Kehangatan Transpulmin untuk Kesehatan Keluarga

Kehangatan
TRANSPULMIN
Untuk Kesehatan Keluarga

 

Benar apa yang dikatakan oleh banyak orang: jika kita sedang pusing atau lelah, lalu bertemu dengan buah hati tercinta maka semua beban tersebut seolah sirna.

Senyuman dari anak dapat membangkitkan energi yang sempat teredam sehingga tubuh menjadi segar kembali. Paling tidak itu yang saya rasakan ketika lelah sehabis bekerja lalu mendapatkan pelukan hangat dari Alfi, anak saya yang paling ganteng di rumah. Rasanya bahagia banget saat melihat Alfi yang sedang menunggu di pintu rumah ketika saya pulang dari bekerja.

Wait…tapi itu dulu saat Alfi masih berusia di bawah 5 tahun. Lalu sekarang bagaimana? Sekarang agak berbeda. Diusia yang lebih dari 6 tahun, Alfi sedang asik menikmati dunia saat bermain dengan teman-temannya. Ketika saya pulang dari bekerja, dia sering tidak berada di rumah karena sedang bermain di lapangan bersama teman-temannya. Saya tidak mempermasalahkan hal tersebut karena saya dulu juga begitu, senang bermain hingga sore. Mumpung Alfi masih bisa menikmati masa kecilnya, maka bagi saya sah-sah saja jika dia bermain dengan para sahabat karena saya juga ingin memberikan kenangan masa kecil yang bahagia.

Akan tetapi (kok ada tetapinya ya), beberapa waktu yang lalu Alfi sering lupa dengan waktu jika sedang bermain. Terkadang meski hari sudah sangat sore, dia masih saja mengayuh sepeda di lapangan bersama sahabat. Pernah juga dia dan temannya sampai bermain hujan-hujanan sehingga saya harus mendatangi mereka agar lekas pulang ke rumah. Saya agak khawatir jika ada hal buruk yang menimpa. Apalagi kondisi cuaca di lingkungan tempat tinggal kami cukup labil, terkadang panas dan terkadang dingin. Saya jadi khawatir apabila Alfi dapat jatuh sakit akibat terlalu lama bermain di luar.

Maklum, itu karena kuman penyakit banyak bertebaran di udara. Menurut informasi, ada beberapa macam mikroorganisme yang bertebaran di udara sehingga kita harus waspada agar tidak menginfeksi tubuh. Budiyanto (2005) dan Waluyo (2009) dalam http://digilib.unila.ac.id telah membagi mikroorganisme ke dalam dua bagian yaitu mikroorganisme di luar ruangan dengan di dalam ruangan. Beberapa mikroorganisme yang hidup di udara dan di luar ruangan terutama di atas pemukiman penduduk dengan ketinggian kurang dari 500 kaki di antaranya adalah spora Bacillus dan Clostridium, yeast, fragmen dari miselium, spora fungi, serbuk sari, kista protozoa, alga, Micrococcus, dan Corynebacterium. Sedangkan mikroorganisme yang banyak ditemukan di udara namun berada di dalam ruangan terutama di tempat umum yaitu bakteri Tuberculosis sp., Streptococcus sp., Pneumococcus sp., dan Staphylococcus sp yang harus diwaspadai karena bakteri tersebut dapat menimbulkan penyakit berbahaya akibat infeksinya.

transpulmin

Selain bakteri, ada juga mikroorganisme lain yang juga harus kita waspadai yaitu virus. Memang sih tidak semua virus yang bertebaran di lingkungan itu berbahaya bagi tubuh. Hanya saja saat kondisi daya tahan tubuh seseorang sedang menurun maka akan mudah terjangkit penyakit yang disebabkan oleh virus. Penyakit yang paling sering menghinggapi manusia akibat virus adalah flu yang dapat menyerang anak-anak hingga orang dewasa. Ini adalah salah satu penyakit yang paling saya hindari agar Alfi tidak terkena infeksinya. Karena jika flunya terlalu parah, khawatir akan membuat asma yang dulu sempat diderita oleh Alfi menjadi kambuh kembali.

Itu sebabnya walaupun Alfi diperbolehkan untuk bermain dengan teman-teman di luar maupun di dalam ruangan, saya berusaha membekali dirinya agar tetap riang gembira tanpa menganggu aktivitas mereka akibat kuman penyakit. Untuk menanggulangi hal tersebut, saya sudah membekali Alfi dengan berbagai hal di antaranya:

aa

Memberikan asupan gizi sesuai dengan usia dan tumbuh kembang

Anak seusia Alfi sedang berada dalam masa aktif untuk tumbuh dan berkembang. Makanan bergizi tidak hanya diperlukan untuk membentuk tubuh yang sehat, tetapi juga membantu memelihara kesehatan, meningkatkan imunitas tubuh, serta sebagai sumber energi aktivitas anak sehari-hari.

Mengkonsumsi Vitamin

Terkadang makanan yang dikonsumsi belum semuanya mengandung vitamin serta mineral lengkap yang diperlukan oleh tubuh, sehingga apabila anak kekurangan suatu vitamin tertentu dikhawatirkan dapat mengganggu daya tahan tubuh. Oleh karena itu memberikan tambahan vitamin kepada anak perlu dilakukan. Alfi mengkonsumsi tambahan vitamin yang disarankan oleh dokter untuk menjaga daya tahan tubuh sehingga tidak mudah jatuh sakit.

bb
cc

Istirahat yang Cukup

Anak-anak dengan aktivitas bermain yang padat terkadang tidak menghiraukan tubuh yang sebenarnya sudah lelah untuk diajak bermain. Dulu hal tersebut pernah dialami oleh Alfi, dia pernah jatuh sakit akibat kelelahan bermain. Agar pengalaman serupa tidak terulang lagi, maka saya dan keluarga memberikan batasan waktu tertentu untuk beristirahat di antara waktu bermainnya. Jangan sampai akibat keasikan bermain justru dapat membuat dia kelelahan ketika berada di rumah.

Membiasakan Gaya Hidup Sehat

Membiasakan mencuci tangan, membuang sampah pada tempatnya, tidak jajan sembarangan adalah beberapa hal kecil yang sudah diajarkan kepada Alfi untuk memulai gaya hidup sehat sejak dini. Diharapkan gaya hidup sehat yang sudah diterapkan tersebut dapat membantu menghindarkan diri dari infeksi kuman penyakit sekaligus upaya menjaga kebersihan lingkungan.

dd
ee

Bounding

Bounding mendekatkan ibu dengan anak. Melalui aktivitas ini, anak tidak hanya merasakan kasih sayang tetapi juga terpompa semangatnya untuk lebih percaya diri dan lebih ceria lagi. Karena seperti pepatah yang mengatakan bahwa di dalam tubuh yang kuat juga terdapat jiwa yang sehat sehingga bounding perlu dilakukan oleh orangtua dengan anak.

Semua langkah tersebut sudah kami lakukan secara bersama. Sebenarnya tidak hanya untuk Alfi saja lho, saya sebagai orangtua juga perlu menjaga kesehatan dan kebersihan karena kalau satu sudah jatuh sakit bisa jadi dapat menular ke lainnya. Contohnya nih ketika saya sedang terkena flu beberapa waktu yang lalu, meskipun sudah berusaha untuk menekan proses penyebaran virus, Alfi tetap saja terkena infeksinya juga. Itu karena daya tahan tubuh Alfi saat itu memang tidak terlalu fit seperti biasa sehingga virus penyebab flu mudah menginfeksi tubuh kecilnya. Saat gejala flu menyerang, hidung Alfi menjadi ingusan serta terhumbat yang membuat nafasnya menjadi sesak. Dia juga mengalami demam hingga batuk berdahak apabila terlalu banyak cairan yang diproduksi saat mengalami flu.

Ketika dia sedang mengalami beberapa gejala tersebut, saya tidak langsung membawa Alfi untuk berobat ke dokter. Saya akan memberikan treatment terlebih dahulu untuk membantu meringankan sakit yang dirasakan karena penyakit flu tersebut sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya asalkan daya tahan tubuh kembali seperti sedia kala.

Jika Alfi sedang terkena pilek, demam, serta batuk, saya akan mengurangi aktivitas bermainnya agar dia lebih banyak beristirahat. Kemudian memberikan asupan makanan yang bergizi agar fungsi organ tubuh tetap berjalan dengan baik, serta memberikan minum yang cukup. Obat penurun panas dapat diberikan untuk membantu meredakan demam yang melanda sambil terus diobservasi karena jika sudah mencapai tiga hari tetapi tidak ada perubahan, saya baru akan membawa ke dokter untuk berobat.

Selain melakukan beberapa hal di atas, untuk membantu melegakan pernapasan saat Alfi terkena batuk pilek, saya mengoleskan balsam khusus yang dapat memberikan kehangatan. Balsam khusus tersebut adalah Transpulmin yang sudah saya kenal sejak Alfi masih bayi. Saat masih bayi, Alfi sering terkena batuk pilek sehingga saya menyediakan Transpulmin di rumah berdasarkan rekomendasi dari dokter spesialis anak yang memeriksa Alfi kecil waktu itu.

transpulmin

Transpulmin yang digunakan saat itu adalah Transpulmin BB Balsam, obat gosok yang penggunaannya khusus ditujukan bagi bayi berusia 0-2 tahun untuk membantu mengatasi nyeri di punggung, sakit kepala, sakit perut, dan menghangatkan tubuh bayi saat terserang virus influenza. Transpulmin BB Balsam dengan kemasan putih ini mengandung Eucalyptus Oil yang memberikan efek relaksasi dan anti-inflamasi serta ekstrak bunga Chamomile untuk membantu melegakan pernafasan dan menghangatkan badan. Balsam khusus bayi ini tidak mengandung Champor dan Menthol sehingga sesuai bagi kulit bayi dan tidak menyebabkan alergi.

Kini Alfi sudah lebih besar, meskipun begitu dia masih bisa menggunakan balsam Transpulmin untuk membantu meredakan gejala influenza dengan menggunakan Transpulmin balsam keluarga yang memiliki kemasan berwarna kuning. Selain dapat digunakan untuk anak-anak yang berusia lebih dari dua tahun, Transpulmin balsam keluarga juga dapat digunakan oleh orang dewasa untuk meringankan gejala influenza

Komposisi bahan yang ada di Transpulmin balsam keluarga di antaranya adalah:

chamomile

Chamomile

Untuk relaksasi dan anti-inflamasi

 

Eucalyptus oil

Eucalyptus Oil

Melegakan gangguan pernafasan dan menghangatkan badan

 

menthol

Menthol

Meringankan gejala pilek serta gangguan pernapasan lainnya

 

champor

Camphor

Membantu menghangatkan tubuh

Sage Oil

Sage Oil

Efek aromatherapy untuk relaksasi tubuh

Akhir bulan lalu saya dan Alfi sempat terkena batuk pilek akibat kelelahan disertai dengan daya tahan tubuh yang menurun. Maklum di akhir bulan kemarin memang kegiatan keluarga cukup padat ditambah dengan kondisi cuaca di Bogor yang tidak menentu sehingga membuat kami berdua terjangkit virus influenza. Kami berdua saat itu tidak berobat ke dokter karena berkat istirahat yang cukup, gejala influenza secara berangsur dapat ditekan.

Selain itu Transpulmin balsam keluarga yang ada di rumah juga membantu memulihkan kondisi kami yang saat itu sedang tidak fit. Cukup dengan mengoleskannya sebanyak 2-4 kali sehari di dada, punggung, maupun leher maka dapat melegakan pernapasan dan memberikan efek nyaman terutama saat beristirahat sambil tiduran. Rasa dinginnya menthol dan harumnya campuran Chamomile, Eucalyptol, Camphor, serta Sage oil memberikan efek yang menyegarkan sekaligus nyaman sehingga membuat tubuh seolah sedang dipijat sehingga menjadi rilex kembali.

Berdasarkan pengalaman saya tersebut, ada baiknya untuk menyediakan Transpulmin di rumah sebagai upaya dalam menjaga kesehatan keluarga. Apalagi Transpulmin dapat diperoleh secara mudah di toko maupun apotek-apotek terdekat.

Berikut adalah video pengalaman saya dan keluarga ketika menggunakan Transpulmin untuk menghangatkan tubuh sekaligus menjaga kesehatan:

Nah para ibu, yuk kita jaga kesehatan keluarga terutama buah hati tercinta agar mereka selalu ceria dalam menghadapi harinya. Jangan sampai kuman penyakit menyebabkan keceriaan keluarga menjadi terganggu karena sedetik apapun moment kebersamaan keluarga sayang untuk dilewatkan. Sehat selalu untuk keluarga tercinta.

Sumber Informasi:

Unila.ac.id. Bakteri Udara. http://digilib.unila.ac.id/5651/10/10.%20Bab%20II.pdf [diakses tanggal 7 September 2017].

Transpulmin.co.id http://transpulmin.co.id/

30 Comments

  1. Reply

    iya betul mba Ev sakit flu itu mudah banget hinggap ke badan anak tentunya sbg ibu mesti pandai untuk protek anak y mba 🙂 aku juga pengguna Transpulmin mba selalu stock karena khasiatnya juga terasa banget buat anakku

  2. Reply

    wah Transpulmin ini produk baru ya mbak ? ibukku seringnya pakai minyak kayu putih, tapi boleh ini nanti saya reomendasikan untuk ibuk. Makasih ya informasinya.

  3. Sabda awal

    Reply

    Wahhhh Ada tho yang namanya transpulmin, nanti Saya rekomendasi ke Kaka Saya mbak, biar anak2nya tetap sehat dari flu

  4. Mohyiyi Abas

    Reply

    Menjaga keceriaan seisi rumah adalah wajip. Karena sakit itu mahal, merusak jadwal dan menurunkan ritme keluarga.
    Balsam transpulmin salah satu penjaga kehangatan. Biar senyum selalu terbit setiap saat.

  5. Armayani

    Reply

    Sama… aku make juga buat anak ku… lg lagi perut kembung pilek or batuk di olesin pake transpulmin langsung anget…

  6. Reply

    Mbak. Sepertinya blog ini jika di monetisasi mantep juga mbak. Karena saya lihat isinya detail dan niche banget.

    Keep up on writing good articles ya, mbak.

    Salam.

  7. elva

    Reply

    Sedih banget kalau lihat anak gak aktif karena demam dan batuk. Jadi harus sedia transpulmin di rumah nih buat jaga2

  8. Arda Blog

    Reply

    Kereen banget artikelnya, aku juga suka sama tampilan blognya… terlihat elegant…

    Salam kenal mba ervina…

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.