• Home
  • About
  • Disclosure
  • Achievement
  • Green Activity
    • Agriculture
    • Environment
    • Forestry
  • Random
    • Advertisement
    • Contest
    • Reportage
    • Review
    • Tip and Tutorial
    • Others

EVRINASP

Menghijaukan Bumi Melalui Tulisan

in Others

Peluru Nyasar

Last Updated on May 31, 2026 by evrinasp

PELURU NYASAR

Hayoooo peluru nyasar siapa ini pagi-pagi masuk ke rumah kami?

Disclaimer: tulisan ini dibuat bukan untuk click bait or apalah, tapi saya perlu mengabadikan kejadian peluru nyasar ini ke dalam blog, siapa tau ternotice buat si pemilik peluru nyasar atau pihak berkepentingan lainnya supaya jangan mengulangi kesalahan yang sama karena Bahaya tau peluru Anda itu! Huff *Tarik napas

Wahai peluru nyasar, salah sendiri kamu masuk ke rumah blogger, akan aku abadikan kamu di tulisan ini (selama hosting dibayar terus sih). Dah lah habis shock tadi jadi tydack jelas nulis apa. Kita langsung to the point saja ya.

Kronologi Peluru Nyasar

Pada hari minggu tanggal 31 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, saya sedang beberes di lantai bawah area dapur, pak suami sedang buka laptop di ruang tamu, dan anak saya yang pertama sebut saja Mas A baru saja mandi dan mau ke lantai atas.

Sekitar pukul 10.14-10.15 WIB terdengar suara gubrak kenceng banget seperti rak berisi buku penuh jatuh ke lantai atas. Masalahnya kan tidak ada rak buku penuh di lantai atas di bagian depan, adanya di bagian belakang tetapi sumber suara di lantai atas bagian depan.

Mas A langsung teriak: “Mah, ada peluru!”

Dia langsung turun ke lantai bawah menemui saya dan saya melihat peluru tersebut gambarnya seperti ini:

peluru_nyasar

Peluru Nyasar ke rumah kami

Saya tanya gimana kejadiannya?

Mas A jawab: “tadi pas mau masuk ke kamar ada suara kenceng di atap rumah terus peluru itu kena kepala, lalu jatuh ke samping kiri”

peluru_nyasar

Peluru Nyasar Jatuh Menimpa Kepala Anak Saya, Sedikit Bejendol

Pukul 10.16 WIB, saya langsung memfoto ke peluru tersebut dan saya share ke grup keluarga. Kemudian saya bawa peluru itu ke Bapak saya, Bapak menjawab itu bagian peluru dan seharusnya tidak apa-apa.

Karena saya tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan, saya langsung menghubungi Bapak Babinsa di tempat saya bekerja karena saya belum memiliki nomor Babinsa di tempat saya tinggal.

Saya memberikan foto peluru tersebut kepada Bapak Babinsa, sebut saja Bapak G. Bapak G kemudian menjawab bahwa iya itu peluru dan Beliau langsung menelpon saya dan bertanya apakah ada suara letusan di sekitar rumah? Saya bilang tidak ada karena memang saya, suami, dan anak tidak mendengarnya. Beliau mengatakan perkiraan jarak tembak sekitar 40 meteran dan menyarankan untuk lapor ke RT RW Babinsa setempat.

Saya langsung ke tempat adik yang memang punya link dengan pihak desa ataupun apparat di desa. Saya terhubung dengan RW yang kemudian memfollow-up ke Bapak-Bapak Babinsa di tempat saya tinggal.

Bapak Babinsa kemudian datang mengecek, sebanyak dua orang. Melihat lokasi atap genteng yang bolong dan plafon yang juga bolong karena peluru nyasartersebut.

peluru_nyasar

Atap Genteng Bolong

peluru_nyasar

Atap Bolong diperbesar

peluru_nyasar

Peluru Menembus dari Genteng ke Plafon Rumah Lantai 2

Kesimpulannya sama dengan Bapak Babinsa di tempat saya bekerja bahwa kemungkinan jarak 40 meteran, bisa jadi itu peluru nyasar, hanya saja tidak tau dari mana asalnya.

peluru_nyasar

Bapak RT, RW, Babinsa, dan Tetangga mengecek TKP

Setelah berdiskusi satu jam lebih, baik RT RW Bapak Babinsa mengatakan untuk melakukan pemantauan terlebih dahulu dari kejadian ini karena memang secara data tidak ada list kejanggalan di lingkungan ini.

Saya pun membenarkan hal tersebut, jarang sekali kejadian aneh-aneh di tempat kami, paling hanya pencurian saja.

Lalu saya coba konsul kembali kepada Babinsa tempat saya bekerja, kepada teman-teman kantor, kepada keluarga, kepada para tetangga terkait apakah saya perlu melapor ke Polsek? Dari konsul tersebut akhirnya saya dan suami memutuskan untuk melaporkan ke Polsek terkait peluru nyasar ini sekitar pukul 14:00an WIB. Alhamdulillah laporan kami diterima dan tim dari Polsek meluncur setelah ashar.

Tim dari Polsek memeriksa TKP

Hasil observasi di TKP rumah kami juga menyimpulkan hampir sama, bahwa peluru nyasar ini kemungkinan ditembakkan di jarak 40-70 meter apabila diukur dari rumah saya berada. Tim Polsek juga menanyakan apakah terdengar telusan? Kami jawab tidak mendengar sama sekali, yang terdengar hanya efek dari peluru nyasar tersebut yang suaranya cukup keras membuat kami kaget.

Tim Polsek juga bertanya apakah ada terror yang datang dalam waktu seminggu ini? Kami jawab tidak ada, karena memang tidak ada yang aneh-aneh.

Akhirnya disimpulkan sementara kemungkinan itu memang peluru nyasar dan laporan akan tetap dibuat.

Kejanggalan Peluru Nyasar

Ada dua kejanggalan dari kejadian peluru nyasar ini yaitu:

  1. Tidak terdengar suara letusan padahal diperkirakan jarak sumber peluru itu 40-70 meter, artinya dekat banget
  2. Tidak ada terror semingguan ini, karena memang saya, suami, dan anak-anak ya sehari-hari banyaknya dipakai bekerja dan sekolah. Kalaupun libur dan berada di rumah bergaul dengan lingkungan seringnya juga ya sabtu-minggu

Lalu ditanya apakah ada aparat yang tinggal dekat dengan lokasi rumah? Kalau ditanya ini ya ada, tapi suara letusan senjata tidak terdengar dari arah rumah aparat yang tinggal dekat dengan lokasi kami.

Kesimpulan Sementara Peluru Nyasar

Disimpulkan sementara memang itu adalah peluru nyasar yang tidak sengaja jatuh ke rumah kami, tidak ada niat menyakiti. Meskipun begitu bukan berarti ini perlu diabaikan mengingat jaraknya yang dekat, berarti ada pemilik senjata yang entah legal atau illegal berada di sekitar lingkungan kami dan ini perlu menjadi perhatian.

Saya bersyukur karena ada dua penahan momentum jatuhnya peluru yang memperlambat kecepatan si peluru nyasar yaitu genteng, plafon, dan lantai atas. Saya tidak terbayang buruknya jika tidak ada penahan tersebut dan itu dapat menimpa siapa saja, naudzubillah.

Kejadian serupa peluru nyasar ini tidak hanya terjadi satu-dua kali, berita serupa saya temukan di hari minggu juga pada tanggal 24 Mei 2026 seperti ini.

peluru nyasar

Dan hasil searching saya terhadap gambar peluru nyasar bentuknya hasil sama ya, seperti ini:

peluru nyasar

Rasa Syukur

Saya mengucapkan banyak bersyukur kepada Allah karena telah melindungi kami dari bahaya peluru nyasar ini. Allah masih melindungi kami, mejaga kami, karena kalau tidak ada perlindungan-Nya, saya tidak tau kejadiannya bakal seburuk apa.

Saya juga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan berbagai pihak yang mendengarkan laporan kami baik RT, RW, Babinsa, Tim Polsek, tentangga yang segera membantu proses observasi tadi. Semoga ada follow-up yang baik bagi keamanan dan kenyamanan Bersama, serta kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari dan di tempat lain. Aamiin.

Bagi Anda pemilik peluru nyasar, jika Anda memang tidak berniat jahat dan memang murni ketidak sengajaan, kami memaafkan Anda.

Namun jika Anda memang memiliki niat jahat mendatangkan mudharat bagi orang lain, saya menyerahkan urusan ini kepada Allah SWT sebagai pemilik semesta dan Tuhan yang Maha Adil. Anda tidak lagi berurusan dengan saya, tetapi berurusan dengan Tuhan saya.

Bismillah selanjutnya kami bertawakal kepada Engkau ya Allah.

 

Filed Under: Others Tagged With: peluru, peluru nyasar

Previous Post: « Sambut Era Baru, Work with The Most Aesthetic Workstation: ASUS AiO V400

Reader Interactions

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Primary Sidebar

evrina-profile

I am Evrina, an agriculture extension officer, blogger, and hiker.

More about me...

Categories

  • Advertisement
  • Agriculture
  • Contest
  • Environment
  • Forestry
  • Others
  • Reportage
  • Review
  • Tip and Tutorial

Eco Blog 2024

Evventure Blog

Download Aplikasi Kios Gapoktan

kios gapoktan

Archives

2026

  • – May (1)
    • Peluru Nyasar

2025

  • + December (1)
  • + October (1)
  • + July (2)
  • + June (1)
  • + May (1)

2024

  • + September (1)
  • + June (1)
  • + March (2)
  • + January (1)

2023

  • + December (2)
  • + November (1)
  • + October (2)
  • + September (3)
  • + July (2)

2022

  • + December (1)
  • + November (1)
  • + September (1)
  • + June (2)
  • + March (3)
  • + January (1)

2021

  • + December (4)
  • + November (1)
  • + October (2)
  • + September (1)
  • + August (4)
  • + July (4)
  • + June (4)
  • + April (2)
  • + March (2)
  • + February (2)

2020

  • + December (2)
  • + October (3)
  • + September (3)
  • + August (2)
  • + July (2)
  • + June (2)
  • + May (6)
  • + April (3)
  • + March (1)
  • + February (1)
  • + January (2)

2019

  • + November (2)
  • + October (5)
  • + September (6)
  • + August (4)
  • + July (1)
  • + June (2)
  • + May (1)
  • + March (3)
  • + February (3)
  • + January (2)

2018

  • + December (4)
  • + November (2)
  • + October (4)
  • + September (6)
  • + August (3)
  • + July (2)
  • + June (3)
  • + May (2)
  • + April (3)
  • + March (5)
  • + February (4)
  • + January (5)

2017

  • + December (5)
  • + November (5)
  • + October (2)
  • + August (5)
  • + July (5)
  • + June (7)
  • + May (11)
  • + April (8)
  • + March (6)
  • + February (8)
  • + January (6)

2016

  • + December (8)
  • + November (10)
  • + October (8)
  • + September (13)
  • + August (9)
  • + July (5)
  • + June (9)
  • + May (4)
  • + April (10)
  • + March (9)
  • + February (15)
  • + January (8)

2015

  • + December (12)
  • + November (12)
  • + October (22)
  • + September (21)
  • + August (10)
  • + July (21)
  • + June (16)
  • + May (4)
  • + April (5)
  • + March (2)
  • + February (2)
  • + January (4)

2014

  • + December (3)
  • + November (1)
  • + October (4)
  • + September (2)
  • + August (2)

Quote

Kelelahan disertai tercapainya tujuan adalah rehat. Rehat tanpa tujuan hanyalah kelelahan.

— Salim A. Fillah

Footer

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Copyright © 2026 · Market theme by Restored 316