The Amazing 2016 and Year of Challenges




evrinasp

Warning ini postingan curhat plus iklan yang dikemas agak menarik supaya tetap enak dibaca, yakin Ev enak dibaca? Iyain aja deh pemirsa biar cepet hehe. Jadi, sekarang ‘kan sudah bulan Desember, biasanya di bulan ini saya membuat sebuah postingan review tentang hal apa saja yang sudah dilakukan selama satu tahun kemarin sekaligus menuliskan apa saja yang ingin dicapai di tahun 2017 nanti. Intinya semacam Resolusi gitu, tetapi lebih realistis dan disesuaikan dengan kemampuan karena kalau tidak tercapai rasanya akan seperti hutang saja.

O iya, memangnya seberapa penting sih membuat review diri sendiri sekaligus mempublish resolusi yang ingin dicapai? Sebenarnya tidak terlalu penting sih, hanya sebagai bahan evaluasi untuk pencapaian di tahun depan dan siapa tau rencana yang kita torehkan menjadi inspirasi bagi orang lain untuk berbuat hal yang sama. Saya sendiri merasakan hal tersebut lho ketika membaca impian beberapa orang teman yang ingin dicapai di tahun depan. So inspiring! Ya sudah tidak perlu berlama-lama, saya mau sedikit mereview hal apa saja yang sudah dilakukan di tahun kemarin dari segi profesi sebagai seorang penyuluh dan juga blogger.

Tahun 2016 Masih Menjadi Penyuluh

Sejujurnya, saya lebih menyukai kinerja sebagai seorang penyuluh itu di tahun 2015 kemarin. Semangat saya di tahun ini sempat mengendor dan beberapa kali down sampai ingin berpindah profesi hehe. Alasannya banyak, salah satunya adalah karena tidak percaya terhadap kemampuan diri sendiri. Tetapi di akhir tahun ini saya malah lebih yakin lagi terhadap profesi sebagai penyuluh pertanian, padahal kelembagaan penyuluh itu dibubarkan lho.

bp3k-dramaga

Tahun 2017 ini sudah tidak bersama dengan teman-teman seperjuangan, kami berpencar ke pusat, provinsi dan kabupaten

Tahun 2017 nanti saya akan berada di lembaga yang baru dengan suasana dan pemimpin baru yang tentunya akan berbeda dari tempat yang lama. Ini sebuah tantangan setelah tiga tahun lamanya bergabung sebagai seorang penyuluh. Takut? Tidak juga, karena pada akhirnya saya justru bersyukur karena dapat terlepas dari zona nyaman. Ya, zona nyaman. Seorang teman mengatakan kalau zona nyaman itu sebenarnya membunuh secara perlahan sehingga membuat kita tidak bergerak untuk berbuat lebih banyak. Saya mengakui hal tersebut karena selama 3 tahun ini memang berada di zona nyaman yang membuat saya tidak berpikir untuk lebih mengupgrade diri lagi. Dan baru di akhir tahun ini saya memiliki keinginan untuk meningkatkan skill serta pengetahuan supaya tidak hanya menjadi penyuluh yang biasa saja.

Namun ada kekurangan di tahun 2016 ini saat saya bertugas menjadi penyuluh yaitu kurang sekali dalam hal keteraturan administrasi. Masih sangat kalah jauh dari tahun 2015 yang lebih tertib dan rapih. Sekarang saja (bulan Desember) saya masih menyusun berkas-berkas barang bukti kinerja yang bermanfaat untuk penilaian. Padahal kalau di bulan yang sama pada tahun 2015 lalu saya malah bisa mendaki gunung tanpa harus ribet dengan berkas-berkas. Ya sudah, itu menjadi bahan koreksi bagi saya supaya tidak terulang lagi di tahun 2017 nanti.

Jadi di Tahun 2017 nanti apa cita-cita yang ingin dicapai oleh ibu penyuluh? Tidak banyak sih, yang pasti saya harus memutuskan mau concern di bidang apa karena nanti setiap penyuluh harus memiliki sertifikasi profesi berdasarkan komoditas yang ditangani. Kemudian, saya tidak boleh lagi menyepelekan urusan administrasi, sebisa mungkin setiap bulan harus menata rapi barang bukti pekerjaan agar tidak tercecer seperti sekarang ini. Langkah kongkritnya biarlah saya simpan sendiri ya supaya teman-teman tidak pusing.

The Fabulous 2016 untuk Profesi Blogger

Rasanya tidak henti-hentinya saya bersyukur dikenalkan dengan dunia blogging. Coba deh kalau saya tidak terjun bebas ke dunia tersebut, siapa yang bakalan kenal dengan sosok seorang Evrina? kayak terkenal aja rasanya tidak terlalu dikenal seperti sekarang kan?. Sebelum menjadi blogger, teman yang saya kenal hanya sebatas yang bertemu di bangku sekolah, kuliah hingga di pekerjaan. Tetapi setelah menjadi blogger, alhamdulillah jumlah teman bertambah banyak yang juga diikuti dengan bertambahnya rezeki.

Di tahun 2016 ini alhamdulillah ada saja rezekinya ketika menjadi seorang blogger, mulai dari memenangkan hadiah, mendapatkan gadget impian hingga jalan-jalan ke tempat yang sebelumnya sulit dijangkau dengan dana sendiri. Entahlah itu faktor keberuntungan atau faktor lain, yang pasti kalau bukan karena menjadi blogger rasanya semua itu belum tentu saya dapatkan.

Ada satu moment yang sempat membuat saya bergidik tidak percaya yaitu ketika memenangkan hadiah berupa Kamera Mirrorless Fujifilm X A2. Bagaimana tidak percaya wong membeli dengan uang sendiri di toko yang Jual Kamera Online selama ini belum kesampaian kok, ini alhamdulillah mendapatkan gratis berkat sebuah testimoni. Iya hanya dari sebuah testimoni. Menurut seorang teman yang juga mengikuti kuis tersebut, pemilihan pemenang dinilai dari testimoni yang masuk ke dalam sistem. Terus terang saya agak lupa testimoni apa yang saya berikan saat itu, namun saya ingat ketika menuliskannya mengalir begitu saja tanpa dipersiapkan lebih dulu. Mungkin itu karena sering menulis di blog yang terbiasa mengalir seperti air jadi terkesan lebih natural tanpa dibuat-buat. Alhamdulillah.

fujifilm

evrinasp

Bersama si Kuning Kesayangan

Terus, tahun 2017 nanti mbak blogger ini mau ngapain? Persaingan di dunia blogging makin berat saudara-saudara apalagi kalau mau ikutan kontes blog. Jika tidak pintar meningkatkan kemampuan diri, saya bisa saja tertinggal arus. Tetapi memangnya kamu tuh ngeblog mau bersaing apa just for fun saja sih Ev? Saya pilih untuk fun saja karena sejak awal ngeblog niatnya memang hanya sebagai sarana penyalur hobi. Kalau nanti mendapatkan rezeki dari sana ya Alhamdulillah, kalaupun tidak maka akan tetap berkarya karena saya percaya tulisan yang bermanfaat juga akan memberikan keberkahan tersendiri bagi penulisnya. Untuk rencananya sendiri masih tetap sama, akan menjadikan blog sebagai sarana berbagi ilmu pertanian dan lingkungan, sharing profesi sebagai penyuluh atau sebagai blogger itu sendiri. Saya  tidak menetapkan target terlalu tinggi, mengalir saja menyesuaikan terhadap apa yang akan saya lakukan nanti.

Tahun 2017 akan datang sebentar lagi dan tahun-tahun berikutnya akan menjadi tahun yang penuh tantangan bagi saya pribadi ketika menjadi profesi apapun. Sekarang masih boleh low speed tetapi secara perlahan perlu ditingkatkan juga speednya. Bagi saya yang namanya hidup itu harus terus bergerak, tidak boleh hanya berhenti di satu titik saja. Jika di tahun ini plan A sudah tercapai, maka wujudkanlah plan B yang membuat hidup semakin bermakna. Sampai saat ini saya masih percaya akan kekuatan mimpi lho, dan kekuatan itulah yang membuat saya untuk terus berusaha mewujudkannya.

At least I say thank you for an amazing 2016, and welcome to the year of challenges: 2017.  




38 Comments

  1. wadiyo

    Reply

    apakah profesi blogger masih menjanjikan di tahun 2017 ya Mbak?
    kalau sudah tidak menjanjikan mending banting setir yang lain ya 🙂
    thank

  2. Hastira

    Reply

    setelah badan penyuluh gak ada mbak dipindah kemana, krn memang lagi dibongakr2 ya, di etmpat kerja suamiku sekarang gak ada lagi kehutanan krn bakal digabung ke propinsi

  3. Reply

    Tulisannya enak banget dibaca Mba Ev, bener2 mengalir seperti air. penuh semangat tapi adem. Semangat jadi penyuluhnya dan semoga makin sakses bloggingnya 😉

  4. Reply

    Alhamdulillah. Semoga berkah senantiasa mbak Ev.
    Dibawa have fun aja mbak ngeblognya. Biar mbaknya fresh teyus, rejeki mah ada yang ngatur

  5. Reply

    Selamat tahun baru, kak Evrinasp 🙂

    Mantabh nih, kita mesti meningkatkan kualitas kita sebagai blogger di tahun ini ya kak 🙂

  6. Pingback: Harapan dan Impian untuk Blog Evventure.com di Tahun 2017

  7. Doni

    Reply

    tetep semangat mbak dan pastinya jangan menyerah walaupun dunia blogging sekarang penuh sesak, hehe

  8. Pingback: Harapan untuk Evventure.com di Tahun 2017 – evventure

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.