, bagian yang saya suka dari Nanas Honi adalah rendahnya Kadar Kalsium Oksalat sehingga tidak akan memicu gatal ketika kita memakan Nanas Honi. Kita tidak perlu merendam nanas ke dalam air garam untuk menyantap Nanas Honi. Apalagi dia juga sudah memiliki kandungan asam askorbat yang lebih rendah sehingga lebih tahan terhadap pembusukan. Karena Nanas Honi tidak menyebabkan gatal, maka kita dapat mengkonsumsinya tanpa harus mengupas keseluruhan kulit. Saya sendiri hanya memotong daging buah Nanas Honi menjadi bentuk yang kecil-kecil tanpa menghilangkan matanya, rasanya segar dan tidak menimbulkan gatal.

Nanas Honi

Nah, Nanas Honi memiliki banyak khasiat bagi tubuh lho. Diantaranya adalah membantu pencernaan makanan dilambung, anti peradangan, diuretic, membersihkan jaringan kulit yang mati, mengganggu pertumbuhan sel kanker dan menghambat penggumpalan trombosit.

Kalau saya lebih senang mengkonsumsinya langsung karena lebih terasa kesegarannya. Teman-teman bisa menggunakan Nanas Honi untuk dikreasikan menjadi minuman dan makanan sebagai santap sahur atau berbuka.

Hari Kedua, Senin 6 Juli 2015: Bababananana

 

Memangnya hanya minion saja yang suka dengan Pisang Cavendishnya Sunpride? Saya juga suka banget. Pisangnya empuk dan manis serta harum pula. Mau dikonsumsi saat sahur atau saat berbuka tidak masalah karena buah ini bersahabat bagi pencernaan. Saya lebih senang mengkonsumsi buah pisang dalam bentuk segaran ketimbang dijadikan olahan seperti kolak. Nah, Pisang Cavendish yang disebut sebagai pisang ambon putih ini saya jadikan buah khusus untuk hari senin. Mengapa begitu?

Hari senin adalah hari yang super riweuh a.k.a sibuk. Kadang keruwetan pekerjaan membuat mood saya jadi tidak menentu, yang tadinya ceria dan semangat bisa saja menjadi down atau pusing sehingga membuat pekerjaan jadi berantakan. Nah, Pisang Cavendish ini memiliki senyawa triptofan yang merupakan senyawa asam amino untuk memproduksi serotonin. Serotonin dapat membantu kita merasa tenang dan menstabilkan suasana hati yang galau secara alami. Selain Serotonin, pisang juga mengandung potasium yang dapat memberikan efek menenangkan pada saat suntuk. Ternyata tingkat stres yang cukup tinggi akan menguras kadar potasium dalam tubuh lho, makanya kalau kita mengkonsumsi pisang akan membantu menjaga keseimbangan potasium akibat stres. Kalau sudah begini hari senin saya jadi terselamatkan, yang tadinya I don’t like Monday jadi I like Monday.

Masih banyak manfaat lain dari pisang, diantaranya adalah memelihara sistem pencernaan tubuh, mencegah sakit maag, dan meningkatkan energi. Pantesan si minion lincah banget ya walaupun dia kecil begitu.

Hari Ketiga, Selasa 7 Juli 2015: Golden Melon for Golden Opportunity

Hari selasa biasanya adalah hari dimana saya harus keliling lapangan. Tetapi hari itu saya tidak melakukan rutinitas seperti biasanya karena mendapatkan golden opportunity untuk mengunjungi PUSTAKA (cerita lengkap tentang pergi ke PUSTAKA bisa dilihat di sini). Ini kesempatan emas untuk berkunjung lagi ke PUSTAKA guna mendapatkan beberapa materi penyuluhan setelah sebelumnya dibantu oleh seorang kakak kelas yang membantu saya dan teman-teman untuk dapat ke sana. Maka buah yang saya pilih untuk menemani hari saya saat itu adalah si manis Golden Melon.

Benar saja kan, saya dan teman-teman tidak hanya sebatas mengunjungi perpustakaan saja. Kami diajak untuk mengelilingi PUSTAKA dan mengenal kegiatan yang dilakukan oleh para konservasi buku-buku tua. Wah ini kesempatan langka lho, karena kalau ke perpustakaan biasanya hanya sampai di ruang tempat buku-buku berada. Kami tidak hanya mendapatkan beberapa buku, tetapi juga mendapatkan ilmu pengetahuan baru seputar manajemen perpustakaan.

Golden Melon

Ngomong-ngomong, Golden Melon Sunpride ini dihasilkan dari petani kita di Jawa Barat lho. Sesuai dengan namanya buah melon ini memiliki daging buah berwarna putih dengan tekstur renyah dan rasa manis maksimal. Mengkonsumsi melon saat itu membantu saya meredakan panas dalam yang sedang menghinggapi tubuh. Maklum sehari sebelumnya saya kalap ketika menyantap lalapan beserta sambal, ternyata itu membuat saya terkena panas dalam. Melon juga memiliki kandungan vitamin C tinggi yang bermanfaat untuk mengobati sariawan serta menjaga imunitas tubuh. Bagi teman-teman yang ingin menghaluskan kulit dan menangkal radikal bebas, melon adalah jawabannya. Melon saya masih ada lho karena Golden Melon dari Sunpride ini ukurannya cukup besar sehingga tidak habis sekali makan.

Hari Keempat, Rabu 8 Juli 2015: California Cita Rasa Indonesia

Saya masih belum bisa ke lapangan nih karena ada bazar dan peresmian UMKM di lingkungan pemda sehingga kami semua harus ke sana untuk membantu. Meskipun tidak seberat di lapangan, tetapi cukup menyita energi juga ketika mengadakan bazar di luar ruangan lantaran cuaca Bogor sangat panas. Pada hari ini saya memilih pepaya untuk menjadi sumber energi ketika beraktifitas di luar ruangan. Pepaya adalah buah kesayangan saya setelah Nanas Honi. Dia menjadi kesayangan karena dulu telah menyelamatkan saya dari sakit typus yang mendera. Hanya pepaya yang dapat masuk ke dalam tubuh ketika saya sedang sakit saat itu. Makanya jasanya tiada tara bagi saya.

Pepaya California

Ketika mendengar kata California saya langsung teringat dengan almarhumah dosen saya yang merakit varietas Pepaya California. Dia adalah Prof. Dr. Ir. Sriani Sujiprihati MM yang merupakan pemulia pepaya. Meskipun bernama California, buah ini merupakan buah lokal nusantara yang memiliki cita rasa Indonesia. Pepaya California memiliki rasa yang sangat manis dengan tekstur daging yang empuk serta kadar air tinggi. Cocok untuk menjadi sumber energi ketika beraktifitas di luar ruangan karena Pepaya mengandung vitamin C sebanyak 48 kali lipat dari buah apel. Pepaya juga bersifat antioksidan yang membantu kita mencegah radikal bebas. Nah kalau mau menurunkan berat badan, saya bisa mengkonsumsi pepaya muda karena mampu menghasilkan enzim dua kali lipat dari pepaya matang untuk mengurai lemak tubuh.

Saat ini saya sedang membesarkan bibit Pepaya California di rumah. Dia sedang menunggu lahan untuk siap ditanam. Senang sekali memperhatikan dia tumbuh. Semoga nanti buahnya bisa semanis Pepaya California dari Sunpride.

Hari Kelima, Kamis 9 Juli 2015: Serenyah Guava Crystal

Akhirnya hari ini saya bisa ke lapangan juga. Hari ini saya harus mengkonsumsi ekstra energi karena kelompok yang saya datangi jumlahnya cukup banyak. Saya seharian lho di lapangan. Untuk menemani kegiatan hari ini, saya memilih Jambu Kristal sebagai salah satu asupan gizi karena Jambu Kristal mengandung Likopen yang dapat mencegah kerusakan kulit serta kaya akan antioksidan serta vitamin C yang jumlahnya tiga kali lipat dari kebutuhan asupan harian.

Jambu Kristal terkenal dengan seedlessnya, sehingga daging buah yang kita makan jumlahnya lebih banyak dibandingkan jambu biji lain. Rasanya manis dan sangat renyah seperti kristal, itulah yang menyebabkan jambu dengan sedikit biji ini disebut sebagai Jambu Kristal. Kita tak perlu repot ketika mengkonsumsi Jambu Kristal karena buah ini bisa langsung dimakan tanpa dikupas atau dipotong-potong terlebih dahulu.

Jambu Kristal

O iya, wilayah binaan saya salah satunya adalah Desa Cikarawang. Desa ini merupakan desa penghasil Jambu Kristal. Saat ini Jambu Kristalnya masih dalam tahap pembungkusan. Waktu minggu kemarin saya diminta untuk mencari buah Jambu Kristal dari hasil binaan saya untuk dijadikan oleh-oleh tamu yang datang ke kantor. Sayangnya Jambu Kristalnya belum matang dan masih kecil-kecil. Kemudian atasan saya bertanya, mengapa kalau Jambu Kristal yang ada di supermarket selalu tersedia sementara di petani saya susah sekali. Itu karena memang Jambu Kristal yang ada di supermarket itu merupakan Jambu Kristal dari Sunpride yang sudah menerapkan teknologi sehingga buah-buahannya selalu tersedia tanpa menunggu musim. Sedangkan di petani saya masih menunggu musim dan masih menerapkan metode konvensional. Beruntunglah ada Sunpride, sehingga kalau kita mau mengkonsumsi jambu kristal tidak perlu menunggu musim karena ada Sunpride.

Alhamdulillah hari kamis ini berjalan lancar, saya senang petanipun senang. Suasana anjangsana ke tiap kelompok berlangsung renyah serenyah Jambu Kristal meskipun hampir dua minggu saya belum mengunjungi para petani di desa ini. Sayangnya cuaca saat itu sangat panas, beberapa lahan milik petani kekeringan. Pak Andung yang menjadi binaan saya alhamdulillah sudah melakukan panen sehingga terselamatkan. Dan pada saat pulang saya mendapatkan oleh-oleh beras hasil panen Pak Andung. Wah terharu sekali karena beras itu merupakan hasil pengamatan saya dari awal hingga akhir dan alhamdulillah memberikan hasil yang baik. Hari itu berlangsung manis dan ditutup dengan kesegaran serta kerenyahan Guava Crystal Sunpride ketika berbuka.

O iya satu buah Jambu Kristal saya berikan untuk tukang ojeg yang mengantar saya pulang dari dokter selepas mengantar Alfi ke dokter sore harinya. Si Bapak senang sekali lho, alhamdulillah.

Hari Keenam, Jumat 10 Juli 2015: Kesegaran Jeruk Baby dan Energi dari Cavendish  

Meskipun sore kemarin saya cukup senang karena merasa diri sangat dibutuhkan petani, tetapi sebenarnya saya masih menyimpan kegundahan lho. Hal itu terjadi karena saya mendapatkan tugas harus menyelesaikan profil lomba yang akan dikumpulkan pada hari ini. Saya sudah terbayang pasti saya harus begadang untuk menyelesaikannya. Karena kemarin sudah tidak kuat, akhirnya proses pengerjaan profil saya selesaikan pada saat sahur.

Sebagai pemberi semangat dan untuk menyegarkan tubuh yang baru saja bangun dari tidur, saya memilih Jeruk Baby Sunpride untuk menemani saya membuat profile. Jeruk baby saya konsumsi dengan cara memerasnya dan ditambahkan air, kemudian satu buah lagi saya konsumsi secara langsung. Wuihhh segar banget lho. Dibalik kesegaran Jeruk Baby terdapat berbagai macam manfaat. Diantaranya adalah memiliki sumber vitamin C sebanyak 116,2% dari nilai harian untuk asupan vitamin C, mampu mengusir radikal bebas, menjaga kekebalan tubuh, meremajakan kulit, kaya akan vitamin B6 untuk menjaga tekanan darah normal karena mengandung magnesium serta manfaat lainnya.

Jeruk Baby

O iya meskipun namanya Jeruk Baby, bukan berarti Jeruk Baby yang ukurannya kecil itu lho. Dinamakan Jeruk Baby karena rasanya manis sehingga aman apabila dikomsumsi untuk bayi. Keponakan saya, Arfad yang masih 8 bulan usianya sangat menyukai Jeruk Baby Sunpride karena itu tadi rasanya manis dan airnya cukup banyak. Kita bisa mengkonsumsinya langsung atau dibuat jus yang tentunya akan bertambah segar.

Menu sahur saya hari ini terdiri dari duet Jeruk Baby dan Pisang Cavendish. Saya membutuhkan energi untuk berpikir ketika mengerjakan profil dan menjaga mood supaya dapat selesai sebelum waktu shubuh.

Alhamdulillah tugas mengerjakan profil sudah selesai. Hari ini saya tidak ke lapangan dan cukup di kantor saja. Pada saat berbuka, perasan Jeruk Baby kembali menyegarkan sel-sel tubuh saya. Ssstttt…..pada tarawih kali ini saya merasa lebih segar lho dan tidak mengantuk hehe.

Hari Ketujuh, Sabtu 11 Juli 2015: Berkreasi bersama Buah Sunpride  

Yuhuuuu….alhamdulillah sudah weekend kembali. Hari ini mau menghabiskan waktu bersama Alfi di rumah. Semua buah sudah saya konsumsi, tapi masih ada beberapa yang tersisa. Kali ini saya ingin membuatkan kreasi buah untuk Alfi dan keponakan yang sering main ke rumah. Sebenarnya sih bukan hasil kreasi sendiri karena resepnya nyontek dari internet. Maklum soalnya saya bukan ahli masak, tapi kalau ada resepnya pasti bisa masak hehe.

Nah, rencananya saya ingin membuat jelly buah untuk Alfi dan roti goreng buah untuk menu berbuka. Paginya saya dan Alfi ke pasar dulu untuk membeli bahan yang tidak tersedia di rumah seperti roti tawar, tepung roti, selai buah, dan jelly instant. Setelah semuanya selesai dibeli, kami segera kembali ke rumah untuk membuatnya. Benar saja kan Dinda keponakan saya hari ini main lagi ke rumah. Sambil menunggu jelly buahnya matang, Alfi dan Dinda nyicipin Jeruk Baby Sunpride dulu ya. Sekarang kita buat kreasi buahnya yuk.

Sunpride

Menu 1. Jelly Buah

Cara membuat Jelly buahnya mudah kok. Kita potong buah-buahan Sunpride yang terdiri dari Jeruk Baby, Golden Melon, Guava Crystal dan Pepaya California. Kemudian masukkan ke dalam cetakkan jelly, lalu masak jelly instantnya hingga matang. Setelah jellynya matang segera tuang ke dalam cetakan dan tunggu hingga dingin. Mudah sekali kan?

Jelly buah

Sayangnya Dinda keburu pulang karena kelamaan menunggu sang jelly mengeras, nanti saya antarkan saja ke rumahnya supaya Dinda juga nyobain masakan tantenya. Sore hari setelah Alfi bangun tidur, saya berikan jelly buah yang sudah mengeras. Alfi seneng banget lho, dia bilang “mamah pinter masak ya” hehehe. Andai dia tau kalau membuat jelly itu sangat mudah karena sudah tersedia jelly instant di pasaran. Karena Alfi senang, saya mendapatkan satu buah tanda sayang dari Alfi. Makasih ya sayang.

Sunpride

Menu 2. Roti Goreng Buah

Sekarang saya mau membuat roti goreng buah untuk menu berbuka. Pertama, potong bagian pinggir roti tawar, kemudian giling roti tawar dengan menggunakan penggilingan agar roti menjadi tipis (karena saya tidak punya penggilingan, maka saya menggunakan gelas untuk menipiskan roti). Selanjutnya oleskan selai pada salah satu sisi roti dan berikan potongan buah. Lalu gulung roti yang sudah berisi buah dan masukkan ke dalam telur yang sudah dikocok hingga terlapisi secara merata. Terakhir, guling-gulingkan roti tersebut ke dalam tepung roti hingga merata. Roti isi buah siap digoreng. Rasanya enak lho, gurih, segar, manis, cocok untuk menu berbuka.

Roti Goreng Isi Buah

Roti Goreng buah

Roti Goreng buahnya laris manis tanjung kipul, semua keluarga menyukainya. Saya saja cuma kebagian satu buah roti goreng, pas mau nambah lagi ternyata sudah habis hehe.

Nah, sudah selesai deh tujuh hari cerita pengalaman saya bersama buah-buahan lokal Sunpride yang 100% Buah Nusantara dengan kualitas premium. Semua buah-buahan itu memberikan efek semangat pada kegiatan saya sehari-hari. Sekali lagi, tanpa kehadiran buah-buahan tercinta rasanya hambar deh, bagaikan sayur kurang garam.

Lalu bagaimana teman-teman, apakah saya sudah termasuk fruitaholic?

Kalau belum, dukung saya ya supaya bisa menjadi Fruitaholic of The Year. Caranya bagaimana? Gampak kok, teman-teman bisa memberikan komentar di bawah ini, menshare tulisan ini sekaligus ikut mendoakan saya untuk menjadi Fruitaholic of the yearnya Sunpride *ngarep banget ya Ev hehe*.

Ayo ikutan Lomba My 7 Days Fruits Diary yuk, deadlinenya sampai 3 Agustus 2015 ini. [UPDATE] Buat teman-teman yang mampir ke tulisan ini, alhamdulillah Lomba Blognya di perpanjang hingga 22 Agustus 2015, ayo yang belum ikutan segera bikin postingannya. Caranya mudah kok, teman-teman cukup menceritakan pengalaman seru saat mengkonsumsi buah-buahan lokal Sunpride selama tujuh hari berturut-turut. Mudah banget kan?

Karena sebentar lagi kita akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1436 H, izinkan saya untuk mengucapkan:

Minal ‘Aidin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H.

Semoga kita dapat dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan berikutnya. Aamiin.

Nah, teman-teman mari kita cintai terus buah lokal nusantara, karena buah lokal asli Indonesia tak kalah segar dan enak dari buah-buahan lainnya. Mencintai buah lokal nusantara turut serta memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara.

Terimakasih teman-teman…..

#100persenbuahnusantara #fruitsummit2015 #livingfunandhealthy

Sumber Informasi:

http://www.sunpride.co.id/

111 Comments

  1. Reply

    Huahhh..ceritanya komplit banget mbak 🙂
    Saya jg pengen ikutan dan ini baru hari keempat konsumsi buahnya.Susahnya lagi di Lombok buah Sunpride yang ada cuma Apel Fuji dan Pisang. hehehe…

    • Reply

      aamiin Ya Rabballaamiin, terimkasih atas doanya Mbak, Buah-buah Sunpride itu seger2 mbak, apalagi Nanas Honinya

    • Reply

      aamiin ya Allah ya Rabbalaamiin, terimakasih atas doanya mbak Hana, di sana gak ada ya? wah jadi masukan nih untuk Sunpride

  2. Reply

    jadi tahu gimana suaranya teh ev, keren pake video juga. Good luck ya teh, kayanya sih pasti menang nih ^__^

  3. inna riana

    Reply

    yampun maakkk…langsung kabita pengen ambil itu buah2an.
    semoga menang ya mak! postingannya keren!

  4. Reply

    wuisss… komplit plit plit mak. buahnya jug a sangat menggiurkan. sayangnya aku tinggal di pedalaman Aceh skrg mak, game ada buah sunpride

  5. Reply

    wahh, ngiler aku liat buah-buahan sanpret ini. kapann aku bisa makan versi lengkapnya. Hiksss. DI Jember adanya banana doang. Itu aja jaraknya udah lebih 35 km dari rumah.

  6. Anis P

    Reply

    Weewwww…. niat banget emak satu ini
    Tak kasih jempol deh utk kreatifitasnya,hehe…
    Salut deh buat eev

  7. Reply

    keren tulusannya mbak, apalagi ada video ama ilustrasi yang warna warni, btw MBak Ev keliatan tambah cantik pake jilbab colourfull,sukses ngontesnyaa ya

  8. Reply

    hihihi lucu mak rebutan pisang sama minion xD
    nanasnya gede juga yaa jadi pengen, btw good luck kontestnya ya mak

  9. Helda

    Reply

    Keren bingit, pgn ikutan tapi harus nyicil buahnya dulu, hehehe. Sakses ya Mbak, kudoakan juara, biar bisa nularin juaranya juga ke aku 😀

    • Reply

      aamiin ya Allah ya Rabbalamin, terimakasih mbak Helda atas doanya, ayo ikutan mbak, kayanya enggak harus lengkap kok buahnya

    • Reply

      Iya kalo di petani saya bilangnya Calina Bu, tapi terkenalnya California, katanya biar bisa bersaing dgn yang lain ya hehe

  10. Gigi ergina

    Reply

    Semoga bu evrina menang,,,kreatif bgt deh sangat mengisnpirasi aku buat selalu makan buah lokal…hihihihiij..pokonya keren bgt deh dirimu bu ev

  11. tia shintiyani

    Reply

    Kerennnn…. harus makan buah nih tiap hari,,setelah baca ini ternyata banyak banget manfaat dari menkomsumsi buah dan buat yg nulis semoga menang ya tulisannya

    • Reply

      aamiin ya Rabbalallamin, makasih atas doanya mbak. berusaha yg terbaik nih kalo soal tanaman buah-buahan, yg hijau2 gitu deh

  12. Reply

    setiap hari makan buah, badan pasti menjadi segar. Tulisannya komplit mak… sukses ya…
    Selamat Idul Fitri. Mohon maaf lahir batin ya mak…

  13. sofia zhanzabilaf

    Reply

    MasyaAllah Mbakku, keren banget ya tulisannya? Gambarnya itu lho yang super duper lengkap. InsyaAllah jadi pemenang. Mbakku, mumpun gmasin Syawal, minail aidin walfaidzin ya, mohon maaf lahir dan batin 🙂

    • Reply

      Aamiin ya Allah ya Rabballamin. gimana kabarnya sofi? kangen nih sama sofi. Taqaballahu minna wa minkum syiamana wa syiamakum

  14. Reply

    Kenapa gak kepikiran untuk membuat risol buah? Eh, maksudnya roti goreng isi buah.. Ide bagus ini mba.. Jadi ingin segera mencoba nya.. Btw gambar gif nya lucu deh ^_^ bfw ke-2, ngeliat es jelly buah nya siang siang begini jadi segeerrr.. Hehehe

  15. mukhofas Al Fikri

    Reply

    saya rasa mbak evrina akan memenangkan pertarungan lagi. selama ikut lomba menang terus karena tulisan benar mengusik hati di tambah gambar nomer 1. jadi wajar aja

  16. Reply

    wah..,tulisannya lengkap poll. sepertinya bisa menang bila dilihat dari pesaing lainnya :). mbak apakah setiap peserta dikirimi buah sunpride atau memang terpilih?

    • Reply

      aamiin yra, hanya berusaha yang terbaik mbak, kalo itu saya kurang tau mbak tapi kita bisa ikutan panen raya nya Sunpride, nanti bisa baw apulang buah deh sebanyak-banyaknya

  17. Reply

    Wah seru banget dan keren foto2nya plus artikelnya yang detail. KAndidat jawara nih mba. Sukses selalu untuk kontes ngeblognya 🙂

  18. Reply

    ezzzz..czkep sekali atuh ini Mak, 7 hari no stop…buah-buahan emang segar dan menyehatkan ya, apalagi sunpride

  19. Donna Imelda

    Reply

    Suka kagum sama tulisan yang begini, lengkap banget terus informatif dan foto2nya kreatif banget dibuat. Salut. Sukses terus ya Evrina…

    • Reply

      nulisnya cukup sehari, tapi untuk shooting dan edit2 foto bisa 3 hari sampai seminggu, yang bikin lama ambil foto dan shooting itu, total pengerjaan sampai selesai seminggu

  20. Pingback: Fruit Summit 2015 | Evrina Budiastuti

  21. Pingback: Dibalik Layar Blogpost Fruitaholic 2015 | Evrina Budiastuti

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.