Tumis Kaylan Hasil Pekarangan

Hallo teman-teman, masih dalam rangka liburan nih temanya. Tapi kali ini saya mau memposting tentang menumis Kaylan. Jahelah itu sih gampang banget ev. Lha iya yang bilang susah juga siapa gitu? soalnya da’ saya mah apa atuh cuma penyuluh yang sering pegang cangkul ketimbang sodet hehe. Tapi ‘gak apa-apa kan sekali tiga kali posting masakan. Soalnya ini istimewa lho karena dipanen dari pekarangan sendiri, so ini adalah Kaylan yang full organic dan penuh cinta kasih dari si empunya. Makanya Kaylan bisa tumbuh subur dan merekah *muji diri sendiri*.

Sebenarnya ini adalah panen Kaylan yang kedua dari hasil pekarangan. Panen pertama sudah saya lakukan pada waktu Ramadhan kemarin, and you know what? tumis Kaylan saya ludes alias laris manis tanjung kimpul. Saya sendiri suka banget, berasa lho renyah dan manisnya sayuran organic hasil pekarangan sendiri. No pesticide and no synthetic fertilizer, natural banget deh. Nah, buat yang belum tau apa itu Kaylan, bisa dilihat pada gambar di atas, atau kalau mau lebih jelas ini lho Kaylan yang ada di gambar bawah ini:

Kaylan

Jadi ceritanya hari ini (Minggu, 19 Juli 2015) Alfi kepingin jalan-jalan. Kebetulan orang tua sama saudara-saudara juga kepingin piknik. Jadilah kami merencanakan hari ini untuk piknik ke kebun raya. Namanya juga piknik berarti harus membawa makanan & minuman sendiri. Mamah kemudian membagi tugas, saya membawa tumisan, Mamah membawa nasi dan ikan asin, bulik Ning membawa sambal dan lalapan Bulik Mi membawa tempe dan cemilan. Karena waktu itu tetangga pada penasaran sama rasanya Kaylan, akhirnya saya memutuskan untuk membawa tumisan Kaylan saja sekalian memang sudah waktunya panen. Berikut adalah cara pembuatan tumis Kaylan hasil pekarangan versi saya:

Bahan:

  1. Kaylan hasil pekarangan. Kaylan dipanen daunnya saja dengan cara digunting agar tumbuh tunas kembali.
  2. Bakso sebagai pelengkap, dipotong-potong tipis
  3. Cabe hijau dipotong-potong
  4. Cabe merah dipotong-potong
  5. Bawang merah dan bawang putih dicincang
  6. Bawang bombay dicincang
  7. Gula secukupnya
  8. Garam secukupnya
  9. Lada bubuk secukupnya
  10. Minyak goreng untuk menumis
  11. Air secukupnya

Alat:

  1. Panci untuk merebus Kaylan
  2. Penggorengan dan sodet
  3. Pisau dan Talenan

Cara Membuat:

  1. Cuci Kaylan hasil panen hingga bersih, kemudian potong-potong sesuai selera, lalu rebus hingga setengah matang bersama potongan bakso lalu tiriskan
  2. Tumis bawang merah, bawang putih dan bawang bombay hingga wangi
  3. Masukkan cabe merah dan cabe hijau, tumis hingga layu
  4. Tambahkan air secukupnya
  5. Masukkan garam, gula dan lada sesuai selera
  6. Masukkan potongan Kaylan dan bakso ke dalam penggorengan
  7. Tumis hingga matang
  8. Kaylan siap disajikan

Tumis Kaylan

Kebanyakan orang -orang di tempat saya tidak mengenal apa itu Kaylan, bahkan sebagian petani saya juga belum mengenalnya. Padahal Kaylan ini sayuran mahal lho, makanya saya sedih waktu ada petani saya yang susah payah menanam Kaylan kemudian dihargai yang sama dengan harga kangkung atau bayam. Memang sih sebelum berbisnis kita harus tau pasar dulu supaya harga produk yang dipasarkan tidak jatuh. Karena saya tidak berorientasi kepada pasar dan memang ingin menjadi petani gurem (petani yang menanam untuk dikonsumsi sendiri) maka menanam Kaylan di pekarangan tidak ada salahnya tho hehe.

Selain rasanya yang kriuk renyah, Kaylan ini bandel lho. Dia tahan hama penyakit, kalaupun kekeringan dia mudah sekali untuk segar kembali setelah dilakukan penyiraman dan dia tahan dengan musim kemarau. Itulah yang saya suka dari Kaylan. Nanti saya mau memperbanyak bibit Kaylan lagi dan rencananya mau saya bagikan ke tetangga agar mereka mau mencoba bertanam Kaylan. Okay segitu aja dulu ya, semoga bermanfaat soalnya keburu dipanggil juragan Alfi hehe.

Related Post

4 Comments

  1. Reply

    Hasil pekerangan sendiri tentu lebih nikmat ya
    Terima kasih resepnya
    Saya juga suka kaylan atau baby kaylan
    Salam hagat dari Jombang

  2. Reply

    Hihihiii kalau kesini selalu ada beban mental karena belum mulai menanam juga meski peralatan perang sudah siap. Kalau kailan biasa aku masak cara simple spt di restoran2 atau di pesawat, cuma dioseng dg mentega & sedikit bawang putih, kasih air dikit, kecap, minyak wijen & saus tiram. Nggak usah dikasih garam lagi.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.