Tahun 2018, Mau Ngapain Aja?

resolusi

Di suatu sore, di dalam ruangan berukuran 3×5 m persegi saya duduk termenung seorang diri. Saat itu saya baru saja pulang kerja dan seperti biasa saya menyandarkan tubuh pada kursi di dekat meja kerja untuk melepaskan lelah. Lalu memandang dua buah papan tulis putih yang berdiri tegak di depan saya. Papan tulis itu merupakan pemandangan yang selalu saya lihat mulai dari bangun tidur hingga akan tidur kembali.

Di papan tulis tersebut tercatat beberapa to do list yang harus saya lakukan. Sayangnya meski beberapa list sudah selesai dilakukan, namun daftar pekerjaan masih saja menghiasi papan tersebut. Saya sampai berpikir seperti ini: “kapan ya papan tulisnya bisa putih bersih?”.

Papan tulis tersebut merupakan salah satu cerminan aktivitas saya di tahun 2017. Di tahun 2017 saya memang tidak menuliskan resolusi apa yang ingin dicapai. Terakhir, saya membuat resolusi secara tertulis itu sepertinya di tahun 2015, setelah itu sepertinya belum membuat lagi.

Baca ini ya: Resolusiku di Tahun 2015

Saya bukannya tidak memiliki resolusi untuk tahun-tahun berikutnya, resolusi tetap ada tetapi cukup diucapkan saja di dalam hati. Dari beberapa resolusi tersebut, yang diucapkan di dalam hati justru terwujud dalam waktu dekat, mungkin karena doanya diijabah oleh Allah ya. Lalu tinggalah beberapa list resolusi yang masih menjadi PR karena belum terwujud hingga kini.

Mengingat masih ada beberapa resolusi yang belum terwujud, maka saya ingin membuat daftar resolusi yang sederhana saja untuk tahun 2018. Resolusi tersebut harus memiliki sasaran dan langkah yang jelas untuk mewujudkannya. Sehingga papan tulis yang tadinya penuh dengan to do list, paling tidak dapat bersih setengahnya alias tidak ada PR lagi.

Setelah mempertimbangkan berbagai hal termasuk kemampuan dan rencana jangka pendek selama setahun ke depan, berikut adalah catatan beberapa resolusi yang ingin sata capai di tahun 2018.

resolusi

Mengikuti Diklat Dasar Penyuluh Pertanian

Diklat dasar penyuluh pertanian (dikdas) menjadi to do list pertama saya di tahun 2018. Mengapa saya menjadikannya yang pertama? karena saya sudah dua kali melewatkan kesempatan langka tersebut sementara dikdas menjadi sebuah hal yang wajib bagi seorang penyuluh. Untuk mengikuti dikdas, saya harus mengantri dan bersaing dengan para penyuluh lainnya dalam lingkup nasional. Masalahnya dikdas tersebut langka, hanya ada dalam kurun waktu yang paling cepat yaitu setahun sekali.

Nah tahun 2016 lalu sebenarnya saya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti dikdas, sayangnya saya lebih memilih untuk menekenuhi hobi mendaki gunung daripada melakukan dikdas. Kemudian ketika kesempatan kedua datang di tahun 2017, ternyata saya belum terpilih untuk mengikutinya. Sehingga sampai saat ini saya masih saja belum melaksanakan dikdas. Itu sebabnya saya menargetkan agar tahun 2018 nanti saya bisa mengikuti dikdas.

Untuk mewujudkan resolusi tersebut, saya dan seorang teman sudah mencari informasi di intansi mana akan mengadakan dikdas untuk tahun 2018. Setelah mendapatkan kontak dan penjelasan, saya dan teman bertekad agar di pertengahan tahun 2018 kami berdua dapat melaksanakan dikdas di sana. Semoga kali ini tidak ada hambatan lagi agar pekerjaan menjadi lebih lancar. Aamiin.

penyuluh-pertanian

Diklat dasar penyuluh penting bagi penyuluh seperti saya

Berpikir Lebih Matang

Di tahun 2017 saya terlalu banyak mengikuti aktivitas baik dalam lingkup pekerjaan maupun saat menekuni hobi. Ketika mendapatkan tawaran sesuatu, tanpa pikir panjang saya akan langsung menerima tawaran tersebut. Setelah itu saya baru sadar kalau sebenarnya sudah terlalu banyak menghabiskan waktu untuk hal yang mungkin kurang sesuai. Untuk itu ditahun 2018, saya ingin lebih memikirkan masak-masak sebelum memutuskan sesuatu baik dalam lingkup pekerjaan maupun hobi, jangan semuanya main diambil saja, tetapi disesuaikan dnegan kemampuan serta keadaan di sekitar.

Menyeimbangkan Kehidupan Dunia dan Akhirat

Pernah merasa hampa? Saya pernah. Pada suatu malam saya pernah termenung sendiri dan mengingat bahwa hingga hari ini saya mendapatkan begitu banyak keberkahan, namun saya masih merasa belum berbuat banyak. Sepertinya saya membutuhkan siraman rohani, penyejuk di antara rutinitas agar tetap “eling” sebagai manusia dan tidak melupakan Sang Maha Kuasa.

Sudah lama sebenarnya saya ingin mengikuti semacam pengajian agar hidup menjadi seimbang antara urusan duniawi dengan akhirat. Sebenarnya di kantor sudah mengadakan hal tersebut, sayangnya selalu bentrok dengan jadwal turun ke lapangan. Akhirnya saya dengan beberapa orang teman yang merasakan hal yang sama membentuk suatu grup di kantor untuk membuat sebuah kelas pengajian kecil. Kelas ini akan dimulai di tahun depan, semoga dilancarkan.

allah

Lebih Hemat dalam Keuangan

Merasa boros di tahun 2017 membuat saya memikirkan resolusi hemat keuangan di tahun 2018. Hemat dalam arti gunakan seperlunya, sisanya harus ditabung atau melakukan investasi. Apalagi di tahun 2018 saya sudah memprediksi akan mengeluarkan sejumlah uang yang cukup banyak karena Alfi sebentar lagi akan masuk ke sekolah dasar bertepatan dengan saya yang akan melaksanakan dikdas. So, mau tidak mau di tahun 2018, resolusi untuk hemat keuangan harus benar-benar dilakukan.

Menambah Momongan

Setiap kali bertemu saudara jauh atau teman pasti saya akan ditanya “kapan nambah momongan?”. Sebenarnya sih saya dan keluarga sudah berniat sejak lama, tetapi memang belum ada jalannya saja. Semoga di waktu yang tepat di tahun 2018, keluarga kecil kami dianugerahi kembali bayi mungil yang akan menjadi adiknya Alfi. Dengan begitu sudah lengkap deh, sesuai dengan program pemerintah sejak dulu, dua anak saja cukup.

keluarga

Sekarang baru bertiga, besok semoga sudah bertambah

Pergi ke Tempat Baru

Resolusi ini sebenarnya sama seperti di tahun sebelumnya, yaitu menjelajah ke tempat baru. Tempat baru ini tidak harus ke luar negeri atau ke luar daerah di Indonesia. Tempat baru ini bisa saja tempat yang dekat namun belum pernah saya datangi.

Mengapa pergi ke tempat baru menurut saya penting jadi sebuah resolusi? itu karena dengan mendatangi tempat baru, saya merasa mendapatkan sebuah pengalaman hidup yang berharga sekaligus sebagai sarana untuk menyegarkan diri dari rutinitas. Rasanya menyenangkan ketika mengunjungi tempat yang belum pernah saya didatangi. Suasana petualangan membuat jiwa dan raga menjadi sehat versi saya.

evrinasp

Pergi ke tempat baru menambah pengalaman, menyehatkan jiwa dan raga

Utamakan Kesehatan Sebagai Modal Utama

Nah, ini menjadi resolusi pamungkas saya dari daftar resolusi di atas. Untuk mewujudkannya maka tubuh ini harus sehat baik jiwa dan raganya. Walaupun saatnya diberikan sakit jangan kelamaan karena waktu akan banyak terbuang. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka di tahun 2018 nanti gaya hidup sehat harus lebih diterapkan. Misalnya dengan tetap mengkonsumsi makanan bergizi secara teratur, tidak begadang, melakukan olah raga minimal seminggu sekali, dan berhenti beraktivitas ketika tubuh sudah terasa lelah. Soalnya di tahun 2017, saya merasa sudah menzholimi hak tubuh untuk menikmati rasa sehat akibat tubuh kurang istirahat. Padahal sudah jelas, kesehatan menjadi pangkal dari semua aktivitas, kalau sakit tentu akan menghambat semua akivitas.

Kalau Sakit Jangan Lama-Lama, Segera Pulihkan

Saya bersyukur, meski aktivitas cukup padat di tahun 2017, tubuh ini masih tetap diberikan nikmat sehat. Saya hanya merasakan beberapa kali saja tubuh ini lelah akibat kesalahan saya sendiri. Saat tubuh sudah terasa lelah, saya tetap menempanya demi tercapainya target. Padahal kalau sudah lelah sebaiknya biarkan tubuh mendapatkan haknya untuk beristirahat. Kemudian beberapa kali juga saya melewati pemenuhan kebutuhan gizi terutama saat hendak makan di jam kerja. Berkat kelalaian saya tersebut, tubuh jadi mudah sekali terkena serangan kuman penyakit khususnya virus influenza yang menyebabkan demam, batuk, serta pilek. Jika saya sudah terkena rentetan penyakit tersebut, maka akan memberikan efek yang lebih lama walaupun penyakit tersebut tergolong penyakit ringan.

Di minggu pertama saat virus influenza sudah menginfeksi, biasanya saya akan terkena demam, badan terasa ngilu hingga menjadi lemas. Kalau keadaan tersebut terjadi, saya akan menghentikan aktivitas di lapangan untuk sementara waktu. Di minggu kedua saat pilek melanda, baru kemudian saya dapat beraktivitas kembali meskipun pilek juga sangat mengganggu kegiatan.

Nah, yang perlu diwaspadai adalah ketika sudah mulai terkena batuk. Berdasarkan pengalaman, kalau saya terkena batuk maka sembuhnya agak lama sehingga saya harus segera pergi ke dokter untuk berobat. Dengan begitu saya dapat mengantisipasi lebih lanjut agar dapat beraktivitas normal kembali.

Untuk memulihkan kesehatan seperti sedia kala, saya mengkonsumsi vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Vitamin tersebut adalah Theragran-M yang mengandung multivitamin dan mineral.

theragran-m

Multivitamin sudah pasti saya konsumsi setiap hari, tetapi mineral yang mungkin belum tercukupi kebutuhannya. Padahal mineral juga penting untuk menjaga daya tahan tubuh terutama membantu saat proses penyembuhan.

Di dalam Theragran-M terdapat dua mineral esensial yang penting untuk tubuh, yaitu Magnesium dan Zinc. Kedua mineral tersebut bermanfaat dalam pencegahan penyakit karena dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat hubungan antara kekurangan Magnesium dan Zinc dalam tubuh terhadap manifestasi alergi, infeksi serta penyakit yang disebabkan oleh jamur, bakteri dan virus.

Berikut adalah beberapa manfaat dari Magnesium dan Zinc bagi tubuh:

Magnesium

Magnesium adalah salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Mineral ini sebenarnya secara alami dapat diperoleh dari sumber makanan sehari-hari seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, buncis, ikan, serta rempah.-rempah. Hanya saja terkadang porsi kebutuhan sehari-hari belum terpenuhi akibat pola makan yang salah. Padahal jika porsi sudah tercukupi, maka dapat menjaga daya tahan tubuh dan menghindarkan diri dari penyakit.

Dilangsir dari doktersehat.com [1] diketahui bahwa Magnesium bermanfaat untuk pencegahan osteoporosis, menjaga fungsi kerja otot, menjaga kelancaran metabolisme tubuh, mencegah  gangguan pencernaan, mengendalikan dan mengontrol kadar gula darah, serta mencegah hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Zinc

Selain Magnesium, Zinc juga termasuk mineral penting yang diperlukan oleh tubuh. Berdasarkan informasi dari klinikgizi.com [2] diketahui bahwa Zinc banyak ditemukan di dalam sel tubuh. Mineral tersebut berperan sebagai katalisator reaksi-reaksi biokimia dalam tubuh saat beraktivitas serta sebagai salah satu komponen penting pada DNA, RNA dan penyatuan asam nukleat. Zinc banyak ditemukan di dalam sistem saraf, sistem kekebalan tubuh, jaringan darah, sistem pencernaan manusia, dan terlibat dalam metabolisme dengan hampir 300 jenis enzim di dalam tubuh. Apabila seseorang mengalami defisiensi Zinc maka akan lebih rentan terhadap penyakit, bahkan kekurangan zinc diketahui menjadi penyebab atas lebih dari 800.000 kematian anak di dunia setiap tahunnya.

Theragran-M sebagai sumber multivitamin dan mineral telah diresepkan oleh para dokter sejak tahun 1976 atau sekitar lebih dari 40 tahun yang lalu. Theragran-M berbentuk tablet dengan salut gula yang mengandung multivitamin seperti Vitamin A, Vitamin B, Vitamin C, Vitamin D, dan Vitamin E, serta mineral esensial Magnesium, Zinc, zat Besi, Tembaga, Mangan, dan Iodium.

Multivitamin dan mineral Theragran-M aman dikonsumsi karena sudah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi: DTL 1224403416A1 serta memiliki sertifikat halal dari LPPOM MUI dengan nomor 00280032151004. Selain aman, untuk mendapatkannya juga mudah karena Theragran-M termasuk ke dalam obat bebas terbatas dengan tanda khusus lingkaran berwarna biru dengan garis tepi hitam. Multivitamin dan mineral ini dapat diperoleh baik secara offline dengan membeli secara langsung di apotik atau toko obat, maupun secara online dengan memesannya di toko online atau e-commerce.

Theragran-M yang diproduksi oleh PT Taisho Pharmaceutical Indonesia ini membantu saya ketika menjalani proses penyembuhan selain mengistirahatkan tubuh dan mengkonsumsi makanan bergizi. Jika tubuh sudah sehat kembali, maka saya dapat beraktivitas lagi untuk mewujudkan beberapa resolusi yang sudah direncanakan.

Bagi saya membuat resolusi itu penting karena selain sebagai bahan rencana untuk kegiatan di tahun mendatang, juga sebagai bahan evalusi terhadap rencana yang belum terealisasi. Resolusi juga dapat digunakan sebagai bahan refleksi akan kekurangan diri agar dapat memperbaiki.

Demikian cerita resolusi saya untuk tahun 2018. Apakah teman-teman juga sudah menetapkan resolusi yang ingin diwujudkan? Apapun rencana yang ingin dicapai, semoga dapat terwujud ya dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan.

[1]  doktersehat.com. Manfaat Magnesium Untuk Mencegah Berbagai Penyakit. http://doktersehat.com/manfaat-magnesium-untuk-mencegah-berbagai-penyakit/ [diakses tanggal 24 Desember 2017].

[2] klinikgizi.com. 2016. Manfaat dan Kehebatan Zinc Bagi Tubuh Manusia. https://klinikgizi.com/2016/01/09/9339/ [diakses tanggal 24 Desember 2017]

57 Comments

  1. Nerslicious - Nugraha Fauzi

    Reply

    Semoga tercapai resolusinya mbak, anw ta doain semoga nambah satu keluarganya biar tambah rame ??

  2. Suryani Palamui

    Reply

    Wah, jadi keinget saya belum bikin resolusi untuk tahun 2018 nih kak. Next post coba buat deh. Hehe.
    Semoga resolusinya tercapai semua yaaa. Apalagi yang mau nambah anggota keluarga lagi. So sweet banget 🙂

  3. Dwi Wahyudi

    Reply

    Bismillah… Tahun 2018 sudah dihadapan mata, semoga apa yang menjadi resolusi kita semua. Amin…

  4. Reply

    semoga tercapai resolusinya. setiap tahunnya sambil nyusun target baru selalu inget sama target-target tahun sebelumnya, ada yang tercapai, ada yang belum. sangat bersyukur kalau bisa mencapai resolusi tahun sebelumnya, bahkan lebih dari ekspektasi. semoga tahun depan semua yang direncanakan bisa terlaksana ya.

  5. Reply

    sejujur nya, kalau saya pribadi iya mba, pernah merasa hampa. entah kenapa ya padahal asik asik aja, hidup juga enak enak aja, tapi kok hampa. ya mungkin itu, ga seimbang urusan dunia dan akhirat nya 🙁 hiiikkss semoga kita bisa menjadi lebih baik lagi AMIN YRA

  6. Reply

    Waaah, banyak resolusinya ya, amiin semoga semuanya lekas terkabul dan terealisasi. Dan btw, anak pertama sudah besar tapi mbak masihhhhh awet muda 😀

  7. Reply

    Keren sekali resolusinya, clear bangeeeett …yang baca aja ikut semangat nih….. semoga semua dapat dilaksanakan tanpa hambatan berarti dan kalaupun ada hambatan bisa dihadapi dengan keren dan mulus. semangat mbaaaaa …aamiin

  8. Reply

    Wuih, mantap resolusinya buat 2018. Semoga terkabul terutama yang nomor 5. Aku sendiri tanpa perlu bikin resolusi bakal dapat momongan baru tahun ini, insya Allah. Hehehe. So, kayanya tahun ini bakal menghindari jalan-jalan apalagi sampai ke tempat jauh yang butuh waktu berhari-hari. Sayang banget ninggalin bayi yang masih lucu-lucunya 🙂

    • Reply

      Soale tahun 2018 kerjaanku rada abot mas eko, jadi ya harapannya semoga bisa menambah momongan sing lancar, maklum orang lapangan

  9. Reply

    Ntah kenapa, resolusiku yg keseringan gagal dari tahun ke tahun, itu ttg hidup lebih sehat dan olahraga -_- .. Awal2 masih semangat.. Tp lama2 melempem dan malah keseringan lupa.. Hufft…. 2018 pun aku msukin lg mba ke dlm resolusi.. Kita liat aja berhasil ato tidak 😀

  10. Reply

    Semoga semua resolusinya kesampaian tahun ini 🙂

    Btw, aku kira kamu masih belom punya anak kecil hehehe, awet mudaaaa 😀

    Cheers,
    Dee – heydeerahma.com

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.