Peningkatan Kualitas Hidup Desa Pasir Jambu Melalui Pembangunan Infrastruktur Jalan

Pada hakikatnya tujuan pembangunan adalah terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang adil dan makmur, merata pada seluruh aspek baik material maupun spiritual seperti yang diamanatkan oleh undang-undang. Hal ini menjadi cita-cita yang ingin diwujudkan oleh pemerintah sejak lama dengan melakukan pemeratan pembangunan hingga ke pelosok daerah demi tercapainya keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia. Hanya saja semua itu membutuhkan proses karena melakukan pembangunan berarti membutuhkan biaya, tenaga serta waktu yang cukup besar. Itu sebabnya hingga saat ini masih ada beberapa daerah yang belum berkembang dan perlu segera dilakukan percepatan pembangunan demi tercapainya kualitas hidup masyarakat.

Kualitas hidup masyarakat menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan dalam program prioritas Kabinet Kerja atau yang dikenal dengan Nawa Cita. Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat diperlukan sarana dan prasarana yang mendukung, salah satunya adalah infrastruktur jalan. Infrastruktur jalan yang layak menjadi kebutuhan vital bagi perekonomian hingga terjaminnya kesehatan masyarakat. Hanya saja, karena letaknya terpencil pada kontur berbukit menyebabkan pembangunan di beberapa daerah belum memadai. Hal ini tentu berpengaruh terhadap arus perekonomian serta derajat kesehatan masyarakat.

Salah satu contoh daerah yang mengalami masalah tersebut adalah Desa Pasir Jambu di Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur wilayah tengah. Sejak saya menginjakkan kaki di sana pada tahun 2010 hingga terakhir kemarin pada bulan Juli 2016, kondisi infrastruktur jalan Desa Pasir Jambu masih belum mengalami perubahan yang signifikan. Wilayahnya yang terletak pada perbukitan menyebabkan pembangunan infrastruktur mengalami kendala. Namun, apabila dikembangkan dengan baik, Desa Pasir Jambu ini memiliki potensi sebagai salah satu lumbung pangan hingga potensi agrowisata yang menarik. Sebagai gambaran, akan diuraikan lebih lanjut pada penjelasan berikut ini.  

Sektor ekonomi juga mengalami hal yang serupa. Akses jalan yang kurang memadai menyebabkan perputaran arus perekonomian tersendat. Untuk menuju pasar, masyarakat juga harus menempuh perjalanan sejauh >7 km dari perkampungan ke pusat kecamatan. Ongkos yang harus dikeluarkan untuk menjangkau pasar juga cukup besar, jadi jangan heran apabila sistem barter masih ditemukan pada beberapa kampung karena minimnya perputaran arus perekonomian.

Tidak hanya itu, karena letaknya di wilayah perbukitan menyebabkan beberapa sinyal telekomunikasi sulit diperoleh di desa ini. Untuk menangkap siaran televisi saja, mereka harus menggunakan antena parabola agar tidak ketinggalan arus informasi. Bayangkan bagaimana sulitnya mereka ketika membutuhkan panggilan mendesak terkait kesehatan masyarakat, maka hal ini perlu untuk ditanggulangi.

Dari semua pemaparan tersebut, terlihat bahwa masyarakat Desa Pasir Jambu membutuhkan pembangunan infrastruktur jalan berupa jalan desa yang memadai. Meskipun ini merupakan jalan desa yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, bukan berarti tidak ada campur tangan dari pemerintah pusat karena sesungguhnya pemerintah daerah membutuhkan dukungan untuk pemerataan pembangunan.

20160705_105723
20160704_130846

Pembangunan Infrastruktur Jalan untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Untuk membangun jalan desa di Desa Pasir Jambu sebenarnya tidak terlalu rumit walaupun medannya berbukit karena hampir semua arah jalan berupa jalan lurus mengikuti punggungan bukit yang tidak terlalu tinggi. Ada beberapa langkah pembangunan infrastruktur jalan yang dapat dilakukan untuk membangun jalan desa di Desa Pasir Jambu, yaitu:

Untuk jalan lurus baik berupa tanjakan maupun turunan sebelumnya dilakukan pengerasan terlebih dahulu dengan menggunakan batu kapur atau batu belah. Setelah pemasangan batu pada jalan lalu diamkan selama setahun untuk pengerasan. Baru setelahnya dapat dilakukan pengaspalan jalan desa.

Pada jalan desa di Desa Pasir Jambu terdapat satu titik tikungan menurun dari arah kecamatan yang cukup sulit dilalui kendaraan mobil. Hal ini disebabkan karena jalur menurun tersebut berupa patahan dengan tanah yang labil. Untuk mengatasi hal tersebut pada dinding jalan menurun dapat dibuat dinding penahan tanah yang jenisnya disesuaikan dengan lokasi.

Sebagai penguat dinding tanah di sekitar jalan juga dapat ditanam rumput Vetiver untuk mengendalikan erosi seperti yang dikemukakan oleh Sunandar et.al (2016) dari Puslitbang Jalan dan Jembatan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa morfologi akar rumput Vetiver bekerja seperti besi kolom yang masuk ke dalam menembus lapisan tekstur tanah sekaligus menahan partikel tanah dengan akar serabut. Keberhasilan penggunaan rumput Vetiver sudah dibuktikan dengan menurunkan laju erosi (90% pada penutupan minimal 70%) atau longsoran dangkal pada banyak lereng-lereng ruas jalan yang ada di Indonesia (Sunandar et al., 2016).

Agar jalan desa dapat bertahan lama, maka pada kiri kanan jalan harus disediakan bahu jalan selebar 1 meter dan selokan sebagai drainase selebar 0.5 meter. Hal ini untuk mencegah terjadinya pengikisan tanah yang memicu erosi serta genangan pada jalan akibat ilfiltrasi air dari arah lereng menuju ke badan jalan.

20160705_105719
DSC_5025
dinding penahan tanah

Dampak Positif Pembangunan Infrastruktur dan Pengembangan Potensi Desa Pasir Jambu

Pembangunan infrastruktur jalan di Desa Pasir Jambu tentu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat karena infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan vital yang harus dipenuhi. Apabila dirinci, berikut ini adalah beberapa dampak positif yang diperoleh dari pembangunan infrastruktur jalan untuk Desa Pasir Jambu:

1. Masyarakat dapat menjangkau akses kesehatan sehingga dapat menekan angka kematian

Jalan yang bagus dan dapat dilalui tidak menjadi hambatan meskipun Puskesmas letaknya jauh dari perkampungan. Ambulance yang sulit untuk masuk hingga ke pelosok kampung kini dapat menjangkau masyarakat, sehingga mereka tidak perlu lagi menggunakan “tandu darurat” untuk membawa pasien.

2. Terjaminnya kualitas hidup masyarakat

Kondisi jalan yang baik membuat tenaga ahli, pendamping masyarakat maupun kader desa mampu menjalankan tugasnya memberikan bimbingan serta pembinaan bagi peningkatan kualitas hidup. Hadirnya pembinaan dapat memberikan perbaikan perilaku hidup sehat terhadap kondisi drainase, sanitasi hingga tingkat pendidikan untuk masyarakat.

3. Memperlancar arus perputaraan ekonomi

Infrastruktur jalan tentu sangat membantu dalam perputaran arus barang dan jasa hingga ke perkampungan. Sedikit demi sedikit perekonomian masyarakat dapat terangkat berkat hadirnya usaha-usaha baru di perkampungan dari mulai proses produksi hingga pemasaran yang juga tergantung oleh adanya dukungan infrastruktur jalan.

4. Masuknya teknologi informasi dan komunikasi

Infrastruktur jalan yang bagus diharapkan dapat menarik para provider untuk memperluas jaringan telekomunikasi sehingga masyarakat dapat melakukan komunikasi secara lancar tanpa terkendala oleh kontur wilayah yang berbukit. 

5. Mengembangkan potensi lokal menjadi kawasan wisata yang berdampak pada perekonomian masyarakat

Desa Pasir Jambu memiliki beberapa potensi daerah yang dapat dikembangkan berkat keindahan alamnya. Desa ini memiliki bentangan sawah yang hijau di bawah kaki Gunung Bongkok yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai kawasan agrowisata selain penyumbang kebutuhan beras lumbung pangan nasional.

Potensi pariwisata juga dapat berkembang di desa ini apabila infrastruktur jalan sudah memadai. Desa Pasir Jambu memiliki beberapa danau yang cukup indah seperti Situ Petir dan Situ Cipicung yang dapat menjadi objek wisata melepas lelah. Wisata adventure juga dapat berkembang di desa ini melalui trekking Gunung Bongkok, susur Goa Gobyok dan Susur Sungai Cibuni.

Apabila pembangunan infrastruktur jalan Desa Pasir Jambu ini dapat terealisasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat baik dari segi kesehatan maupun perekonomian sehingga cita-cita untuk mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah dapat terpenuhi. Namun, karena pembangunan nasional adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa maka upaya pemerataan pembangunan tidak hanya menitik beratkan pada tanggung jawab pemerintah saja. Kita sebagai masyarakat juga dapat mendukung melalui partisipasi dengan memberikan masukan atau saran membangun demi tercapainya cita-cita bersama. Kedepannya semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kemajuan bangsa terutama bagi pembangunan daerah tertinggal.

Sumber Informasi:

Sunandar, A. et al. 2016. “Vetiver” Si Hijau yang Ajaib untuk Pengendalian Erosi dan Longsoran Dangkal Lereng Jalan. Puslitbang Jalan dan Jembatan, Kementerian Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat. Makalah Seminar Hasil Litbang, Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan, Kementerian PUPR, 2016.

Website Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur. Profil Kabupaten Cianjur http://cianjurkab.go.id/ [diakses tanggal 8 Agustus 2016].

© 2016 evrinasp.com

16 Comments

  1. Dzulfikar

    Reply

    Waduh, ternyata ada jalan yang lebih rusak dibandingkan dengan kampung saya….

  2. Reply

    Semoga dengan adanya pembangunan terutama jalan di desa Pasir Jambu bisa membatu memudahkan masyarakat disana ya mbak. Wilayahnya sulit dijangkau karena jalannya ngga memadai padahal pemandangannya indah khas pedesaan. alhamdulillah sudah teratasi. Semoga perekonomian makin maju dan lancar, aamiin 🙂

    Mbak Ev, blognya keren sekali 🙂

    • Reply

      makasih mbak anjar, iya itu jauh dari mana-mana, aku kasian banget, terutama untuk jaminan kesehatan yang aksesnya masih kurang banget

  3. Ranto N

    Reply

    Bagaimanapun, yang namanya pembangunan infrastruktur di daerah, peran pemda harus lebih luas dan lebih menonjol, krn mereka yg lebih tahu kondisi yg sebenarnya di daerahnya, bukan pemerintah pusat. Jadi, semestinya pemda-lah yg lebih kreatif dan profesional dalam bekerja agar infrastruktur di daerahnya dapat tersedia.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.