Tentang Impian di Tahun 2016

impian

“Yang bisa dilakukan oleh makhluk yang bernama manusia terhadap impian dan keyakinannya adalah mereka hanya tinggal mempercayainya”

Donny Dhirgantoro, 5 cm.

Rasanya apa yang dikatakan oleh anak-anak mahasiswa itu benar adanya. Saya sepertinya benar-benar terpengaruh oleh novelnya Donny Dhirgantoro yang 5 cm itu. Isinya ‘gue’ banget secara tentang gunung dan impian. Saya adalah orang yang banyak memiliki impian dan harapan meski tidak semua mimpi dapat terealisasi. Tetapi menurut orang-orang yang sudah berhasil, semua kesuksesan berawal dari sebuah impian. Makanya hingga saat ini saya belum berhenti untuk bermimpi, mimpi yang realistis tentunya hehe.

Tahun 2015 lalu saya memiliki beberapa impian hidup yang alhamdulillah sebagian sudah terealisasi, tetapi ada juga beberapa impian yang belum terealisasi. Nah, blog post ini ceritanya menjadi saksi evaluasi diri selama tahun 2015 dan impian hidup yang ingin dicapai tahun ini.

Impian Tahun 2015 dan Realisasinya

Sambil merenung di meja laptop, saya kembali membuka file lama yang memang saya simpan dalam blog post awal tahun 2015. Saya ingat sekali ketika itu membuat beberapa resolusi di Gunung Cikuray yang tertuang pada sebuah kertas. Dari tujuh buah resolusi yang ingin dicapai pada tahun 2015, hanya empat buah saja yang terealisasi. Sisanya masih belum dilakukan.

Tahun 2015 ini bisa dibilang kualitas management diri saya sangat jelek. Ada beberapa rencana yang akhirnya tertunda karena tidak bisa memanage dulu. Sebut saja resolusi untuk belajar bahasa inggris, rencananya saya ingin kursus lagi di tahun 2015. Tetapi karena kerjaan sudah “keteteran”, blog juga tidak terpegang, akhirnya niat itu batal seketika. Padahal saya sangat perlu untuk mengimprovisasi kemampuan berbahasa inggris. Menyesal rasanya pelajaran dan hasil kursus sewaktu belum bekerja dulu tidak diamalkan. Makanya saya ingin tahun ini bisa merealisasikan keinginan belajar bahasa inggris lagi. Semoga benar-benar bisa direalisasikan ya Ev!.

 

impian-dan-harapan

Kemudian untuk taman bacaan, sepertinya ini masuk impian jangka panjang saja, bukan masuk ke dalam rencana tahunan. Soalnya kalau melihat kondisi rumah dan modal, belum memungkinkan memiliki taman bacaan sendiri. Lagi-lagi itu masuk ke dalam keranjang impian dan harapan, semoga saja ada jalan untuk mewujudkannya.

Dari evaluasi diri yang saya lakukan, saya sangat menggaris bawahi untuk mengubah diri agar bisa memanage lebih baik lagi terutama dalam hal kerjaan. Pada bulan Desember tahun 2014 lalu, saya sudah agak santai karena telah membereskan beberapa laporan termasuk kewajiban menyelesaikan Dupak (semacam laporan kinerja untuk naik pangkat). Tetapi tahun 2015 ini saya belum menyelesaikannya sama sekali hingga awal tahun ini. Benar-benar kualitas yang sangat buruk. Itu sebabnya dapat memanage diri menjadi salah satu resolusi 2016 yang harus saya lakukan, jangan sampai pengalaman 2015 terulang lagi karena akan merugikan diri sendiri tentunya.

Namun tahun 2015 benar-benar memberikan keberkahan dari setiap impian yang saya torehkan. Rasa syukur saya panjatkan sebesar-sebarnya atas anugerah yang diberikan Allah SWT terhadap semua impian yang berhasil saya peroleh di tahun 2015.

Impian dan Rasa Syukur

Tahun 2015 lalu, saya merasa mendapatkan impian terindah dalam setahun kemarin. Impian yang awalnya merasa mustahil dan hanya diucap saja tetapi ternyata mampu direalisasikan. Untuk itu saya sangat bersyukur sedalam-dalamnya karena semua yang dicita-citakan dapat terwujud.

Pertama, berdiri di puncak impian: Mahameru

impian-terindah

Awalnya, saya tidak terlalu berharap untuk bisa berdiri di puncak Mahameru. Bisa berangkat sampai Ranu Pane saja sudah Alhamdulillah karena untuk ibu-ibu seperti saya ini tentu banyak pertimbangannya. Sewaktu berangkat, saya harus benar-benar mendapatkan izin dari Alfi dan kedua orang tua saya yang menjaga Alfi karena suami juga turut serta ke Semeru. Saya sampai parno sendiri membayangkan bagaimana jika tidak bisa pulang ke rumah lagi karena banyak cerita pendaki yang hilang atau meninggal di Semeru.

Namun berkat tekad dan keyakinan serta tentunya izin Yang Kuasa, akhirnya saya bisa berdiri di sana, menatap indahnya alam ciptaan Tuhan. Alhamdulillah impian saya terwujud.

Kedua, Pergi ke Luar Negeri

Saya suka takjub melihat teman-teman yang bisa berangkat ke negara lain tanpa mengeluarkan biaya. Saya ingin sekali seperti mereka. Sama seperti impian ke Semeru, awalnya saya menganggap tidak mungkin saya bisa karena merasa diri tidak mumpuni. Namun peluang itu datang melalui sebuah lomba blog yang diadakan oleh salah satu perusahaan travel. Alhamdulillah tiket ke luar negeri saya dapatkan di tahun 2015 meskipun realisasinya baru akan dilaksanakan tahun ini.

 

Ketiga, Memenangkan Beberapa Lomba

Saya senang mengikuti kompetisi, terutama kompetisi yang saya sukai. Tahun 2015 lalu saya menargetkan (meskipun tidak tertulis) untuk memenangi lomba yang ‘gue’ banget juga. Lomba itu diantaranya diadakan oleh Pusat Studi Biofarmaka (pertanian banget kan), Fruit For Love dan Fruitaholic of the Year dari Sunpride (cerita buah-buahan yang saya suka), dan AQUA (karena bertema lingkungan). Mengapa saya begitu bersyukur bisa memenangkannya? Karena risetnya lumayan membakar energy, saya sampai begadang untuk menghasilkan tulisan terbaik versi saya. Rasanya semua terbayarkan dengan pengumuman pemenang.

fruitaholic

Mencapai Impian dan Harapan di Tahun 2016

Saya sudah memiliki resolusi untuk tahun 2016 ini, tetapi ingin menuliskannya nanti ketika sudah berada di sebuah tempat impian. Yang pasti resolusinya sederhana saja dan paling utama adalah meningkatkan kualitas diri.

Tahun 2016 ini merupakan tahun yang penuh persaingan, persaingan yang sehat tentunya ya. Saya sudah merasakan efek dari masuknya persaingan globalisasi ini dimana kerjaan semakin banyak, kita dituntut untuk fast respond dan meningkatkan disiplin dalam hal apapun. Belajar dari tahun 2015 lalu, maka ada beberapa catatan yang harus dipatuhi dan dilaksanakan agar impian dan harapan di tahun 2016 ini dapat tercapai yaitu:

  1. Membuat targeting sesuai dengan kemampuan dan ukuran-ukurannya
  2. Tidak menunda pekerjaan apapun
  3. Disiplin terhadap semua rencana yang sudah disusun
  4. Lakukan evaluasi setiap minggu atau paling telat perbulan
  5. Menyiapkan plan B apabila ada suatu target atau rencana yang tidak tercapai karena suatu hal

Menulis impian ini sebenarnya membuat saya pusing juga karena saya tipe yang jalan saja tanpa memikirkan ini-itu. Tetapi kalau saya begitu terus maka bisa jadi impian yang sudah ditanamkan sulit atau lama terwujud. Nah teman-teman bagaimana dengan impiannya tahun ini? Semoga kita bisa mewujudkannya ya. Aamiin.

76 Comments

  1. ei

    Reply

    Udah punya resolusi 2016, tapi belum ditulis tangan.
    Semoga apa yg dicita2kan tercapai ya ev. Amin.

  2. Reply

    Aminn ya robbal alaminn

    Semoga resolusi di tahun 2016 ini bisa lebih baik lagi ya mbak. Dan smoga bisa segera terealisasi impian dan harapan smean. Insyaallah.. aminnn ^_^

  3. dani

    Reply

    Btw kalau untum berbahasa Inggrisnya bisa ikutan challengenya Blog English Club Ev. Rutin tiap dua minggu sekali ada tema yang dipublish dan bisa dapet review dari mentoe yang reside di luar negeri. Jadi mereka tahu bagaimana penggunaan terms dalam bahasa sehari-hari. 😀

    Dirimu dah warbiyasak banget mah di 2015. Semoga 2016 ini tercapai lebih bagus lagi ya. 😀

  4. hendri hendriyana

    Reply

    wah indah sekali mba mahamerunya, saya mau juga dong diajakin naik gunung 😀

  5. Anis Hidayah

    Reply

    Wah keren, luar biasa mbak ini,,,, Kapan – kapan semoga bisa nanjak bareng kak Evrina 🙂 Semangatttt dah kah untuk mengejar impiannya 🙂

  6. Maminya Zafa

    Reply

    Luar biasa…say aharap saya bisa berkomitment dengan apa yang saya impikan seperti Mbak yang pastinya akan membuat semua orang bahagia yang secara otomatis saya pun ikut bahagia 🙂

  7. Reply

    subhanallah , sangat indah sekali ya bu itu pemandangannya, saya sangat tertarik buk seperti gambar diatas puncak maheru. tinggi sekali samapai ke awan ya bu

  8. Reply

    Masyaa Allah.. tulisannya mbak Evrina membakar semangat saya…
    senang sekali baca tulisan tentang kekuatan mimpi dan pencapaiannya..

    Klop bangat yaa mbak sama suaminya.. senada dalam hal apapun.. jadinya saling mendukung.

    Sukses untuk resolusinya di tahun 2016 yaa mbak Ervy ^_^

  9. Anjar Sundari

    Reply

    Keren foto-fotonya mbak Ev, itu yang putih-putih awan ya mbak? Wow..bagaimana rasanya duduk diatas awan ya?

    Semoga semua keinginan di tahun 2016 bisa tercapai semua ya mbak, aamiin 🙂

  10. muhammad mukhlis

    Reply

    sangat indah sekali ya mb, pemandangan diatas gunung, semoga sehat wal afiat selalu mb 🙂 amin

  11. Reply

    Cita2 boleh tinggi tapi kenapa naik gunungnya pengin tambah tinggi juga sih? Aku capek mbayanginnya hahahaaa

  12. Reply

    Kalo saya sih Mbak, saya pengin bisa belajar Bahasa Inggris secara disiplin, soalnya sejak tahun 2012 lalu, baru tahun akhir 2015 kemaren saya bisa mempelajari Bahasa Inggris tersebut. Saya belajarnya secara online saja lewat DVD yang saya beli di internet.

    Dan untuk lomba blog, biasanya Mbak kalau riset sampai berapa hari ? kalo saya sampai pusing dan lembur mallem

  13. Reply

    alhamdulillah itu sudah banyak yg bisa terwujud yaa.
    salah satu impiannya sm dengan sy dan juga blum terwujud tahun lalu dan masuk ke impian tahunan nih..
    umpul buku sudah di mulai
    tp ternyata terkendala tempat..
    harus ngumpulin dana dulu utk bs bikin ruman baca yg menarik buat anak2 di kampung yg minat abacnya rendah.
    smoga kita bisa yaaa

  14. adi pradana

    Reply

    foto2nya bikin mupeng, apalagi yang berada di ketinggian… belum pernah naik gunung saya…

  15. desi

    Reply

    huwaaaaa… kereeennn, keep spirit n keep fighting kakak, glad to know n keep being a friend of u

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.