Resolusi Ku di Tahun 2015

Resolusi Ku di Tahun 2015

Menjelang pergantian tahun ditemani gemericik air hujan dan kumandang adzan magrib, saya mulai menorehkan beberapa rencana dan pengharapan yang ingin diwujudkan di tahun 2015. Saya menyebutnya sebagai My Resolution in 2015 atau Resolusiku di tahun 2015. Resolusi ini telah saya kumandangkan ketika beberapa minggu yang lalu mendaki Gunung Cikuray. Apa saja resolusi yang ingin saya capai? Berikut rinciannya:

Belajar bahasa inggris

Sejak dulu kemampuan verbal saya memang kurang. Jika teman-teman di sekitar begitu mudah menguasai bahasa baru maka saya membutuhkan waktu cukup lama untuk menguasai suatu bahasa. Kemampuan berbahasa terutama bahasa inggris saya semakin berkurang karena jarang diasah, seperti pisau yang jarang digunakan. Apalagi jika ada bahasa baru yang harus saya kuasai maka bahasa lama cenderung hilang. Begitulah saya, memang practice makes perfect ya harusnya saya tetap mengasah kemampuan bahasa inggris meskipun jarang digunakan. Nah, guna mengatasi masalah tersebut, saya berniat untuk mulai belajar bahasa inggris lagi, eh salah ding bukan niat aja, tapi HARUS dilakukan!. Semangat!

Jelajah Semeru dan Gunung lainnya

Masih tetap sama, Semeru adalah cita-cita yang ingin saya wujudkan di tahun 2015. In syaa Allah jika tidak ada halangan di bulan ketiga saya dan teman-teman akan melakukan ekspedisi kesana. Selepas dari Semeru sudah menunggu beberapa destinasi lainnya yang ingin kami jelajahi, tentunya untuk menyalurkan jiwa petualang kami yang tak terbendung. Semoga, aamiin.

Mendedikasikan diri untuk bidang pertanian

Sebagai seorang penyuluh pendamping lapangan (PPL) dibidang pertanian, maka saya harus all out ketika terjun ke masyarakat. Apalagi tahun 2015 MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) sudah berlangsung, maka sudah menjadi kewajiban saya untuk terus mendampingi petani menghadapi peluang dan tantangan yang ada. Untuk itu tahun ini saya harus benar-benar fokus pada para petani yang telah memberikan sumbangsihnya bagi Negara.

Blog untuk sarana berbagi

Bapak Basuki seorang Widyaiswara di PPMKP Ciawi pernah mengatakan apakah bedanya antara pemilik harta dengan pemilik ilmu? Jawabannya adalah kalau pemilik harta maka kita yang akan menjaga harta karena takut hilang dan lain-lain, sementara pemilik ilmu, maka ilmu yang akan menjaga kita sepanjang hayat meskipun kita tak lagi di dunia. Berdasarkan hal tersebut saya ingin menjadikan hobi ngeblog sebagai sarana untuk berbagi. Ketika kemampuan finansial kita terbatas, maka berbagi melalui ilmu dan informasi akan sama artinya jika bermanfaat bagi orang lain. Mari teman-teman kita semangat untuk terus menulis dan menyebarkan kebaikan.

Mengembangkan bisnis dari rumah

Kebetulan beberapa hari yang lalu saya sudah pindah rumah. saya sudah meminta izin suami menjadikan beberapa bagian rumah untuk dijadikan area berbisnis. Sudah ada beberapa rencana yang ingin saya wujudkan guna menambah pundi-pundi pendapatan supaya tidak hanya mengandalkan gaji saja. Semoga cita-cita tersebut dapat tercapai. Aamiin.

Jadi ibu dan istri yang lebih baik lagi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya pada postingan Kaleidoskop, tentunya sebagai manusia kita ingin berubah menjadi lebih baik lagi. Itulah yang ingin saya lakukan, menjadi ibu yang lebih bijak bagi Alfi, dan menjadi istri yang lebih baik lagi dalam mendampingi suami. Karena jiwa saya masih kekanakan kadang saya suka lupa kalau sudah menjadi emak-emak, niat ini harus benar-benar dijalankan supaya Alfi dan ayah senang.

Membangun Taman Bacaan

Nah, saya adalah penggemar komik dan suami saya adalah penggemar novel. Buku-buku kami sudah mulai banyak, sayang jika hanya didiamkan saja pada lemari buku. Rencananya saya ingin membangun taman bacaan supaya buku-buku itu dapat bermanfaat bagi orang lain. Saya โ€˜gak sabar pingin ย membuat rak buku dan memenuhi dengan buku-buku bacaan kami.

Itu adalah beberapa resolusi yang ingin saya lakukan di tahun 2015. Kita perlu melakukan evaluasi terhadap hal-hal yang telah dilakukan sebagai pembelajaran. Melalui tulisan Kaleidoskop Tahun 2014, saya menuangkan beberapa hal yang telah dilakukan dan apa saja yang belum tercapai.

Nah teman-teman apa resolusi mu di tahun 2015? Jangan ragu untuk menulis dan memvisualisasikannya ya, karena menurut Andrew Carnegie segala sesuatu yang bisa dibayangkan dan diterima oleh pikiran kita, bisa menjadi kenyataan. Oleh karena itu sebuah mimpi dan cita-cita harus divisualisasikan, salah satunya dengan menuliskannya baik melalui blog maupun papan impian kita.

Jadi, apa resolusi mu teman?

31 Comments

  1. Pingback: Kaleidoscope Tahun 2014 Seorang Penyuluh, Blogger, Ibu Rumah Tangga, dan Hiker | evRina shinOda

  2. Indra Kusuma Sejati

    Reply

    Resolusi tahun 2015 yang keren, semoga tercapai segala hajat dan niatannya ya Mba

  3. Edi Padmono

    Reply

    Dalam sebuah perencanaan sebenarnya bukan seberapa besar atau bagusnya rencana itu melainkan konsistensi dalam pelaksanaan dan evaluasi adalah bagian yang sangat penting.
    Mudah mudahan semua terlaksana dan membawa keberkahan.

  4. mukhofas al fikri

    Reply

    sangat sedikit sekali dan lebih banyak sibuknya mengurus masyarakat petani. kalo saya juga ingin dapat bisa merealisikan visi dan misi saya sebanyak-banyaknya hehehe.. *aku kudu bisa

    • Reply

      saya aamiin kan mak, saya belom kuat kalo nulis buku solo harus konsen ya, sekarang nyicil2 tulisan yang bermanfaat dulu aja deh, semangat!

  5. Reply

    Semoga resolusinya tercapai, ya. Ide taman bacaannya bagus sekali ๐Ÿ™‚ Aku ada beberapa rencana di tahun 2015, salah satunya menerbitkan buku ke lima. Doakan saja, ya ๐Ÿ™‚

  6. oRiN

    Reply

    wiiwww… mantap nih resolusinya… semoga semuanya tercapai dan melebihi harapan ya, mak ev ๐Ÿ™‚

  7. Reply

    Keren Mak … suka membacanya. Dirimu sosok perempuan yang produktif yang selalu ingin bermanfaat bagi banyak orang. Barakallah. Semoga tercapai :*

  8. Pingback: The Amazing 2016 and Year of Challenges - Evrina Budiastuti

  9. Pingback: Tahun 2018, Mau Ngapain Aja? - Evrina Budiastuti

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.