Segera Cuci Piring Hingga Bersih




Sebelum berangkat kerja, saya selalu menyempatkan diri untuk cuci piring. Alasannya karena kurang suka aja kalau ada piring menumpuk di dapur. Dapur saya bukan termasuk yang bersih atau rapih sebenarnya, tapi paling tidak, saya berusaha untuk menjaga agar kondisinya sehat bagi lingkungan rumah terutama di bagian tempat cuci piring. Itu sebabnya walaupun sedang grasak-grusuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan pada aktivitas pagi, saya selalu menyempatkan untuk mencuci piring. Namun, ada kalanya saya lupa tidak mencuci piring karena tergesa-gesa dan lupa ini sih faktor U. Ketika pulang kerja saya baru sadar kalau tumpukan piring kotor sudah bertambah akibat paginya tidak dicuci dan itu bahaya lho.

Lho kok bahaya? Iya, yang namanya menunda-nunda pekerjaan itu sungguh sangat tidak baik termasuk urusan simple yaitu mencuci piring. Itu karena piring-piring kotor dan sisa makanan bisa membuat bakteri dan kuman makin berkembang lagi. Saya jadi ingat pesan guru Biologi sewaktu SMA yang mengatakan kalau di sekeliling kita itu hidup sekumpulan mikroorganisme baik dan jahat. Ya kalau baik tidak masalah kan, nah kalau yang jahat? Bisa berbahaya bagi kesehatan tentunya.

Jangan Menunda Cuci Piring

Mengutip dari alodokter.com diketahui bahwa tempat cuci piring itu mengandung bakteri 100ribu kali lebih banyak daripada bakteri di kamar mandi. Dan dalam sehari, sebuah bakteri dapat berlipat ganda hingga 8 juta sel. Jadi kalau kita kalikan, 100ribu dikali 8 juta sel sehari itu hasilnya banyak banget bakterinya. Padahal saya pikir kamar mandi adalah tempat yang paling banyak menyumbangkan bakteri, ternyata malah tempat cuci piring ya.

Kemudian, kalau secara kasat mata kita menganggap piring dan peralatan dapur lain itu sudah bersih ketika dicuci ternyata belum tentu benar lho. Faktanya ada beberapa jenis kuman yang tidak bisa hilang walaupun piring dan peralatan lainnya sudah dicuci bersih. Para peneliti dari Ohio State University seperti yang dilangsir oleh detik.com menemukan bahwa kuman penyebab keracunan makanan yang bernama norovirus tidak dapat dibasmi hanya dengan mencuci piring saja. Setau saya virus memang sulit untuk dibasmi dan dapat bertahan pada berbagai kondisi berkat kemampuannya mengkristalisasi diri. Jadi kalau kita menganggap hanya ada bakteri dan kuman saja yang menempel di piring kotor, ternyata ada juga virus bandel yang mengancam kesehatan apabila tidak dibersihkan dengan benar.

Itu sebabnya jangan menunda untuk mencuci piring karena nanti malah kita beternak bakteri beserta virus. Sebisa mungkin sehabis makan dan menggunakan peralatan dapur langsung dicuci agar dapur tetap bersih dan sehat.

Cuci Piring Sampai Bersih dengan Scotch-Brite

Untuk mendapatkan piring dan peralatan dapur yang bersih diperlukan alat yang dapat menjangkau hingga ke sudut-sudutnya agar tidak menyisakan kuman sedikitpun. Spon pembersih adalah alat yang dapat membantu kita para ibu untuk membersihkan piring dan peralatan lainnya. Kebetulan saya memakai sabut spon dari Scotch-Brite (Product review, please read Disclosure) yang 3X Cepat Bersih, 3X Tahan Lama.

Sabut spon dari Scotch-Brite ini dibuat dengan teknologi yang ampuh untuk membersihkan kotoran karena terbuat dari serat dan mineral berkualitas. Berkat bahan tersebut, pemakaian sabut spon ini jauh lebih tahan lama dibandingkan dengan produk lainnya. Kalau lebih tahan lama berarti kita bisa menghemat pemakaian sabut spon ini ya karena pemakaian sabut spon pembersih memang harus diganti secara rutin.

Nah, perlu diketahui nih kalau memilih sabut spon pembersih harus tepat dengan jenis peralatan masaknya agar bersih maksimal. Scotch-Brite menyediakan beberapa varian untuk membersihkan peralatan dapur kita, yaitu:

Sabut Spons Hijau Scotch-Brite untuk mencuci alat masak

Sabut hijau ini dirancang khusus untuk membersihkan peralatan masak yang umumnya mengandung lemak dan sisa bumbu-bumbu dapur yang agak sulit untuk dibersihkan.

cuci-piring

cuci-piring

Sabut Spons Anti-Gores Scotch-Brite untuk mencuci alat makan dan alat masak teflon/anti-lengket

Sabut berwarna kuning dibuat agar tidak menggores lapisan permukaan pada peralatan makan serta alat masak yang anti lengket seperti Teflon. Sehingga permukaan peralatan tersebut tetap mulus dan tidak meninggalkan celah yang disukai kuman.

cuci-piring

cuci-piring

Sabut Spons Tempat Minum Anak

Sabut spon berwarna pink dan berukuran panjang ini dirancang untuk membantu menjangkau bagian dalam tempat minum anak. Terkadang di dalam tempat minum maupun botol susu anak tersisa kerak meskipun sudah dibersihkan dan disterilkan sehingga diperlukan alat pembersih yang sesuai agar hasilnya maksimal.

cuci-piring

Masing-masing sabut spon sudah didesign sedemikian rupa agar dapat membersihkan kotoran secara maksimal hingga ke sudut peralatan dapur. Jadi jangan sampai salah pilih ya supaya peralatan kita juga terjaga dan terhindar dari kerusakan.

Tip Cuci Piring ala Evrina

Kalau biasanya saya memberikan tip seputar budidaya tanaman, sekarang saya mau memberikan sedikit tip singkat bagaimana caranya mencuci piring yang baik ala saya ya.

  1. Cucilah di air mengalir agar kotoran dari satu peralatan tidak mencemari peralatan lain karena sudah terbawa aliran air. Kalau di tempat makan yang sudah bersertifikat mewajibkan adanya sanitasi dengan air yang mengalir lho.
  2. Kelompokkan peralatan yang hendak dicuci menjadi beberapa bagian seperti peralatan dapur, peralatan makan, peralatan makan anak dan lain-lain.
  3. Cucilah dari peralatan yang agak bersih atau yang memiliki kotoran lebih sedikit
  4. Bilas hingga bersih dan kering anginkan peralatan yang sudah dicuci
  5. Cuci sabut spon yang sudah digunakan hingga bersih lalu letakkan pada suatu tempat untuk dikering anginkan.
  6. Bersihkan tempat cuci piring jangan sampai ada sisa sampah atau kotoran

Demikianlah artikel tentang cuci piring yang ternyata tidak boleh kita anggap sepele. Ingat, ada bakteri dan virus yang mengincar. Daripada beternak bakteri, mending kita beternak ayam yang lebih menghasilkan, so jagalah selalu kebersihan dapur dan lingkungan rumahnya ya.




Sumber Informasi:

[1] Alodokter. Menjaga Dapur Bebas Bakteri. http://www.alodokter.com/menjaga-dapur-bebas-bakteri [diakses tanggal 18 Oktober 2016].

[2] detik.com. 2012. Awas, Kuman Makanan Ini Tak Hilang Walau Piring Sudah Dicuci Bersih http://health.detik.com/read/2012/12/26/102614/2126656/763/awas-kuman-makanan-ini-tak-hilang-walau-piring-sudah-dicuci-bersih. [diakses tanggal 18 Oktober 2016].

62 Comments

  1. Reply

    Kalo cuci piring gue juga selalu kelompokkan berdasar kegunaannya dan habis itu cuci bilasnya pake air mengalir. Eneg sih lihat kalo ditumpuk lama. Pernah soale. Huehehehe

  2. Reply

    mau ah punya sabut Scothbrite, mau ngajarin anak-anak biar kalau habis makan langsung cuci piring snediri. kan sabutnya gampang dipakai dan seusah disesuaikan kebutuhan ya. keren-keren

  3. Reply

    Saya juga pake produk ini Mba Evrina, tapi hanya buat cuci piring sama sendok saja sih karena tidak prenah masak *ga punya dapur
    Dan produknya emang lebih tahan lama sih ๐Ÿ™‚

  4. Reply

    Inilah super-woman multi talent, urusan tanaman ok, hiking hayuk.. urusan dapur pun .. piawai !
    Spons yg full color bikin mencuci bergairah .. hehehe

    maunya remes-remeeess teruusss ….
    #sponsnyaaa ..haha

    i liked ur page ..done ๐Ÿ™‚

  5. Reply

    “Dikeringkan abis dipake”

    Itu yang saya baru kepikiran. Benar juga, soalnya kalau tetap basah maka bakterinya akan berkembanng. pesat.

  6. Reply

    Akuuhhh sebenernya gak hobi cuci piring. Tapi…. khusus properti buat foto yg pecah belah, itu kudu aku cuci dewe. Kuatir pecah. Soalnya Si Mbak hobinya mecahin pecah belah. Wkwkwkwk.

  7. Reply

    duh saya banget tuh yang suka numpukin piring kotor karena menurut saya mencuci kumpulan banyak piring kotor itu lebih hemat air, hehe ๐Ÿ™‚

    tapi ternyata saya salah yah, ok deh mulai sekarang harus langsung nyuci piring setelah makan

  8. Reply

    aku baru nih kak beda warna beda juga fungsinya, kirain mah sama aja. Kayanya aku perlu beli yg kuning deeeh buat nyuci teplon hihi

  9. Reply

    SB sih pinter kalau saya bilang, karena cuci piring itu kebanyakan dilakoni emak-emak, jadi sponsnya dibikir berwarna-warni, walau ga ngerti perbedaannya biasanya emak-emak bakal beli karena “lucu”. ๐Ÿ˜€

  10. lianny hendrawati

    Reply

    Spons warna hijau itu sudah dari dulu pakai buat cuci piring. Nah yang warna pink dan orange baru pake tahun lalu. Jadi lumayan gampang ya cuci botol minum pake sabut warna pink itu.

  11. Levina Mandalagiri

    Reply

    Spon nya berbeda bentuk ternyata beda fungsi ya. Euh, baru ngeh. Lucu-lucu juga warnanya.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.