SLPTT Padi Sawah: Pembukaan




slptt

Beberapa waktu yang lalu saya memperlihatkan diri sedang melakukan pendampingan dan pengamatan bersama petani di media sosial. Foto yang saya perlihatkan adalah bagian dari program SL-PTT Padi Sawah yang saat ini sedang berlangsung di Kelompok Tani (Poktan) Subur Jaya, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Program ini merupakan program tahunan yang dilaksanakan oleh semua penyuluh di Kabupaten Bogor. Hanya saja untuk tahun ini diimplementasikan dalam satu kecamatan, dan poktan Subur Jaya yang kemudian terpilih untuk mewakili pelaksanaan SL-PTT.

SL-PTT adalah kependekan dari Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu. Melalui sekolah ini, petani diarahkan untuk mengoptimalkan input yang ada melalui pengamatan dan pengambilan keputusan berdasarkan evaluasi dengan memadukan teknologi spesifik lokasi yang cocok dengan wilayah tersebut. Disebut sebagai sekolah lapangan karena kegiatan belajar berlangsung di persawahan dimana akan terdapat laboratorium lapang berupa petak sawah yang menjadi lokasi pengamatan. Laboratorium lapang atau LL yang digunakan pada sekolah kali ini memiliki luasan sebesar 5000 m persegi.

Tujuan diadakannya SL-PTT padi sawah adalah meningkatnya pengetahuan , keterampilan dan sikap petani sehingga penerapan adopsi teknologi PTT padi berjalan lebih cepat, berkelanjutan serta replikasi ke areal yang lebih luas dapat terwujud. Kemudian diharapkan dapat meningkatkan produktivitas padi sawah sebanyak 0.5-1 ton/ha pada areal SL PTT dan 1-1,5 ton/ha pada areal LL.

slptt

Para peserta SLPTT di Laboratorium Lapang

Mengenal Istilah dalam SL-PTT

  • PTT atau Pengelolaan Tanaman Terpadu adalah suatu pendekatan inovatif dalam upaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi usahatani melalui perbaikan sistem/pendekatan dalam perakitan paket teknologi yang sinergis antar komponen teknologi, dilakukan secara partisipatif oleh petani serta bersifat spesifik lokasi.
  • Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) adalah suatu tempat pendidikan non formal bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali potensi, menyusun rencana usahatani, mengatasi permasalahan dan mengambil keputusan dengan emnerapkan teknologi yang sesuai dengan kondisi di wilayahnya.
  • Laboratorium Lapangan (LL) adalah kawasan atau area yang terdapat dalam kawasan SLPTT yang berfungsi sebagai lokasi percontohan, temu lapang, tempat belajar dan tempat praktek penerapan teknologi yang disusun dan diaplikasikan betsama oleh kelompok tani/petani.

Komponen PTT Padi Sawah

Dalam PTT Padi Sawah dikenal dua buah komponen yaitu komponen teknologi dasar dan pilihan. Komponen teknologi dasar adalah komponen yang harus diterapkan dalam pelaksanaan PTT padi, sedangkan komponen pilihan adalah beberapa komponen yang dapat dipilih berdasarkan kebutuhan lokasi. Berikut adalah kedua komponen tersebut:

  1. Komponen Teknologi Dasar
  • Varietas modern, varietas unggul baru (VUB), varietas unggul hibrida (VUH), varietas unggul tipe baru (VUTB)
  • Bibit bermutu dan sehat (perlakuan benih)
  • Pengaturan cara tanam (jajar legowo)
  • Pemupukan efisien menggunakan Bagan Warna Daun (BWD), Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS) dan Permentan No. 40/OT.140/4/2007 tentang pemupukan spesifik lokasi.
  • PHT sesuai OPT sasaran
  • Bahan organic/pupuk kandang/ameliorant
  1. Komponen Pilihan
  • Pengolahan tanah yang baik
  • Tanam bibit muda umur 14 hari setelah sebar (HSS) atau 21 HSS
  • Pengairan berselang (perbaikan aerasi tanah)
  • Pupuk cair (PPC, pupuk organic, pupuk bio/hayati), ZPT, pupuk mikro
  • Pengendalian gulma dengan landak/gasrok
  • Penanganan panen dan pasca panen

Memulai SLPTT

Pada hari pertama pembukaan, para peserta melakukan pre test terlebih dahulu untuk mengetahui seberapa besar pengetahuan yang sudah dikuasai oleh para peserta sekaligus memberikan peringkat terhadap objek bahasan yang kurang dikuasai peserta.

Pagi hari sebelum acara pembukaan, para peserta diajak ke area LL untuk melakukan pre test. Setiap peserta harus menjawab pertanyaan berdasarkan ballot box yang disediakan. Para peserta memasukkan koin yang sudah diberikan ke dalam box jawaban yang sudah disediakan. Setelah selesai, para peserta diarahkan untuk kembali menuju saung guna melakukan pembukaan.

slptt

Para Peserta sedang melakukan pre test

slptt

Masing-masing peserta menjawab pertanyaan yang diberikan

Pembukaan SLPTT dihadiri oleh beberapa pihak mulai dari kepala desa, perwakilan kecamatan, UPT Pertanian, BP3K dan BKP5K. Dalam pembukaan, peserta diberikan gambaran secara umum hal-hal apa saja yang harus dilakukan selama pelaksanaan SL dan apa saja yang bisa didapatkan dengan mengikuti kegiatan tersebut.

Setelah pembukaan, maka dilakukan scoring terhadap jawaban peserta. Dari hasil scoring didapatkan lima pertanyaan dengan scoring terendah yang akan menjadi pokok bahasan pada pertemuan berikutnya.

slptt

proses scoring

Kelima materi tersebut adalah:

  1. Menentukan kebutuhan pupuk urea sesuai kebutuhan
  2. Penentuan penggunaan pupuk organik
  3. Menguji benih bermutu
  4. Perontokan gabah
  5. Pengendalian organisme pengganggu tanaman

Kelima materi tersebut akan dibahas secara bertahap berdasarkan pertemuan selanjutnya yang sudah disepakati. Pembahasan nantinya akan mengedepankan metode pendidikan orang dewasa dimana para peserta sangat terlibat aktif di dalamnya mulai dari pembahasan, evaluasi hingga mendapatkan keputusan.

Kedepannya, semoga kegiatan SLPTT ini dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap petani yang berdampak positif terhadap produktivitas hasil padi dan tentunya kesejahteraan mereka sendiri.

37 Comments

  1. Edi Padmono

    Reply

    Bener bener hijau, materinya bagus tapi jujur agak kurang ngerti pembahasannya. Mungkin perlu ke kelas kali ya tidak cukup baca doang.

  2. Reply

    Menyimak mbak Ev, meskipun saya kurang ngeh dengan artikelnya tapi saya suka dengan foto-fotonya, serba hijau dan luas jadi ikutan seger ngeliatnya. Saya juga suka dengan semangat mbak Ev untuk memberi informasi kepada masyarakat mengenai varietas padi dan cara penanaman yang benar supaya hasilnya bagus ๐Ÿ™‚

  3. Reply

    Sekolah lapang memang perlu diberikan pada petani sebagai edukasi tambahan yang efektif, karena kebanyakan di Indonesia merupakan petani tradisional yang melaksanakan kegiatan pertanian selama ini berdasarkan pengalaman dan tidak dari pendidikan formal. Sehingga sekolah lapang untuk petani perlu, mengingat saat ini global warming sudah mulai nampak keberadaan ancamannya pada bidang pertanian. #TaniJayaTaniIndonesia ๐Ÿ™‚

  4. Reply

    Wah luas sekali ya mbak sawahnya kalau ditempat saya sawahnya itu sempit dan masih bisa dihitung ada berapa kotak sawah.

  5. Reply

    Kegiatan yang super keren Mbak Ev… Ini salah satu profesi impianku, berada di antara petani tuk memberikan manfaat.

  6. Reply

    Kerjaannya mba Evrina menyenangkan sekaligus mulia, seneng deh bacanya dan lihat2 gambarnya yang bikin adem ๐Ÿ™‚

  7. Reply

    cakep bgd sih mbk SLPTT ini. Jd para petani bs updat3 ilmu gt ya mbk. Semoga SLPTT ini segera tersebar ke seluruh nusantara. amin

  8. Reply

    Melihat padi-padi yang tumbuh hijau seperti di atas, saya malah teringat dengan masa KKN awal Februari sampai pertengahan Maret 2014. Posko tempat saya KKN di kelilingi sawah dan pemandangan itu membuatku betah tinggal. Sayang, ada satu niatku yang gak terpenuhi ketika itu., yakni pengen sekali ikut bantu warga panen padinya. Tepat seminggu sebelum masa panen, masa KKN berakhir gara-gara dipercepat waktu penarikan.

  9. Isrofi Achmad

    Reply

    SLPTT, memang sangat bermanfaat bagi petani penggarap sawah mbak, dan tahun 2014 kebetulan Kelopok Tani di Desa saya juga pernah mendapatkan SLPTT ini, dan alhamdulilah hasilnya cukup memuaskan. Salam Kenal, dari blogger Purworejo mbak

  10. Reply

    tempatnya sangat indah, panorama yang sangat bagus dan juga exsotis.
    pasti tumbuhan dan padi disana tumbuh subur. dan pasti kualitas padinya juga bagus.

  11. Pingback: Demonstrasi Plot (Demplot), Alternatif Metode Penyuluhan Untuk Tahap Menilai dan Mencoba - Agricultural Extension Officer, Blogger, and Dreamer

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.