mie-hot-plate-batur-creative-logam

Asiknya Membuat Mie Hot Plate Sederhana di Rumah

Hampir di setiap weekend pada tiga minggu pertama di bulan Agustus 2018 ini, saya tidak istirahat. Ada saja kegiatan baik di rumah maupun di luar rumah. Tubuh rasanya sudah remuk, ingin istirahat segera, namun apa daya bulan Agustus benar-benar menyita energi saya. Puncaknya pasca 17 Agustus 2018 kemarin, setelah upacara saya dan sebagian keluarga berangkat…

highland-banana

Highland Banana, Varian Buah Pisang terbaru dari Sunpride

Pertama kali mendengar nama Highland Banana, saya langsung penasaran dong seperti apa sih rasa buah pisang tersebut. Ternyata Highland Banana merupakan varian buah pisang terbaru dari Sunpride. Saya mengetahui itu ketika melihat cuitan minfruit Sunpride yang memajang foto Highland Banana di Twitternya. Hayooo sudah pada follow Twitter @evrinasp @SunprideID belum? Kalau belum, silahkan difollow ya…

sepatu-batik

Tampil Feminim dengan Sepatu Batik




sepatu-batik

Hadirnya sepatu batik menambah kecintaan akan batik sebagai warisan budaya Indonesia. Jika dulu batik hanya dapat dinikmati dalam bentuk kain atau pakaian jadi saja, kini batik juga dapat ditemukan dalam bentuk sepatu batik yang dapat mempercantik penampilan. Paling tidak itulah yang saya rasakan ketika menggunakan sepatu batik

Saya baru sadar, ternyata sepatu yang ada di rumah kebanyakan merupakan sepatu dengan gaya sporty. Sepatu gunung dan kets adalah deretan sepatu yang menghiasi rak di rumah. Terbayang dong ya kalau mau pergi ke acara resmi atau ke tempat pernikahan rasanya tidak cocok apabila menggunakan sepatu sporty. Akan lebih baik jika sepatu yang digunakan memperlihatkan sisi kewanitaannya. Apalagi saya termasuk ibu-ibu “tomboy” yang harus dimake over penampilannya agar sedikit feminim. Suami saya juga mengatakan hal yang sama lho, itu sebabnya saya mulai sedikit demi sedikit belajar kalem mulai dari mengenakan rok dan sepatu yang agak feminim.

Feminim dengan Sepatu Batik

Akhirnya saya mulai menerapkan untuk tampil “agak” feminim seperti saran pak suami, Jika dulu saya sering menggunakan celana panjang, kini saya mulai belajar menggunakan rok walaupun roknya baru satu hehe dan sepatu yang agak feminim. Sepatu batik menjadi pilihan saya karena selain memiliki warna yang beragam, sepatu batik terlihat lebih eksotis tidak seperti sepatu pada umumnya.

Nah, ceritanya beberapa waktu lalu, ibu yang belum bisa naik gunung ini menghabiskan akhir pekan bersama keluarga di salah satu mall. Mumpung sedang ngemall dan sedang jalan dengan pak suami, saya mencoba untuk tampil sedikit feminim supaya dia senang. Benar saja kan, ternyata pak suami suka melihat saya menggunakan rok ditambah dengan sepatu batik yang membuat langkah saya terlihat cantik.

sepatu-batik

O iya, sepatu batik yang saya gunakan adalah jenis Kiara Makassar Green dari Arcadia Treasure dengan label D.A.T (d’Arcadia Treasure). Arcadia Treasure merupakan produsen sepatu batik handmade yang sudah berkarya sejak tiga tahun yang lalu. sepatu batik buatan tangan ini tidak hanya beredar di Indonesia saja lho, tetapi sudah diekspor ke beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Norwegia. Keren kan?. Harga jualnya juga sangat terjangkau untuk ukuran sepatu yang dibuat dengan cara handmade yaitu berkisar antara Rp. 150.000-Rp. 400.000. Tidak hanya sepatu batik saja lho, Arcadia Treasure juga mengeluarkan sandal batik yang bisa menjadi pilihan untuk bergaya. Jika teman-teman tertarik, bisa melihat koleksi sepatu sandalnya.

sepatu-batik

Saya sudah mencobanya nih, kebetulan kemarin saya suka dengan Kiara Makassar Green yang menurut saya warnanya soft *maklum penyuka hijau hehe*. Sepatu ini saya gunakan ketika ngemall bersama keluarga kemarin. Dari segi penampilan fisik saya menyukai karena perpaduan antara batik dengan jaring rajut berwarna coklat yang membuatnya tampak berbeda dari sepatu pada umumnya. Hanya saja, mungkin karena masih baru ya, alasnya tidak terlalu fleksibel seperti sepatu sporty yang sering saya pakai (maklum ibu ini memang tidak bisa diam). Akan tetapi, sepatu batik ini sukses membantu saya untuk tampil lebih feminim walaupun masih wara-wiri dengan gagahnya sambil menjaga jagoan neon yang bermain di mall.

sepatu-batik

sepatu-batik

Ternyata tampil feminim itu mudah ya, tidak terlalu ribet seperti yang saya bayangkan. Cukup menggunakan pakaian yang menjadi kodrat wanita seperti rok, atau tunik ditambah dengan alas kaki yang feminim maka sudah cukup terlihat deh feminimnya. Tetapi masih ada PR yang harus saya benahi nih, yaitu memperbaiki gaya berjalan. Sudah beberapa orang yang mengatakan kalau gaya jalan saya terlihat gagah. Rasanya akan aneh sekali kalau dari atas sampai ke bawah sudah terlihat feminism namun jalannya masih gagah. Oke deh, well noted banget, semoga nanti bisa berubah ya, paling tidak sekarang sudah bisa tampil feminim dulu bersama sepatu batik.