Menggunakan Plugin Beaver Builder untuk WordPress

Ini gara-gara Mbak Alma, saya jadi ketagihan Beaver Builder deh. Duhhh nyalahin orang bisanya kamu Ev, tapi plugin yang satu ini memang keren untuk mengutak-atik layout page maupun postingan. Thanks to Mbak Almazia yang sudah mengenalkan saya dengan plugin keren di platform WordPress ini.

Wait, apa sih Beaver Builder itu Ev?

Beaver Builder adalah salah satu plugin yang tersedia bagi pengguna platform WordPress (WP) untuk kegiatan bloggingnya. Eh tapi plugin ini hanya tersedia untuk WP berbayar, CMIIW, soalnya saya mencoba di WP gratisan tidak ada.

Terus manfaatnya untuk apa Ev? Ini bermanfaat untuk mengatur layout page dan juga postingan jadi nampak cantik. Sebelum diuraikan lebih lanjut, di bawah ini contoh landing page dan content page pada blog saya yang menggunakan plugin Beaver Builder.

Contoh penggunaan di Landing Page: Green Activity

Contoh penggunaan pada Content Page:Β  Dua Kreasi Olahan Makanan Laut untuk Kamu yang Jauh dari Laut

Versi Beaver BuilderΒ 

Ada dua jenis Beaver Builder yang dapat digunakan, yaitu:

  1. Beaver Builder Versi Lite

Ini adalah jenis Beaver Builder pertama yang saya coba. Jenis plugin dari Beaver Builder ini dapat kita install secara gratis. Sayangnya karena gratis, maka modul dan beberapa feature yang tersedia hanya sedikit. Waktu itu saya hanya bisa mengatur layout untuk page saja sedangkan untuk mengatur postingan tidak bisa. Jadi saya meng-uninstall kembali dan memakai versi berbayarnya.

 

  1. Beaver Builder Plugin (Standard Version)

Jenis Beaver Builder ini adalah jenis yang berbayar alias tidak gratisan namun buat saya worth it banget. Ada 3 versi dari jenis Beaver Builder ini yaitu Agency, Pro dan Standard. Saya memilih versi standard saja karena sudah cukup bagi blogger seperti saya *aslinya sih pilih versi yang lebih murah aja hehe*.

Apabila memang suka dengan Beaver Builder ini, teman-teman dapat memilih menu Get Started dan melakukan pembayaran untuk pembelian plugin melalui PayPal. Kebetulan PayPal saya waktu itu belum cukup :p jadi lewat Mbak Alma deh membayarnya hihi *thanks to Mbak Alma lagi.

Setelah terinstall, nanti kita akan mendapatkan license key yang di tempatkan pada menu Setting Beaver Builder. Apabila sudah aktif, kita dapat menggunakan plugin ini tidak hanya untuk satu blog saja lho. Hal ini juga yang membuat saya memutuskan untuk membeli Beaver Builder. Waktu itu saya dibantu oleh Mbak Alma untuk mengutak-atik, tapi saya yakin kalau teman-teman pasti sudah bisa melakukannya sendiri.

beaver-builder
Beaver Builder versi Lite (Free)
beaver-builder
Pilihan jenis Beaver Builder berbayar

Cara Menggunakan Beaver Builder

Setelah plugin Beaver Builder terpasang, mari kita coba menggunakannya. Kemarin saya sudah mengutak-atik page yang sebelumnya polos karena tidak ada pengaturan layout. Lalu saya gunakan Beaver Builder untuk sedikit memberikan warna.

beaver-builder
1. Buka Page yang akan kita atur layoutnya, contoh di page about evrina
beaver-builder
3. Klik menu Page Builder untuk mulai menggunakan plugin
beaver-builder
5. Pilih layout template yang tersedia atau pilih custom untuk membuat layout sendiri
beaver-builder
2. Select layoutnya apakah mau ada sidebar kanan, sidebar kiri atau full page
beaver-builder
4. Lalu akan muncul fitur pendukung untuk pengaturan
beaver-builder
6. Atur layout sesuai selera, setelah selesai klik done dan publish changes

Untuk melihat hasil penataan layout dengan menggunakan Beaver Builder, teman-teman dapat mengklik page About Evrina, Disclosure dan juga Green Activity di blog ini.

Kalau saya sih senang menggunakan plugin Beaver Builder ini. Awalnya memang cukup mahal untuk membeli licensenya tapi dapat digunakan seumur hidup lho. Sayangnya plugin ini tidak bisa diupdate secara otomatis. Untuk update otomatis maka saya harus melakukan subscribe terlebih dahulu. Nah, masalahnya setelah memberikan subscribe sesuai arahan, tetap saja masih ada tulisan Update Unavailable. Entah mengapa, namun saya bersyukur karena masih tetap bisa menggunakan walau tidak bisa diupdate.

Jika tidak bisa menggunakan plugin Beaver Builder ini, kita masih bisa mempercantik tampilan page dan postingan dengan menggunakan infografis agar lebih hidup dan berwarna. Jangan sampai ngeblank seperti page milik blog saya sebelumnya ya. Oke, demikian pengenalan mengenai Beaver Builder, semoga bermanfaat ya teman-teman.

beaver-builder
Tampilan versi desktop
beaver-builder
Tampilan versi mobile

35 Comments

  1. Reply

    Bagus banget tampilannya, pengen langsung nyoba di blog saya secara blog saya kesannya dingin banget. Tapi berhubung hak punya duit berlebih pakai yang garisan ja dulu ?

  2. Nisful Ardi

    Reply

    Websiteku yang baru yang idkurir itu loh mbak *sambil promo ceritanya* juga pakai plugin website builder mbak.. cuma bukan beaver builder..
    Melainkan plugin visual composer untuk page builder dan plugin site origin untuk post builder..

    Yang aku agak kecewa dari kedua plugin ini adalah karena kecintaanku terhadap visual conposer yang gak bisa disalurkan di bagian post builder.. karena kebetulan hanya support page builder..

    Nah, kalau beaver ini gimana mbak? Bisa custom tampilan postingan juga atau hanya untuk page saja?

  3. Irwin Andriyanto

    Reply

    saya gak mau coba coba ahhh takut ketemu Internal error 500 hahahahhaa

    #IYKWIM

  4. Pingback: Cara Memasang SSL dari Let's Encrypt untuk Platform WordPress

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.